IIMS

Covid-19 Masih Merebak, Mohammad Ahsan Sebut Musuhnya Bertambah

7 Juli 2021, 12:57 WIB
Editor: Lily Indriyani
Pasangan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan menderita kekalahan dalam SImulasi Olimpiade Tokyo 2020 yang digelar oleh PBSI pada Rabu (16/6/2021).
Pasangan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan menderita kekalahan dalam SImulasi Olimpiade Tokyo 2020 yang digelar oleh PBSI pada Rabu (16/6/2021). /(DOK. PBSI)

  • Mohammad Ahsan menyebut pandemi Covid-19 sebagai musuh yang harus dihadapi bersama Hendra Setiawan. 
  • Selain fokus menghadapi lawan di lapangan, semua pemain harus waspada terhadap penularan Covid-19.
  • Jika sampai tertular Covid-19, The Daddies batal ikut OlimpiadeTokyo 2020.

SKOR.id - Pandemi Covid-19 yang melanda dunia sekitar 1,5 tahun belakangan ini  memang merepotkan semua orang, tak terkecuali atlet.

Ganda putra nomor dua dunia, Mohammad Ahsan, yang berduet dengan Hendra Setiawan, menyebut pandemi Covid-19 berdampak pada pertandingan bulu tangkis.

Mohammad Ahsan terang-terangan mengatakan, musuhnya kini bukan hanya lawan-lawan di lapangan. Melainkan bertambah, yakni virus Sars Cov-2.

Biasanya, dalam persiapan menghadapi turnamen besar, pasangan berjulukan The Daddies itu hanya fokus bagaimana mengalahkan lawan di lapangan. 

Kini, mereka juga wajib berhati-hati agar tak terinfeksi virus Corona. Jika sampai positif Covid-19, dirinya dan Hendra Setiawan batal berangkat ke Olimpiade.

"Olimpiade sekarang (Tokyo 2020) pasti berbeda dengan Rio 2016 karena kami sedang dalam situasi pandemi," kata Mohammad Ahsan.

"Jadi, harus lebih hati-hati dan lebih jaga kesehatan sebab di sana musuhnya tak cuma lawan di lapangan tapi virus Sars Cov-2."

Sebelumnya, Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) juga mewanti-wanti para pengurus cabang olahraga untuk memperketat pengawasan atlet.

Hal ini karena Olimpiade Tokyo 2020 berlangsung tak lama lagi, tepatnya pada 23 Juli-8 Agustus 2021. Jangan sampai terjadi masalah jelang keberangkatan. 

Bahkan, skuad bulu tangkis Indonesia akan berangkat lebih dulu karena dijadwalkan mengikuti training camp di Kumamoto, Jepang. 

Untuk ganda putra, Indonesia tak hanya mengirimkan The Daddies ke Olimpiade Tokyo. Ada pula Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo.

"Dari segi tekanan, Rio 2016 dan Tokyo 2020, berbeda. Pada Rio 2016 kami sangat diandalkan tapi hasilnya malah kurang baik," ujar Mohammad Ahsan.

Ikuti juga InstagramFacebook, dan Twitter dari Skor Indonesia.

Berita Bulu Tangkis Lainnya:

Minus Richard Mainaky, Tim Bulu Tangkis Indonesia Siap Terbang ke Kumamoto

Rionny Mainaky Berharap Indonesia Dapat Mempertahankan Tradisi Medali Emas di Olimpiade

  • Sumber: badmintonindonesia.org
  • Tag

    Video

    Berita Terkait

    Badminton

    Selasa, 6 Juli 2021

    Demi Olimpiade Takyo, Lee Yang/Wang Chi-Lin Akan Lupakan Triple Gelar di Tur Asia 2021

    Lee Yang/Wang Chi-Lin enggan pasang target tinggi saat debut Olimpiade mereka di Tokyo 2020.

    Badminton

    Selasa, 6 Juli 2021

    Daftar 16 Unggulan Tunggal Putra di Olimpiade Tokyo, Kento Momota No.1

    Anthony Sinisuka Ginting unggulan ke-5 dan Jonatan Christie urutan ke-7 di Olimpiade Tokyo.

    Terbaru

    Badminton

    Kamis, 27 Januari 2022

    Bertemu PM Malaysia, Goh Jin Wei Akhirnya Bebas dari Sanksi BAM

    Goh Jin Wei telah bebas dari sanksi BAM dan bakal melanjutkan karier sebagai pemain profesional.

    Badminton

    Kamis, 27 Januari 2022

    Tatap BATC 2022, Tim Putra Indonesia Bakal Diperkuat 10 Pemain Muda

    Tim putra Indonesia disebut bakal menurunkan 10 pemain muda untuk tampil dalam Badminton Asia Team Championships 2022.

    Badminton

    Rabu, 26 Januari 2022

    Bonus Thomas Cup 2020, 3 Atlet PB Jaya Raya Terima Rp250 Juta

    Hendra Setiawan, Marcus Fernaldi Gideon, dan Muhammad Rian Ardianto, dapat bonus dari PB Jaya Raya, Selasa (25/1/2022).

    Badminton

    Rabu, 26 Januari 2022

    Rexy Mainaky Pertimbangkan Undang Ganda Profesional untuk Badminton Asia Team Championship 2022

    Rexy Mainaky juga menaruh perhatian pada Man Wei Chong/Tee Kai Wun yang baru saja memenangi Syed Modi India International 2022.

    Badminton

    Rabu, 26 Januari 2022

    Mangkir dari Turnamen, Badminton Denmark Denda Anders Antonsen dan Viktor Axelsen

    Baik Anders Antonsen maupun Viktor Axelsen akan membayar denda dari Badminton Denmark usai absen dari Danish Championships 2021.

    Badminton

    Rabu, 26 Januari 2022

    Mundur Bersama di Final Syed Modi 2022, 2 Tunggal Putra Prancis Berbagi Poin dan Hadiah

    Jadi finalis Syed Modi India International, Arnaud Merkle dan Lucas Claerout juga mengalami kenaikan peringkat yang signifikan pada pekan ini.

    Badminton

    Selasa, 25 Januari 2022

    Case Closed, Lee Zii Jia dan BAM Sepakat Berdamai

    Selasa (25/1/2022), BAM merestui Lee Zii Jia sebagai pemain profesional dengan membawa nama Malaysia.

    Badminton

    Selasa, 25 Januari 2022

    Cina Lakukan Perombakan Skuad, Zheng Si Wei dan Huang Ya Qiong Bercerai

    Ganda putra Cina juga mengalami perombakan besar-besaran untuk musim 2022.

    Badminton

    Selasa, 25 Januari 2022

    Arti Penting Kemenangan Syed Modi India International 2022 bagi Pusarla V Sindhu

    Syed Modi India International 2022 menjadi gelar pertama Pusarla V Sindhu setelah predikat juara dunia tiga tahun lalu.

    Badminton

    Selasa, 25 Januari 2022

    Pelatnas PBSI Ditinggal Sosok Chafidz Yusuf, Penemu Bakat Marcus/Kevin

    Asisten pelatih ganda putri Indonesia, Chafidz Yusuf mundur dari pelatnas PP PBSI pada Senin (25/1/2021).
    X