Anders Antonsen Sangat Siap Wujudkan Obsesi Medali Emas di Olimpiade Tokyo

16 Juli 2021, 12:15 WIB
Penulis: Any Hidayati
Editor: Aditya Fahmi Nurwahid
Anders Antonsen, pebulu tangkis tunggal putra Denmark yang menjadi unggulan tiga dalam Denmark Open 2020.
Anders Antonsen, pebulu tangkis tunggal putra Denmark yang menjadi unggulan tiga dalam Denmark Open 2020. /(Instagram/anders_antonsen)

  • Anders Antonsen sangat terobsesi dengan medali emas Olimpiade Tokyo.
  • Tunggal putra Denmark tersebut tidak akan puas hanya dengan medali perak apalagi terhenti di perempat final.
  • Anders Antonsen dalam kondisi sangat siap untuk tampil di Tokyo 2020.

SKOR.id - Anders Antonsen memiliki ambisi sangat besar di Olimpiade Tokyo yang akan dibuka pada 23 Juli 2021.

Tunggal putra Denmark tersebut tak gentar dengan status sebagai debutan di Olimpiade, yang akan digelar secara tertutup karena Covid-19, tahun ini.

Hanya ada satu obsesi yang ingin Antonsen wujudkan bagaimanapun caranya, yakni medali emas tunggal putra di Tokyo 2020.

"Ambisi terbesar tentu saja meraih medali emas. Itu sudah menjadi impian sejak saya mulai menggeluti dunia bulu tangkis. Jadi, impian terbesar adalah medali emas," kata Antonsen bercerita kepada Badminton Europe.



"Saya tidak bilang ke diri sendiri bahwa medali perunggu atau perak saja cukup. Saya menginginkan yang terbaik. Saya tahu itu berat untuk diraih tetapi itulah yang saya targetkan," imbuhnya.

Sejak menang Scottich Open 2016, Antonsen sudah memproklamirkan diri sebagai pebulu tangkis selanjutnya yang berdiri di podium juara Olimpiade berikutnya, Tokyo 2020.

Untuk itulah, atlet 24 tahun tersebut bersikeras bahwa medali perak, medali perunggu, apalagi hanya menembus perempat final tidak akan membuat hatinya puas.

"Saya sangat sulit puas karena ambisi besar tersebut. Namun, saya akan merasa lebih aneh lagi kalau bilang bahwa saya senang dengan menembus perempat final atau semifinal. Karena saya mau menang," ujarnya.

Anders Antonsen (Denmark) mengangkat trofi juara Denmark Open 2020 pada Minggu (18/10/2020),
Anders Antonsen (Denmark) mengangkat trofi juara Denmark Open 2020 pada Minggu (18/10/2020), (twitter.com/bwfmedia)

"Hampir dibilang terlalu klise karena saya terus bilang ingin menang. Namun, lebih klise lagi kalau saya bilang 'nikmati satu per satu pertandingan'. Walaupun memang itu kondisi yang sangat benar."

Dengan ambisi yang besar, Antonsen pun telah mempersiapkan diri dengan sangat baik selama pandemi menghentikan berbagai turnamen.

Dia yakin bahwa persiapannya selama ini sangat cukup untuk mewujudkan ambisi medali emas Olimpiade tahun ini.

"Saya dalam kondisi yang cukup prima. Setahun terakhir berjalan cukup lancar walaupun 5-6 bulan terakhir sangat berat," ujar Antonsen menjelaskan.

Anders Antonsen saat berlaga di Denmark Open pada Maret 2020.
Anders Antonsen saat berlaga di Denmark Open pada Maret 2020. Instagram Anders Antonsen

"Semua hal adalah bagian dari rencana yang lebih besar dan dengan semakin dekatnya Olimpiade, saya akan semakin bugar dan mulai menikmati berbagai kerja keras yang telah saya lakukan selama ini."

Pada Olimpiade Tokyo, Antonsen berada di Grup L bersama dengan Tien Minh Nguyen (Vietnam) dan Ade Resky Dwicahyo (Azerbaijan).

Ikuti juga InstagramFacebookYouTube, dan Twitter dari Skor Indonesia.

Berita Bulu Tangkis Lainnya:

Anders Antonsen: Saya Tak Datang ke Olimpiade Tokyo untuk Bermain-main

Mengintip Peta Kekuatan Bulu Tangkis Denmark di Olimpiade Tokyo 2020

Tag

Video

Berita Terkait

Badminton

Minggu, 6 Juni 2021

Pingsan Usai Vaksin Covid-19, Begini Cerita Anders Antonsen

Kini Anders Antonsen sudah beraktivitas seperti biasa dan tengah persiapan menuju Olimpiade Tokyo.

Badminton

Selasa, 6 Juli 2021

Daftar 16 Unggulan Tunggal Putra di Olimpiade Tokyo, Kento Momota No.1

Anthony Sinisuka Ginting unggulan ke-5 dan Jonatan Christie urutan ke-7 di Olimpiade Tokyo.

Terbaru

Badminton

Sabtu, 25 September 2021

Turunkan Pemain Terbaik, Indonesia Siap Menang di Laga Pertama Sudirman Cup 2021

Indonesia sedang menimbang-nimbang pemain/pasangan yang akan diturunkan pada laga perdana Sudirman Cup 2021 melawan ROC

Badminton

Sabtu, 25 September 2021

Sudirman Cup 2021: Bertemu Indonesia dan Denmark, Pemain Rusia Pilih Nothing to Lose

Tunggal putra Rusia, Vladimir Malkov, mengaku hanya ingin menikmati setiap pertandingan yang dilakoninya di Sudirman Cup 2021.

Badminton

Sabtu, 25 September 2021

Sudirman Cup 2021: Tim Bulu Tangkis Indonesia Mulai Jajal Arena Utama

Tim bulu tangkis Indonesia mulai berlatih di lapangan utama Piala Sudirman 2021, Energia Areena, Vantaa Finlandia.

Badminton

Jumat, 24 September 2021

Sudirman Cup 2021: Intip Kekuatan Lawan Indonesia di Grup C

Indonesia bakal mengawai perjuangan di Sudirman Cup 2021 dengan bersaing di Grup C bersama Denmark, ROC, dan Kanada.

Badminton

Jumat, 24 September 2021

Eng Hian Bicara Fenomena Pelatih Bulu Tangkis Indonesia yang Berkarier di Luar Negeri

Eng Hian bicara soal fenomena banyaknya pelatih Indonesia yang memilih berkarier di luar negeri.

Badminton

Kamis, 23 September 2021

Ujian Pertama Tim Indonesia di Sudirman Cup 2021, Pesawat Sempat Gagal Mendarat

Belum juga bertanding, Tim Indonesia di Sudirman Cup 2021 sudah mendapatkan ujian di Finlandia.

Badminton

Rabu, 22 September 2021

Meski Honor Belum Cair, Pengprov PBSI Jatim Tetap Berangkatkan Atlet ke PON Papua

PBSI Jatim tetap memberangkatkan atlet ke PON XX Papua 2021 meski honor belum dibayarkan oleh KONI Jatim.

Badminton

Selasa, 21 September 2021

Targetkan 1 Emas di PON Papua, KONI Jatim Enggan Cairkan Honor Atlet Bulu Tangkis

KONI Jatim bersikukuh tak akan memberikan uang honor kepada belasan pebulu tangkis PON XX Papua.

Badminton

Selasa, 21 September 2021

Jelang PON XX Papua, Honor Belasan Atlet Bulu Tangkis Jatim Belum Cair

Atlet bulu tangkis di Pelatda Jatim belum mendapatkan hak honor jelang keberangkatan ke PON XX Papua 2021.

Badminton

Selasa, 21 September 2021

Wakili Presiden Jokowi, Menpora Pastikan Pengobatan Verawaty Fajrin Ditanggung Pemerintah

Menpora Zainudin Amali memastikan bahwa Pemerintah Indonesia bakal menanggung biaya pengobatan kanker paru-paru Verawaty Fajrin.
X