Bonus Peraih Medali Olimpiade 2020 Ditambah, Greysia Polii/Apriyani Rahayu Dapat Rp5,5 Miliar

13 Agustus 2021, 12:30 WIB
Editor: Aditya Fahmi Nurwahid
Greysia Polii/Apriyani Rahayu di podium ganda putri Olimpiade Tokyo 2020, Senin (2/8/2021).
Greysia Polii/Apriyani Rahayu di podium ganda putri Olimpiade Tokyo 2020, Senin (2/8/2021). /NOC Indonesia

SKOR.id - Atlet peraih medali di Olimpiade 2020 Tokyo secara simbolis telah menerima bonus dari Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo di Istana Negara, Jumat (13/8/2021) pagi.

Alangkah bahagianya para atlet, sebab, besaran bonus medali yang mereka terima ternyata mengalami kenaikan sebesar Rp 500 juta dibandingkan bonus medali Olimpiade Rio 2016.

Ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu yang mendapatkan emas di Tokyo 2020 diberi Rp 5,5 miliar.

Sebagai catatan, ganda campuran yang meraih emas di Olimpiade Rio de Janeiro, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, diguyur bonus Rp5 miliar.

"Terima kasih atas medali emas yang diberikan bulu tangkis ganda putri," kata Joko Widodo.

"Ini melanjutkan tradisi emas Indonesia di cabang bulu tangkis. Selamat untuk para juara, Greysia Polii dan Apriyani Rahayu."

Sedangkan untuk peraih perak, lifter Eko Yuli Irawan mendapatkan Rp2,5 miliar.

Lifter Indonesia, Eko Yuli meraih medali perak saat turun di kelas 61kg Olimpiade 2020 Tokyo
Lifter Indonesia, Eko Yuli meraih medali perak saat turun di kelas 61kg Olimpiade 2020 Tokyo dok. NOC Indonesia

Sebagai catatan, lima tahun lalu, dirinya dan satu peraih perak lainnya di Rio, lifter Sri Wahyuni mendapatkan Rp2 miliar.

Adapun, untuk peraih perunggu diguyur bonus sebesar Rp1,5 miliar. Naik dari Rp1 miliar pada Olimpiade Rio 2016.

Untuk diketahui, pada Olimpiade 2016 Rio, tak ada satu pun atlet yang mendapatkan perunggu.

Kali ini, ada tiga atlet yang mendapatkan perunggu, yaitu Windy Cantika Aisah (angkat besi), Rahmat Erwin Abdullah (angkat besi), serta Anthony Sinisuka Ginting (bulu tangkis).

Viktor Axelsen (tengah) meraih medali emas Olimpiade Tokyo diapit Chen Long dengan medali perak (kiri) dan Anthony Sinisuka dengan medali perunggu.
Viktor Axelsen (tengah) meraih medali emas Olimpiade Tokyo diapit Chen Long dengan medali perak (kiri) dan Anthony Sinisuka dengan medali perunggu. (instagram.com/bwf.official/)

Sedangkan untuk pelatih yang mengantarkan atletnya meraih emas mendapat Rp2,5 miliar. Perak Rp 1 miliar, serta perunggu Rp 600 juta.

Adapun, atlet dan pelatih yang tak dapat medali diberi apresiasi senilai Rp 100 juta.

Follow dan subscribe akun media sosial Skor.id di InstagramFacebookTwitterYouTubeLinkedInTikTok, dan Helo.

Berita lainnya:

Presiden Jokowi Sambut Atlet Olimpiade Tokyo di Istana Bogor, Bonus Greysia/Apriyani Naik

Catat 10,26 Detik di Tokyo, Lalu Muhammad Zohri Sprinter Tercepat Indonesia di Sepanjang Sejarah Olimpiade

NOC Indonesia Ingin Pengurus Olahraga Pikirkan ITO untuk Olimpiade

  • Sumber: Kemenpora
  • Tag

    Video

    Berita Terkait

    Mobile Legends

    Jumat, 13 Agustus 2021

    Link Live Streaming MPL ID Season 8 Hari Pertama: Geek Fam vs RRQ

    Sebagai laga pembuka, terdapat dua jadwal pertandingan pada hari ini yang akan dimulai pukul 15.00 WIB.

    Bugar

    Jumat, 13 Agustus 2021

    Tips Menghilangkan Nafas Tak Sedap plus Penyebabnya

    Ada sejumlah dara menghentikan dan mencegah nafas tak sedap yang memang sering menganggu aktivitas efek ketidakpercayaan diri

    Timnas Indonesia

    Jumat, 13 Agustus 2021

    Laga Timnas Indonesia vs Taiwan Diundur, Dua Federasi Sudah Sepakat

    Jadwal laga playoff Kualifikasi Piala Asia 2023 antara timnas Indonesia kontra Taiwan bakal tak seperti jadwal awal.

    Terbaru

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Smash Anthony Sinisuka Ginting Setara Kecepatan Supercar Rimac Nevera

    Smash pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting setara kecepatan mobil buatan Kroasia, Supercar Rimac Nevera.

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Momen Taufik Hidayat di Thomas Cup, Jadi Penentu Kemenangan Indonesia atas Cina di Final 2000

    Taufik Hidayat merupakan penentu kemenangan Indonesia saat mengalahkan CIna 3-0 di Final Thomas Cup 2000

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Rising Star di Thomas dan Uber Cup 2020: Tunggal Putri Indonesia Curi Perhatian

    Skor Indonesia memilih empat pemain putra dan putri yang menjadi rising star di ajang Thomas dan Uber Cup ini.

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Hasil Drawing Wakil Indonesia di Denmark Open 2021: Indonesia Siap Turunkan Kekuatan Penuh

    Ajang BWF World Tour Super 1000, Denmark Open 2021, siap digelar pada pekan ini.

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Taufik Hidayat Sedih Bendera Merah-Putih Tak Berkibar di Thomas Cup 2020

    Taufik Hidayat sedih lantaran bendera Merah-Putih tak berkibar saat Indonesia juara Thomas Cup 2020

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Kiprah Duo FajRi, Dari Gagal Lolos Olimpiade hingga Jadi Andalan Indonesia di Thomas Cup 2020

    Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto jadi tulang punggung ganda putra Indonesia di Thomas Cup 2020.

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Menpora Minta Maaf karena Bendera Merah Putih Gagal Berkibar di Thomas Cup 2020

    Menpora Zainudin Amali mengutarakan permintaan maaf dalam konferensi pers hari Minggu (18/10/2021).

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Takluk di Final Thomas Cup 2020, Lu Guangzu Akui Kehebatan Anthony Ginting

    Lu Guangzu menilai bahwa Anthony Ginting sukses bangkit setelah tertinggal di gim pertama final Thomas Cup 2020, Minggu (17/10/2021).

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Leo Carnando/Daniel Marthin, Saksi Kembalinya 2 Trofi Beregu ke Pangkuan Indonesia

    Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin menjadi bagian dari tim yang menang Suhandinata Cup 2019 dan Thomas Cup 2020.

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Sudah Juara Thomas Cup, Hendra Setiawan Bisa Pensiun dengan Tenang

    Hendra Setiawan menuntaskan penantian panjangnya meraih Thomas Cup.
    X