Eng Hian Bicara Fenomena Pelatih Bulu Tangkis Indonesia yang Berkarier di Luar Negeri

24 September 2021, 17:00 WIB
Editor: Lily Indriyani
Ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu dan sang pelatih, Eng Hian, tak kuasa menahan haru usai meraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020, Senin (2/8/2021).
Ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu dan sang pelatih, Eng Hian, tak kuasa menahan haru usai meraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020, Senin (2/8/2021). /NOC Indonesia

  • Makin banyak pelatih asal Indonesia yang memilih berkarier di luar negeri. 
  • Malaysia paling banyak menggunakan jasa pelatih asal Indonesia. 
  • Eng Hian, pelatih ganda putri Indonesia, angkat bicara soal fenomena tersebut.

SKOR - Tak dapat dimungkiri, belakangan makin banyak pelatih bulu tangkis asal Indonesia yang memilih untuk berkarier di luar negeri.

Sebut saja Muammar Qadafi, pelatih tunggal putra Guatemala, Kevin Cordon, yang membuat kejutan pada Olimpiade Tokyo 2020.

Ada juga Flandy Limpele, yang berhasil membawa Aaron Chia/Soh Wooi Yik merebut medali perunggu ganda putra Olimpiade Tokyo.

Salah satu negara yang banyak menggunakan jasa pelatih Indonesia adalah Malaysia. Bukan hanya Flandy, ada empat nama lainnya. 

Di antaranya adalah Hendrawan, yang sudah beberapa tahun terakhir ini berstatus sebagai pelatih kepala tunggal putra Malaysia. 

Sebagai catatan, Hendrawan pernah mempersembahkan medali perak tunggal putra untuk Indonesia pada Olimpiade Sydney 2000. 

Eng Hian, pelatih ganda putri Indonesia yang juga partner Flandy Limpele saat meraih medali perunggu Olimpiade Athena 2004, merespons fenomena tersebut.

"Jujur, semua pelatih pasti ingin melatih di negara sendiri. Tapi, bagaimanapun juga, kebutuhan pelatih di Pelatnas kan terbatas," ujar Eng Hian dilansir The Star.

"Kami masih harus memenuhi kebutuhan sehari-hari, termasuk juga mengihidupi keluarga, dan lain sebagainya," pria 44 tahun itu menambahkan.

Sebelum menangani peraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020, Greysia Polii/Apriyani Rahayu, Eng Hian melanglang buana di kancah bulu tangkis dunia.

Eng Hian diketahui sempat membela Inggris pada kurun waktu 2001-2003. Pada periode itu dirinya berhasil menyabet tiga gelar IBF Grand Prix.

Pria kelahiran Surakarta itu lantas pulang ke Tanah Air dan mewakili Indonesia pada Olimpiade Athena 2004 dan pensiun dari pelatnas, 1 Februari 2006.

Tak butuh waktu lama, Eng Hian direkrut untuk melatih tim nasional Singapura pada 2007-2012, sebelum kembali ke Cipayung untuk menangani ganda putri pada 2014.

Berita Bulu Tangkis Lainnya: 

Ujian Pertama Tim Indonesia di Sudirman Cup 2021, Pesawat Sempat Gagal Mendarat

Meski Honor Belum Cair, Pengprov PBSI Jatim Tetap Berangkatkan Atlet ke PON Papua

  • Sumber: The Star, Wikipedia
  • Tag

    Video

    Berita Terkait

    Badminton

    Senin, 20 September 2021

    Daftar 24 Pebulu Tangkis Indonesia untuk Thomas-Uber Cup 2020

    PBSI resmi mengumumkan skuad Indonesia untuk Thomas-Uber Cup 2020 di Aarhus, Denmark, 9-17 Oktober 2021.

    Badminton

    Selasa, 21 September 2021

    Wakili Presiden Jokowi, Menpora Pastikan Pengobatan Verawaty Fajrin Ditanggung Pemerintah

    Menpora Zainudin Amali memastikan bahwa Pemerintah Indonesia bakal menanggung biaya pengobatan kanker paru-paru Verawaty Fajrin.

    Terbaru

    Badminton

    Selasa, 19 Oktober 2021

    Rekap Hasil Denmark Open 2021: Indonesia Loloskan 6 Wakil ke 16 Besar

    Selasa (19/10/2021), sebanyak enam wakil Indonesia dipastikan lolos menuju babak kedua Denmark Open 2021.

    Badminton

    Selasa, 19 Oktober 2021

    Hasil Denmark Open 2021: Taklukkan Popov Bersaudara, Minions Amankan Tiket 16 Besar

    Marcus Gideon/Kevin Sukamuljo menang atas Christo Popov/Toma Popov, di babak pertama Denmark Open 2021 pada Selasa (19/10/2021).

    Badminton

    Selasa, 19 Oktober 2021

    Hasil Denmark Open 2021: Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja Tumbang di Laga Perdana

    Langkah pasangan Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja terhenti babak pertama Denmark open 2021.

    Badminton

    Selasa, 19 Oktober 2021

    Ranking BWF: Efek Thomas Cup 2020, Para Debutan Indonesia Naik Peringkat Dunia

    Chico Aura Dwi Wardoyo dan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin naik dua peringkat setelah Indonesia menang Thomas Cup 2020.

    Badminton

    Selasa, 19 Oktober 2021

    Hasil Denmark Open 2021: Greysia Polii/Apriyani Rahayu Melaju Usai Atasi Wakil Malaysia

    Greysia Polii/Apriyani Rahayu langsung melewati duel alot kontra wakil Malaysia pada babak pertama Denmark Open 2021.

    Badminton

    Selasa, 19 Oktober 2021

    Jadwal dan Link Live Streaming Denmark Open 2021: 9 Wakil Indonesia Turun di Hari Pertama

    Denmark Open 2021 digelar di Odense pada 19 hingga 24 Oktober 2021. Indonesia tercatat menurunkan 19 wakil dalam ajang ini.

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Smash Anthony Sinisuka Ginting Setara Kecepatan Supercar Rimac Nevera

    Smash pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting setara kecepatan mobil buatan Kroasia, Supercar Rimac Nevera.

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Momen Taufik Hidayat di Thomas Cup, Jadi Penentu Kemenangan Indonesia atas Cina di Final 2000

    Taufik Hidayat merupakan penentu kemenangan Indonesia saat mengalahkan CIna 3-0 di Final Thomas Cup 2000

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Rising Star di Thomas dan Uber Cup 2020: Tunggal Putri Indonesia Curi Perhatian

    Skor Indonesia memilih empat pemain putra dan putri yang menjadi rising star di ajang Thomas dan Uber Cup ini.

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Hasil Drawing Wakil Indonesia di Denmark Open 2021: Indonesia Siap Turunkan Kekuatan Penuh

    Ajang BWF World Tour Super 1000, Denmark Open 2021, siap digelar pada pekan ini.
    X