Cerita Imam Tohari Atasi Kesulitan Bahasa saat Melatih Bulu Tangkis di Jepang

20 Januari 2022, 17:10 WIB
Penulis: Any Hidayati
Editor: Aditya Fahmi Nurwahid
Pelatih bulu tangkis tim pelatda Jatim, Imam Tohari.
Pelatih bulu tangkis tim pelatda Jatim, Imam Tohari. /Skor.id/Bahrul Marzuki

  • Imam Tohari mengatakan bahwa dirinya belajar otodidak Bahasa Jepang ketika melatih di Negeri Sakura.
  • Pelatih yang menemukan potensi Kento Momota tersebut berlatih bahasa asing lewat siaran televisi.
  • Menurut Imam Tohari, pemain Jepang kesulitan dalam berbahasa Inggris secara oral.

SKOR.id - Indonesia adalah salah negara yang tidak hanya menciptakan pebulu tangkis kelas dunia tetapi juga para pelatih yang melanglang buana ke seluruh penjuru planet.

Sebutlah Rexy Mainaky dan Hendrawan yang kini merapat ke Malaysia atau Mulyo Handoyo yang pernah menukangi tim nasional India dan Singapura.

Atau Imam Tohari, salah satu pelatih yang membawa Kento Momota berguru kepada Taufik Hidayat di medio 2010, ketika masih melatih di pelatnas Jepang.

Sebagai pelatih asing, bahasa tentu menjadi salah satu hal yang kadang menghambat komunikasi dengan para pemain.

Imam pun menceritakan bagaimana trik yang dia pakai selama satu dekade melatih pemain Jepang.

Pelatih tunggal putra yang kini menjadi bagian dari PB Djarum ini tersebut mengatakan bahwa dirinya tidak mengetahui bahasa Jepang sama sekali ketika menginjakkan kaki di Negeri Sakura pada 2002.

Dengan minimnya teknologi belajar bahasa asing maka Imam mengaku memaksakan diri untuk belajar bahasa Jepang secara otodidak.

Apalagi kebanyakan pemain Jepang tidak memahami Bahasa Inggris. Sehingga Imam sebagai pelatih harus lebih aktif belajar bahasa yang dipakai pemain sehari-hari.

"Pertama ke Jepang belum bisa bahasanya sama sekali, jadi belajar sendiri. Dulu belum banyak aplikasi belajar seperti sekarang," jelas Imam kepada PB Djarum.

"Belajarnya dari nonton TV, terus mendengarkan orang Jepang ngomong. Mau nggak mau kita dipaksa dengan keadaan yang menuntut kita harus bisa ngomong bahasa Jepang. Karena itu, jadi kita ada kemauan untuk belajar."

Meskipun demikian, Imam mengatakan bahwa para pemain Jepang sebenarnya ingin belajar bahasa Inggris tetapi mengalami kesulitan untuk komunikasi secara oral.

"Intinya semua atlet pengen dan ada kemauan untuk belajar bahasa Inggris. Tapi kalau untuk disuruh ngomong memang agak susah. Jadi kita yang harus lebih aktif," jelasnya.

Berita Bulu Tangkis Lainnya:

Latihan di Indonesia saat Junior, Kento Momota Mengaku Kesepian

Nami Matsuyama/Chiharu Shida Bahas Ambisi di 2022, Ganda Putri Terbaik Jepang

  • Sumber: PB Djarum
  • Tag

    Video

    Berita Terkait

    Badminton

    Selasa, 18 Januari 2022

    PBSI Sampaikan Tujuan Rangkaian Tes Kesehatan usai Seleknas 2022

    Iwan Hermawan menyebut salah satu fungsi data tes tersebut untuk patokan pelatih dalam menyusun porsi latihan individu.

    Badminton

    Rabu, 19 Januari 2022

    BREAKING NEWS: Lee Zii Jia Resmi Keluar dari Pelatnas Malaysia

    Rabu (19/1/2022), BAM juga membenarkan kabar tentang keluarnya Lee Zii Jia dari pelatnas.

    Terbaru

    Badminton

    Rabu, 29 Juni 2022

    Mathias Boe Kritik Perkembangan Lambat Bulu Tangkis Dibanding Cabor Populer Lain di Dunia

    Mathias Boe membandingkan dengan tenis dan sepak bola yang mengundang legenda hidup di pertandingan masa kini.

    Badminton

    Rabu, 29 Juni 2022

    Malaysia Open 2022: Susul Akane Yamaguchi, Yuta Watanabe/Arisa Higashino Juga Tersingkir Prematur

    Penampilan Yamaguchi dan Watanabe/Higashino di Malaysia Open terbilang menurun jika dibanding dengan Indonesia Open 2022.

    Badminton

    Rabu, 29 Juni 2022

    Rekap Hasil Malaysia Open 2022, Rabu (29/6/2022): Indonesia Tambah 4 Amunisi ke Babak 16 Besar

    Total 12 wakil Indonesia akan tampil di 16 besar Malaysia Open 2022 hari Kamis (29/6/2022).

    Badminton

    Rabu, 29 Juni 2022

    Malaysia Open 2022: The Daddies Menang meski Sempat Kena Tikung dan Dirugikan Umpire

    Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan menang 17-21, 21-15, 21-14 atas wakil Cina di babak pertama Malaysia Open 2022.

    Badminton

    Selasa, 28 Juni 2022

    Malaysia Open 2022: Raih Kemenangan Perdana, Rinov/PithaTak Terpengaruh Suporter Tuan Rumah

    Melawan wakil tuan rumah, Rinov/Phita mendapat tekanan dari suporter di Axiata Arena.

    Badminton

    Selasa, 28 Juni 2022

    Berbeda dengan Lee Zii Jia, Commonwealth Games 2022 Jadi Prioritas Loh Kean Yew

    Commonwealth Games 2022 punya arti yang berbeda bagi dua tunggal putra elit dunia, Lee Zii Jia dan Loh Kean Yew.

    Badminton

    Selasa, 28 Juni 2022

    Malaysia Open 2022: Rehan/Lisa Ditunggu Peraih Medali Emas Olimpiade di Babak Kedua

    Rehan/Lisa mengaku basih beradaptasi dengan angin Axiata Arena di babak pertama Malaysia Open 2022, Selasa (28/6/2022).

    Badminton

    Selasa, 28 Juni 2022

    Rekap Hasil Malaysia Open 2022, Selasa (28/6/2022): Indonesia Loloskan 8 Wakil ke 16 Besar

    8 dari 11 wakil Indonesia yang tampil di hari pertama Malaysia Open 2022 lolos ke babak 16 besar pada Selasa (28/6/2022).

    Badminton

    Selasa, 28 Juni 2022

    Praveen Jordan Jalani Operasi Tulang Belakang, Dipastikan Absen di Kejuaraan Dunia 2022

    Pemulihan Praveen Jordan diperkirakan memakan waktu paling cepat tiga bulan lamanya.

    Badminton

    Selasa, 28 Juni 2022

    Malaysia Open 2022: Kekompakan Jadi Senjata Utama Apriyani/Fadia Menangi Laga Pertama

    Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti jadi salah satu wakil Indonesia yang menang di hari pertama Malaysia Open 2022.
    X