5 Fakta Lianne Tan, Lawan Gregoria Tunjung yang Ternyata Keturunan Indonesia

28 Juli 2021, 10:05 WIB
Penulis: Any Hidayati
Editor: Doddy Wiratama
Potret Lianne Tan, pebulu tangkis blasteran Belgia-Indonesia, saat tampil di Olimpiade Tokyo.
Potret Lianne Tan, pebulu tangkis blasteran Belgia-Indonesia, saat tampil di Olimpiade Tokyo. /(instagram.com/liannetan20/)

  • Lianne Tan ternyata adalah pebulu tangkis Belgia yang memiliki darah keturunan Indonesia, tepatnya dari daerah Bandung.
  • Pelatih Lianne Tan, Indra Bagus Ade Chandra, rupanya juga memiliki garis keturunan Indonesia.
  • Selain menjadi pebulu tangkis, Lianne Tan juga memiliki karier sebagai seorang dokter gigi.

SKOR.id - Lianne Tan mencuri perhatian kala melawan Gregoria Mariska Tunjung pada laga terakhir babak penyisihan Grup M Olimpiade Tokyo 2020, Rabu (28/7/2021).

Pasalnya, pebulu tangkis berkewarganegaraan Belgia tersebut ternyata memiliki hubungan yang cukup erat dengan Indonesia.

Lianne Tan yang lahir dan tumbuh di Benua Biru dikelilingi oleh banyak sosok dengan garis keturunan Indonesia, baik dari keluarga, pelatih, hingga idola panutan.

Selain itu, atlet yang sempat belajar senam ritmik ini juga memiliki profesi yang cukup berseberangan dengan dunia tepok bulu angsa.

Hi Skorer, jangan lupa download apps Skor.id biar enggak ketinggalan update dan bisa mendapatkan banyak hadiah menarik.

Berikut ini lima fakta tentang Lianne Tan yang dikumpulkan oleh redaksi Skor.id dari berbagai sumber:

1. Blasteran Bandung-Belgia

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Lianne Tan (@liannetan20)

Lianne Tan lahir di Bilzen pada 20 November 1990 dari seorang ayah asal Bandung dan ibu warga Belgia.

Meski tumbuh besar di Eropa, Lianne Tan dan sang kakak yang bernama Yuhan Tan sering berkunjung ke Bandung saat libur musim panas.

2. Pelatih Keturunan Indonesia

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Indra Bagus Ade Chandra (@indrabagus13)

Pada Olimpiade Tokyo 2020, Tan didampingi pelatih sekaligus kekasih bernama Indra Bagus Ade Chandra yang punya garis keturunan Indonesia tetapi kini berpaspor Italia.

Kepala pelatih timnas bulu tangkis Belgia tersebut adalah sosok kunci yang membawa Tan lolos kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020.

3. Penggemar Mia Audina

Lianne Tan pernah menyebut bahwa salah satu tokoh idolanya sebagai seorang atlet adalah pebulu tangkis Indonesia, Mia Audina.

Peraih medali perak Olimpiade Atlanta 1996 tersebut saat ini bermukim di Belanda mengikuti sang suami, Tylio Lobman.

4. Kuasai 4 Bahasa termasuk Indonesia

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Lianne Tan (@liannetan20)

Tumbuh sebagai seorang blasteran dan sering mengunjungi berbagai negara, Lianne Tan menguasai empat bahasa.

Pebulu tangkis 30 tahun tersebut fasih berbahasa Belanda, Inggris, Prancis, dan Indonesia.

5. Berprofesi Dokter Gigi

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Lianne Tan (@liannetan20)

Selain sebagai atlet, Tan juga berprofesi sebagai seorang dokter gigi di negaranya Belgia.

Lianne Tan tercatat sebagai lulusan Kedokteran Gigi di Radboud University, Nijmegen, Belanda.

Jangan lupa untuk follow dan subscribe akun media sosial kami di: InstagramFacebookTwitter,YoutubeLinkedinTikTok, dan Helo.

Berita Bulu Tangkis Lainnya:

Hasil Bulu Tangkis Olimpiade Tokyo 2020: Menang, Gregoria Tunjung Amankan Tiket 16 Besar

Potret Cantik Thet Htar Thuzar, Lawan Gregoria Mariska Tunjung di Laga Perdana

  • Sumber: Olympics.com, Instagram
  • Tag

    Video

    Berita Terkait

    Badminton

    Selasa, 27 Juli 2021

    Pebulu Tangkis Berdarah Indonesia Persembahkan Kemenangan Perdana untuk Azerbaijan

    Ade Resky Dwicahyo berhasil mempersembahkan kemenangan di laga perdana Olimpiade Tokyo 2020.

    Badminton

    Rabu, 28 Juli 2021

    Hasil Bulu Tangkis Olimpiade Tokyo 2020: Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti Terhenti di 8 Besar

    Perjuangan Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti pada Olimpiade Tokyo 2020 harus terhenti pada babak perempat final.

    Terbaru

    Badminton

    Jumat, 24 September 2021

    Sudirman Cup 2021: Intip Kekuatan Lawan Indonesia di Grup C

    Indonesia bakal mengawai perjuangan di Sudirman Cup 2021 dengan bersaing di Grup C bersama Denmark, ROC, dan Kanada.

    Badminton

    Jumat, 24 September 2021

    Eng Hian Bicara Fenomena Pelatih Bulu Tangkis Indonesia yang Berkarier di Luar Negeri

    Eng Hian bicara soal fenomena banyaknya pelatih Indonesia yang memilih berkarier di luar negeri.

    Badminton

    Kamis, 23 September 2021

    Ujian Pertama Tim Indonesia di Sudirman Cup 2021, Pesawat Sempat Gagal Mendarat

    Belum juga bertanding, Tim Indonesia di Sudirman Cup 2021 sudah mendapatkan ujian di Finlandia.

    Badminton

    Rabu, 22 September 2021

    Meski Honor Belum Cair, Pengprov PBSI Jatim Tetap Berangkatkan Atlet ke PON Papua

    PBSI Jatim tetap memberangkatkan atlet ke PON XX Papua 2021 meski honor belum dibayarkan oleh KONI Jatim.

    Badminton

    Selasa, 21 September 2021

    Targetkan 1 Emas di PON Papua, KONI Jatim Enggan Cairkan Honor Atlet Bulu Tangkis

    KONI Jatim bersikukuh tak akan memberikan uang honor kepada belasan pebulu tangkis PON XX Papua.

    Badminton

    Selasa, 21 September 2021

    Jelang PON XX Papua, Honor Belasan Atlet Bulu Tangkis Jatim Belum Cair

    Atlet bulu tangkis di Pelatda Jatim belum mendapatkan hak honor jelang keberangkatan ke PON XX Papua 2021.

    Badminton

    Selasa, 21 September 2021

    Wakili Presiden Jokowi, Menpora Pastikan Pengobatan Verawaty Fajrin Ditanggung Pemerintah

    Menpora Zainudin Amali memastikan bahwa Pemerintah Indonesia bakal menanggung biaya pengobatan kanker paru-paru Verawaty Fajrin.

    Badminton

    Senin, 20 September 2021

    Daftar 24 Pebulu Tangkis Indonesia untuk Thomas-Uber Cup 2020

    PBSI resmi mengumumkan skuad Indonesia untuk Thomas-Uber Cup 2020 di Aarhus, Denmark, 9-17 Oktober 2021.

    Badminton

    Senin, 20 September 2021

    Alami Kanker, Legenda Bulu Tangkis Verawaty Fajrin Kembali Dilarikan ke Rumah Sakit

    Legenda Bulu tangkis, Verawaty Fajrin kembali dilarikan ke rumah sakit karena kondisi kanker paru-parunya memburuk

    Badminton

    Rabu, 15 September 2021

    Kilas Balik Sudirman Cup 1989: Momen Ajaib Susy Susanti Berujung Gelar Juara untuk Indonesia

    Piala Sudirman 1989 menghadirkan momen ajaib dari seorang Susy Susanti yang memantik momentum kebangkitan Indonesia di final.
    X