BAM Banting Setir, Pemain Malaysia Tak Dikirim ke Denmark Open 2020

17 September 2020, 19:15 WIB
Penulis: Doddy Wiratama
Editor: Doddy Wiratama
Ilustrasi artikel bulu tangkis. /Grafis Dede S. Mauladi/Skor.id

SKOR.id - Asosiasi Bulu Tangkis Malaysia (BAM) langsung mengubah segala rencana terkait perjalanan ke Denmark setelah Thomas dan Uber Cup 2020 resmi ditunda.

Sebelumnya, BAM bersikeras mengirim kontingen ke Denmark untuk mengikuti tiga kompetisi bulu tangkis yang akan digelar sepanjang Oktober 2020.

Sikap tersebut berbanding terbalik dengan sejumlah negara Asia yang enggan terbang ke Denmark karena masih khawatir dengan risiko penularan virus corona (Covid-19).

Keputusan Indonesia, Taiwan, Thailand, Korea Selatan, hingga Australia mundur dari Thomas dan Uber Cup 2020 rupanya sama sekali tak memengaruhi pendirian BAM.

Akan tetapi, BAM langsung berubah sikap begitu mengetahui Thomas dan Uber Cup 2020 yang akan digelar di Aarhus, Denmark, pada 3-11 Oktober resmi ditunda.

Keputusan itu diambil Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) pada Selasa (15/9/2020). Selain menunda Thomas dan Uber Cup 2020, BWF juga membatalkan gelaran Denmark Masters 2020.

Alhasil, dari tiga turnamen bulu tangkis yang dijadwalkan berlangsung di Denmark sepanjang Oktober 2020, hanya tinggal satu kompetisi yang akan tetap digelar sesuai rencana.

Denmark Open 2020 menurut rencana masih akan diselenggarakan di Odense pada 13-18 Oktober 2020.

Sekretaris Jenderal BAM, Datuk Kenny Goh, pun menjelaskan alasan di balik perubahan kebijakan drastis yang diambil oleh pihaknya.

"Semula, kami ingin pemain Malaysia ikut Denmark Open dan Denmark Masters 2020. Niat itu timbul karena kami juga mengirim wakil ke Thomas dan Uber Cup 2020," ujarnya.

"Dengan penundaan serta pembatalan yang terjadi, kami merasa tak sebanding mengirim pemain hanya demi Denmark Open semata," Kenny Goh menjelaskan.

 

Begitu BWF mengeluarkan pengumuman tersebut, Kenny Goh langsung berdiskusi dengan tim pelatih Malaysia sebelum akhirnya memutuskan langkah tersebut.

Fokus skuad Malaysia pun langsung dialihkan menuju rangkaian tiga turnamen bulu tangkis yang akan digelar di Asia sepanjang November mendatang.

"Setelah berdiskusi dengan para pelatih, kami memilih pemain kami untuk fokus pada rangkaian kompetisi di Asia," katanya.

"Sekarang kami masih menunggu rincian lebih lanjut dari BWF terkait rentetan turnamen di Asia sebelum kami menentukan langkah lebih lanjut," Kenny Goh memungkasi.

Dalam kalender BWF pada November 2020, tercantum tiga turnamen bulu tangkis yang akan digelar walaupun belum jelas terkait detail penyelenggaraannya.

Semula, Indonesia berniat untuk menjadi tuan rumah Asia Open I (10-15 November), Asia Open II (17-22 November), dan BWF World Tour Finals 2020 (25-29 November).

Akan tetapi, PBSI kemudian mengurungkan niat tersebut dan Thailand digadang-gadang sebagai salah satu negara yang siap menjadi tuan rumah turnamen itu.

Ikuti juga InstagramFacebook, dan Twitter dari Skor Indonesia.

Berita Bulu Tangkis Lainnya:

Thomas dan Uber Cup 2020 Diundur, Jepang Tetap Tampil di Denmark Open 2020

Pusarla Sindhu Belum Pasti Ikut Denmark Open 2020 meski Sosoknya Dipajang di Poster 

  • Sumber: nst.com.my
  • Tag

    Video

    Komentar

    Berita Terkait

    Badminton

    Selasa, 15 September 2020

    Breaking News: Thomas dan Uber Cup 2020 Resmi Ditunda

    BWF akhirnya secara resmi mengumumkan penundaan turnamen bulu tangkis Thomas dan Uber Cup 2020 untuk kali ketiga.

    Badminton

    Selasa, 15 September 2020

    Thomas dan Uber Cup 2020 Kembali Ditunda, Mathias Boe Kritik Petinggi BWF

    Mathias Boe mengritik keras petinggi BWF yang tak kunjung bisa kembali menggulirkan kompetisi bulu tangkis dunia.

    Badminton

    Rabu, 16 September 2020

    PBSI Apresiasi Keputusan BWF Tunda Thomas dan Uber Cup 2020

    PP PBSI mengapresiasi keputusan Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) yang menunda Thomas dan Uber Cup 2020.

    Terbaru

    Badminton

    Sabtu, 26 September 2020

    Gara-gara Covid-19, Munas PBSI Berpotensi Molor Enam Bulan

    PP PBSI kesulitan menggelar Munas karena pandemi Covid-19, namun mereka masih tunggu restu KONI Pusat untuk menundanya.

    Badminton

    Sabtu, 26 September 2020

    Taufik Hidayat dan Ricky Subagja Ingin PBSI Lebih Mandiri soal Keuangan

    Dua legenda bulu tangkis Indonesia, Taufik Hidayat dan Ricky Subagja, satu suara terkait harapannya untuk Ketum PBSI 2020-2024.

    Badminton

    Sabtu, 26 September 2020

    Armada Jepang Kuasai Daftar Unggulan Denmark Open 2020

    Berikut daftar delapan unggulan teratas untuk masing-masing lima nomor pertandingan turnamen bulu tangkis Denmark Open 2020.

    Badminton

    Sabtu, 26 September 2020

    Ingin Latihan Bulu Tangkis Bareng Tommy Sugiarto, Ini Caranya

    Tommy Sugiarto membuka kesempatan untuk latihan bareng dirinya bagi para pelaku dan penggemar bulu tangkis.

    Badminton

    Sabtu, 26 September 2020

    BWF Geser Agenda Asian Leg ke Januari 2021, Indonesia Masters Terancam Batal

    Indonesia Masters 2021 terancam batal terlaksana setelah BWF menggeser agenda Asian Leg mereka ke Januari 2021.

    Badminton

    Jumat, 25 September 2020

    Maestro Bulu Tangkis Rudy Hartono Dirawat di RS Siloam Akibat Jatuh Saat Bersepeda

    Maestro bulu tangkis Indonesia, Rudy Hartono, sedang terbaring di RS Siloam, Jakarta Selatan, akibat terjatuh saat bersepeda, Jumat (25/9/2020).

    Badminton

    Jumat, 25 September 2020

    Ganda Putri Jepang, Bersaing Ketat di Pelatnas dan Turnamen

    Yuki Fukushima/Sayaka Hirota menganggap Mayu Matsumoto/Wakana Nagahara sebagai rival utama meraih emas Olimpiade Tokyo.

    Badminton

    Kamis, 24 September 2020

    Liliyana Natsir, Pebulu Tangkis Putri Era 2010-an Terbaik Dunia Versi Fan

    Liliyana Natsir dapat 69 persen suara atau mengungguli Tai Tzu Ying dalam pemilihan pebulu tangkis putri terbaik dunia versi fan.

    Badminton

    Kamis, 24 September 2020

    Adaptasi Turnamen di Tengah Pandemi, Chou Tien Chen Tampil di Denmark Open 2020

    Chou Tien Chen memutuskan tampil dalam Denmark Open 2020 demi beradaptasi dengan pandemi Covid-19.

    Badminton

    Kamis, 24 September 2020

    Ketua BPK Didukung untuk Gantikan Wiranto, Tradisi Pejabat Negara Jadi Ketum PBSI Bisa Berlanjut

    Ketua BPK Agung Firman Sampurna dianggap pantas memimpin PP PBSI.

    Terpopuler

    Keyword Populer

    Sepak Pojok

    Sepak Pojok

    X