BAM Siapkan Opsi Terburuk untuk Malaysia Open dan Malaysia Masters 2021

16 Agustus 2021, 17:20 WIB
Penulis: Any Hidayati
Editor: Doddy Wiratama
Ilustrasi artikel bulu tangkis.
Ilustrasi artikel bulu tangkis. /Grafis Dede S. Mauladi/Skor.id

  • BAM masih bertekad menggelar Malaysia Open dan Malaysia Masters 2021 meskipun belum mendapat slot waktu pertandingan.
  • Jika pandemi terus memburuk, BAM mengaku siap untuk membatalkan dua turnamen kebanggaan Malaysia tersebut.
  • Keputusan final terkait nasib Malaysia Open dan Malaysia Masters 2021 akan diumumkan pada akhir Agustus ini.

SKOR.id - Asosiasi Bulu Tangkis Malaysia (BAM) masih berharap "keajaiban" terjadi sehingga Malaysia Open dan Malaysia Masters 2021 bisa digelar.

Hingga saat ini, BAM belum bisa memberi kepastian mengenai kapan dan di mana dua turnamen tersebut akan digelar.

Apalagi pemerintah Malaysia masih menerapkan regulasi ketat untuk meminimalisasi risiko penularan Covid-19 yang angkanya masih terus meningkat di Negeri Jiran.

Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) pun memasukkan Malaysia Open dan Malaysia Masters 2021 ke dalam daftar turnamen dengan status ditunda.

Sekretasis BAM, Kenny Goh, menambahkan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan BWF mengenai alokasi waktu yang tepat untuk mereka.

"Kami masih menunggu BWF mengalokasikan slot untuk kami. Namun, rasanya akan sulit karena pandemi Covid-19 di Malaysia masih mengkhawatirkan," ujar Kenny Goh.

"Saya tidak yakin kami bisa menggelar turnamen apa pun jika perbatasan (Malaysia) masih ditutup karena pandemi."

Melihat satu per satu turnamen internasional yang batal karena pandemi, Goh mengaku siap menerima skenario terburuk untuk Malaysia Open dan Malaysia Masters 2021.

Pada Rabu (11/8/2021), BWF resmi membatalkan Korea Open (31 Agustus-5 September), Macau Open (2-7 November), dan Korea Masters 2021 (sebelumnya masuk daftar ditunda).

Tiga hari berselang, giliran Taipei Open 2021 yang semula dijadwalkan bergulir pada 7-12 September 2021 terpaksa ikut dibatalkan.

Keputusan pembatalan terpaksa diambil atas pertimbangan keselamatan bersama dari ancaman penularan Covid-19.

Greysia Polii/Apriyani Rahayu memastikan tiket perempat final Malaysia Masters 2020
Greysia Polii/Apriyani Rahayu memastikan tiket perempat final Malaysia Masters 2020

"Kami akan membuat keputusan final pada akhir bulan (Agustus) ini," Goh menjelaskan.

"Kami juga masih terus mencari opsi untuk turnamen yang lebih rendah seperti Malaysian Junior International Challenge dan Malaysian International Challenge."

Sejauh ini, ada 10 turnamen pasca-Olimpiade Tokyo 2020 yang telah mendapat restu BWF untuk berjalan sesuai rencana, yakni:

Nama Turnamen Tanggal Kota
Sudirman Cup 2021 26 Sep – 03 Okt Vantaa, Finlandia
Thomas & Uber Cup 2020 09-17 Oktober Aarhus, Denmark
Syed Modi International 2021 12-17 Oktober Lucknow, India
Denmark Open 2021 19-24 Oktober Odense, Denmark
French Open 2021 26-31 Oktober Paris, Prancis
Hylo Open 2021 (sebelumnya SaarLorLux Open) 02-07 November Saarbrucken, Jerman
Indonesia Masters 2021 16-21 November Bali, Indonesia
Indonesia Open 2021 23-28 November Bali, Indonesia
BWF World Tour Finals 01-05 Desember Bali, Indonesia
BWF World Championships 2021 12-19 Desember Huelva, Spanyol

Follow dan subscribe akun media sosial Skor.id di InstagramFacebookTwitterYouTubeLinkedInTikTok, dan Helo.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Skor.id (@skorindonesia)

Berita Bulu Tangkis Lainnya:

Demi Ambisi Medali Emas Olimpiade, BAM Cetuskan Desain Olahraga Jangka Panjang

Ajang Taipei Open 2021 Resmi Dibatalkan

  • Sumber: bwfbadminton.com, nst.com.my
  • Tag

    Video

    Berita Terkait

    Badminton

    Minggu, 15 Agustus 2021

    Viktor Axelsen Sebut 3 Tunggal Putra yang Dijadikan Inspirasi, Ada Nama Lee Chong Wei

    Ada tiga pemain yang menjadi inspirasi bagi juara Olimpiade Tokyo 2020, Viktor Axelsen.

    Badminton

    Minggu, 15 Agustus 2021

    Ditanya Kapan Pensiun, Begini Jawaban Hendra Setiawan

    Hendra Setiawan masih berharap membawa pulang Thomas Cup 2020.

    Terbaru

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Smash Anthony Sinisuka Ginting Setara Kecepatan Supercar Rimac Nevera

    Smash pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting setara kecepatan mobil buatan Kroasia, Supercar Rimac Nevera.

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Momen Taufik Hidayat di Thomas Cup, Jadi Penentu Kemenangan Indonesia atas Cina di Final 2000

    Taufik Hidayat merupakan penentu kemenangan Indonesia saat mengalahkan CIna 3-0 di Final Thomas Cup 2000

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Rising Star di Thomas dan Uber Cup 2020: Tunggal Putri Indonesia Curi Perhatian

    Skor Indonesia memilih empat pemain putra dan putri yang menjadi rising star di ajang Thomas dan Uber Cup ini.

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Hasil Drawing Wakil Indonesia di Denmark Open 2021: Indonesia Siap Turunkan Kekuatan Penuh

    Ajang BWF World Tour Super 1000, Denmark Open 2021, siap digelar pada pekan ini.

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Taufik Hidayat Sedih Bendera Merah-Putih Tak Berkibar di Thomas Cup 2020

    Taufik Hidayat sedih lantaran bendera Merah-Putih tak berkibar saat Indonesia juara Thomas Cup 2020

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Kiprah Duo FajRi, Dari Gagal Lolos Olimpiade hingga Jadi Andalan Indonesia di Thomas Cup 2020

    Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto jadi tulang punggung ganda putra Indonesia di Thomas Cup 2020.

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Menpora Minta Maaf karena Bendera Merah Putih Gagal Berkibar di Thomas Cup 2020

    Menpora Zainudin Amali mengutarakan permintaan maaf dalam konferensi pers hari Minggu (18/10/2021).

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Takluk di Final Thomas Cup 2020, Lu Guangzu Akui Kehebatan Anthony Ginting

    Lu Guangzu menilai bahwa Anthony Ginting sukses bangkit setelah tertinggal di gim pertama final Thomas Cup 2020, Minggu (17/10/2021).

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Leo Carnando/Daniel Marthin, Saksi Kembalinya 2 Trofi Beregu ke Pangkuan Indonesia

    Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin menjadi bagian dari tim yang menang Suhandinata Cup 2019 dan Thomas Cup 2020.

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Sudah Juara Thomas Cup, Hendra Setiawan Bisa Pensiun dengan Tenang

    Hendra Setiawan menuntaskan penantian panjangnya meraih Thomas Cup.
    X