Gagal Bawa Lee Zii Jia Raih Medali di Olimpiade Tokyo, Begini Pembelaan Hendrawan

8 Agustus 2021, 14:30 WIB
Editor: Doddy Wiratama
Mantan tunggal putra Indonesia, Hendrawan, dalam sebuah wawancara di Manila, Filipina, di tengah tugasnya mendampingi skuad Malaysia dalam ajang Badminton Asia Team Championships 2020, 17 Februari 2020.
Mantan tunggal putra Indonesia, Hendrawan, dalam sebuah wawancara di Manila, Filipina, di tengah tugasnya mendampingi skuad Malaysia dalam ajang Badminton Asia Team Championships 2020, 17 Februari 2020. /(Dok. Badminton Indonesia)

  • Pelatih tunggal putra Malaysia, Hendrawan, mengungkap penyebab kegagalan Lee Zii Jia meraih medali di Olimpiade Tokyo 2020.
  • Hendrawan menyebut ada banyak masalah yang membuatnya urung memberikan pendampingan maksimal, terutama faktor keluarga.
  • Selain itu, performa sang pemain yang kurang konsisten juga menjadi sorotan.

SKOR.id - Mantan pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Hendrawan, memiliki karier yang cemerlang sebagai pelatih.

Sejak Olimpiade Beijing 2008, sudah dua kali juara dunia 2001 tersebut membawa anak asuhnya meraih medali di Olimpiade.

Sebelum melatih Lee Zii Jia, Hendrawan sempat membimbing Maria Kristin Yulianti untuk meraih medali perunggu tunggal putri Olimpiade Beijing 2008.

Hi Skorer, jangan lupa untuk segera download app Skor.id biar enggak ketinggalan update dan bisa meraih banyak hadiah menarik.

Setelah pindah ke Malaysia pada 2009, Hendrawan kembali mengantarkan anak didiknya meraih medali lewat perak Lee Chong Wei pada Olimpiade Rio 2016.

Akan tetapi, Hendrawan gagal melanjutkan tren positifnya pada Olimpiade Tokyo 2020 kala membesut Lee Zii Jia.

Tunggal putra juara All England 2021 tersebut tumbang di babak 16 besar kala bersua juara bertahan, Chen Long (Cina), yang akhirnya merebut medali perak.

 

Dikutip dari laman The Star, Hendrawan mengungkap beberapa kondisi yang membuatnya gagal memberi usaha terbaik di Tokyo.

"Ini adalah Olimpiade yang berat buat saya sebagai pelatih. Saya harus berhadapan dengan masalah keluarga dan tekanan dari berbagai pihak," ujarnya.

Selidik punya selidik, Hendrawan mengalami peristiwa tidak mengenakkan saat berangkat ke Tokyo pada 27 Juli. Putrinya, Sevilla, harus naik meja operasi.

Lee Zii Jia berbagi momen dalam akun Instagram-nya saat menghadapi Viktor Axelsen pada semifinal All England 2020.
Lee Zii Jia berbagi momen dalam akun Instagram-nya saat menghadapi Viktor Axelsen pada semifinal All England 2020. (instagram.com/leeziijia)

Berat bagi Hendrawan sebagai seorang ayah untuk tidak mendampingi putrinya dan menyerahkan segala urusan kepada istrinya.

Beberapa saat sebelumnya, ayah Hendrawan yang berada di Indonesia juga masuk ICU. Ini pun merupakan cobaan yang berat bagi Hendrawan.

Tak hanya masalah keluarga, Hendrawan pun mesti menghadapi tekanan dari banyak pihak. Terlebih Lee Zii Jia mendapat ekspektasi besar dari publik Malaysia untuk meraih medali.

"Saya minta maaf. Harapan yang disematkan kepada Lee sangat besar setelah memenangi All England. Sebagai pelatih, saya sangat memahaminya," Hendrawan melanjutkan.

"Semua orang berharap dia mendapat medali, termasuk saya. Sayangnya, kali ini Lee kalah dari pemain berpengalaman," ujarnya.

Tunggal putra Malaysia, Lee Zii Jia, mengangkat trofi juara All England 2021 pada Minggu (21/3/2021).
Tunggal putra Malaysia, Lee Zii Jia, mengangkat trofi juara All England 2021 pada Minggu (21/3/2021). (instagram.com/leeziijia/)

Memungkasi pernyataannya, Hendrawan menyebut masih ada satu problem mendasar yang menjadi kelemahan Lee Zii Jia, yakni konsistensi.

"Secara teknis, tidak ada yang perlu diperbaiki dari Lee. Satu-satunya yang menjadi masalah adalah penampilannya yang naik-turun," tuturnya.

"Ke depan, dia harus tampil lebih konsisten dan meratakan grafiknya. Itu adalah proses menjadi pemain yang dewasa," Hendrawan memungkasi.

Follow dan subscribe akun media sosial Skor.id di Instagram, Facebook, Twitter, YouTube, LinkedIn, TikTok, dan Helo.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Skor.id (@skorindonesia)

Berita bulu tangkis lainnya:

Jadi Pebulu Tangkis Tertua yang Raih Emas, Greysia Polii Disorot Media Amerika Serikat

4 Andalan Bulu Tangkis Indonesia Mundur dari Korea Open 2021

Sosok Legenda Bulu Tangkis Cina Jadi Inspirasi Sukses Greysia Polii

  • Sumber: thestar.com.my
  • Tag

    Video

    Berita Terkait

    Dunia

    Sabtu, 7 Agustus 2021

    Dani Alves Catat Rekor setelah Meraih Medali Emas Olimpiade 2020

    Dani Alves berhasil meraih medali emas Olimpiade, yang pertama dalam kariernya sebagai pemain.

    Badminton

    Minggu, 8 Agustus 2021

    Terungkap, Hendra Setiawan Sempat Terancam Batal Berangkat ke Olimpiade Tokyo

    Hendra Setiawan bercerita soal pengalamannya nyaris batal tampil di Olimpiade Tokyo 2020.

    Basket

    Minggu, 8 Agustus 2021

    Hasil Final Basket Putri Olimpiade 2020 Tokyo: Benamkan Jepang, Timnas Putri AS Raih Medali Emas 7 Kali Beruntun

    timnas Basket Putri AS berhasil meraih emas Olimpiade untuk kali ketujuh berturut-turut

    Terbaru

    Badminton

    Minggu, 26 September 2021

    Hasil Indonesia vs ROC di Sudirman Cup 2021: Menang 5-0, Skuad Merah Putih Ukir Start Sempurna

    Berikut hasil pertandingan Indonesia kontra ROC dalam laga pertama babak penyisihan grup Sudirman Cup 2021.

    Badminton

    Minggu, 26 September 2021

    Link Live Streaming Sudirman Cup 2021: Indonesia vs ROC, Laga Pertama yang Menentukan

    Pertandingan perdana Indonesia di Sudirman Cup 2021, kontra ROC, dapat disaksikan di Vidio.com pada pukul 20.00 WIB.

    Badminton

    Minggu, 26 September 2021

    Hendra Setiawan Resmi jadi Kapten Kontingen Indonesia di Sudirman Cup 2021

    PBSI mengumumkan penunjukkan Hendra Setiawan sebagai kapten tim Sudirman Cup 2021 pada Minggu (26/9/2021).

    Badminton

    Sabtu, 25 September 2021

    Turunkan Pemain Terbaik, Indonesia Siap Menang di Laga Pertama Sudirman Cup 2021

    Indonesia sedang menimbang-nimbang pemain/pasangan yang akan diturunkan pada laga perdana Sudirman Cup 2021 melawan ROC

    Badminton

    Sabtu, 25 September 2021

    Sudirman Cup 2021: Bertemu Indonesia dan Denmark, Pemain Rusia Pilih Nothing to Lose

    Tunggal putra Rusia, Vladimir Malkov, mengaku hanya ingin menikmati setiap pertandingan yang dilakoninya di Sudirman Cup 2021.

    Badminton

    Sabtu, 25 September 2021

    Sudirman Cup 2021: Tim Bulu Tangkis Indonesia Mulai Jajal Arena Utama

    Tim bulu tangkis Indonesia mulai berlatih di lapangan utama Piala Sudirman 2021, Energia Areena, Vantaa Finlandia.

    Badminton

    Jumat, 24 September 2021

    Sudirman Cup 2021: Intip Kekuatan Lawan Indonesia di Grup C

    Indonesia bakal mengawai perjuangan di Sudirman Cup 2021 dengan bersaing di Grup C bersama Denmark, ROC, dan Kanada.

    Badminton

    Jumat, 24 September 2021

    Eng Hian Bicara Fenomena Pelatih Bulu Tangkis Indonesia yang Berkarier di Luar Negeri

    Eng Hian bicara soal fenomena banyaknya pelatih Indonesia yang memilih berkarier di luar negeri.

    Badminton

    Kamis, 23 September 2021

    Ujian Pertama Tim Indonesia di Sudirman Cup 2021, Pesawat Sempat Gagal Mendarat

    Belum juga bertanding, Tim Indonesia di Sudirman Cup 2021 sudah mendapatkan ujian di Finlandia.

    Badminton

    Rabu, 22 September 2021

    Meski Honor Belum Cair, Pengprov PBSI Jatim Tetap Berangkatkan Atlet ke PON Papua

    PBSI Jatim tetap memberangkatkan atlet ke PON XX Papua 2021 meski honor belum dibayarkan oleh KONI Jatim.
    X