Ganda Campuran Malaysia Mulai Pesimistis Soal Tiket ke Olimpiade Tokyo

1 April 2021, 16:20 WIB
Penulis: Any Hidayati
Editor: Aditya Fahmi Nurwahid
Ganda campuran Malaysia, Goh Soon Huat/Shevon Jemie Lai, ketika tampil di All England 2021.
Ganda campuran Malaysia, Goh Soon Huat/Shevon Jemie Lai, ketika tampil di All England 2021. /(instagram.com/gohsoonhuat/)

  • Pandemi Covid-19 serta pengurangan turnamen membuat harapan Shevon Jemie Lai tampil di Olimpiade Tokyo mulai menurun.
  • Berstatus pemain non-pelatnas membuat tandem Goh Soon Huat ini juga menghadapi masalah di luar pertandingan.
  • Shevon Jemie Lai dan para pemain profesional lain akan nekad tampil di tur kualifikasi yang tersisa.

SKOR.id - Dua ganda campuran Malaysia, Goh Soon Huat/Shevon Jemie Lai dan Tan Kiang Meng/Lai Pei Jing, berada di masa paceklik menjelang Olimpiade Tokyo musim panas mendatang.

Kedua pasangan mengaku mulai kehilangan optimisme karena kondisi yang cukup berat tengah mereka hadapi setelah keluar dari pelatnas Malaysia beberapa waktu lalu.

Goh Soon Huat/Shevon Jemie Lai dan Tan Kiang Meng/Lai Pei Jing menghadapi masalah mulai dari peringkat Race to Tokyo yang mepet, jumlah turnamen kualifikasi yang terbatas karena pandemi Covid-19, serta sponsor.

Dilansir dari daftar peringkat Race to Tokyo per 30 Maret 2021, Goh Soon Huat/Shevon Jemie Lai berada di peringkat ke-11 sedangkan Tan Kiang Meng/Lai Pei Jing di urutan ke-13.

Peluang keduanya untuk tampil di Olimpiade masih ada walaupun cukup kecil. Apalagi Malaysia telah memastikan satu tiket ganda campuran lewat Chan Peng Soon/Goh Liu Ying yang menduduki peringkat ke-7 peringkat Race to Tokyo.

Berstatus sebagai pemain profesional membuat mereka tidak hanya memperhatikan performa tetapi juga menemukan formula untuk menggaet sponsor yang akan membayari akomodasi selama ikut kejuaraan.

"Kondisinya menjadi sangat sulit. Setelah keluar dari pelatnas, serta pandemi Covid-19 yang menjadi masalah utama, (peluang ke Olimpiade) rasanya mulai menjauh," ucap Shevon Jemie Lai soal peluang ke Tokyo 2020 kepada NST.

Potret Miraitowa dan Someity, dua maskot Olimpiade Tokyo
Potret Miraitowa dan Someity, dua maskot Olimpiade Tokyo (Shugo Takemi/Tokyo 2020/Twitter)

"Namun, semua itu memang di luar kendali kami. Ini pun bukan berarti akhir dari perjalanan kami. Kami masih ingin bertanding selama yang kami mampu," lanjutnya.

Tan Kian Meng menambahi bahwa apa yang bisa mereka lakukan saat ini hanyalah memanfaatkan peluang yang ada dengan maksimal.

Termasuk nekad terbang ke India Open 2021 pada 11-16 Mei meskipun dengan kondisi yang berbahaya karena pandemi Covid-19.

"Kami tidak bisa mengendalikan virus ini atau kami punya kuasa tertentu ketika sebuah negara memutuskan untuk membatalkan turnamen," kata Tan Kian Meng.

"Pei Jing dan saya tidak memiliki pilihan apapun tetapi hanya bisa terus mendorong diri kami secara maksimal di setiap kesempatan yang ada."

Pasangan Malaysia, Lai Pei Jing (kiri) dan Tan Kian Meng (kanan), saat berlaga di ajang Indonesia Masters 2020.
Pasangan Malaysia, Lai Pei Jing (kiri) dan Tan Kian Meng (kanan), saat berlaga di ajang Indonesia Masters 2020. INSTAGRAM.COM/PEIJINGLAI

"Kami sadar bahwa berbahaya untuk terbang ke India tetapi kami tidak ada pilihan. Kami tidak mau menyerah. Kami hanya ingin meyakini bahwa semua masih mungkin," pungkasnya.

Untuk sementara, BWF sebagai induk bulu tangkis dunia mengumumkan bahwa baru ada tiga World Tour yang dipastikan akan digelar sebagai kualifikasi menuju Olimpiade mendatang.

Mereka adalah India Open, Malaysia Open (25-30 Mei), dan Singapore Open sebagai penutup kualifikasi pada 1-6 Juni 2021.

Ikuti juga InstagramFacebook, dan Twitter dari Skor Indonesia.

Berita Bulu Tangkis Lainnya:

11 Tiket Sementara Bulu Tangkis Indonesia ke Olimpiade Tokyo

Sama seperti Indonesia, Malaysia juga Krisis Tunggal Putri

  • Sumber: nst.com.my
  • Tag

    Video

    Berita Terkait

    Badminton

    Senin, 29 Maret 2021

    Panggil 87 Pemain, Susunan Pelatnas Bulu Tangkis Indonesia Nyaris Tak Berubah

    PBSI tak banyak melakukan perubahan susunan pemain. Banyaknya turnamen dibatalkan akibat pandemi Covid-19 menjadi penyebabnya

    Badminton

    Selasa, 30 Maret 2021

    Kilas Balik Fitriani: dari Juara Thailand Masters 2019 hingga Terdegradasi di 2021

    Penampilan Fitriani terbilang sangat menurun setelah juara Thailand Masters 2019.

    Terbaru

    Badminton

    Sabtu, 25 September 2021

    Turunkan Pemain Terbaik, Indonesia Siap Menang di Laga Pertama Sudirman Cup 2021

    Indonesia sedang menimbang-nimbang pemain/pasangan yang akan diturunkan pada laga perdana Sudirman Cup 2021 melawan ROC

    Badminton

    Sabtu, 25 September 2021

    Sudirman Cup 2021: Bertemu Indonesia dan Denmark, Pemain Rusia Pilih Nothing to Lose

    Tunggal putra Rusia, Vladimir Malkov, mengaku hanya ingin menikmati setiap pertandingan yang dilakoninya di Sudirman Cup 2021.

    Badminton

    Sabtu, 25 September 2021

    Sudirman Cup 2021: Tim Bulu Tangkis Indonesia Mulai Jajal Arena Utama

    Tim bulu tangkis Indonesia mulai berlatih di lapangan utama Piala Sudirman 2021, Energia Areena, Vantaa Finlandia.

    Badminton

    Jumat, 24 September 2021

    Sudirman Cup 2021: Intip Kekuatan Lawan Indonesia di Grup C

    Indonesia bakal mengawai perjuangan di Sudirman Cup 2021 dengan bersaing di Grup C bersama Denmark, ROC, dan Kanada.

    Badminton

    Jumat, 24 September 2021

    Eng Hian Bicara Fenomena Pelatih Bulu Tangkis Indonesia yang Berkarier di Luar Negeri

    Eng Hian bicara soal fenomena banyaknya pelatih Indonesia yang memilih berkarier di luar negeri.

    Badminton

    Kamis, 23 September 2021

    Ujian Pertama Tim Indonesia di Sudirman Cup 2021, Pesawat Sempat Gagal Mendarat

    Belum juga bertanding, Tim Indonesia di Sudirman Cup 2021 sudah mendapatkan ujian di Finlandia.

    Badminton

    Rabu, 22 September 2021

    Meski Honor Belum Cair, Pengprov PBSI Jatim Tetap Berangkatkan Atlet ke PON Papua

    PBSI Jatim tetap memberangkatkan atlet ke PON XX Papua 2021 meski honor belum dibayarkan oleh KONI Jatim.

    Badminton

    Selasa, 21 September 2021

    Targetkan 1 Emas di PON Papua, KONI Jatim Enggan Cairkan Honor Atlet Bulu Tangkis

    KONI Jatim bersikukuh tak akan memberikan uang honor kepada belasan pebulu tangkis PON XX Papua.

    Badminton

    Selasa, 21 September 2021

    Jelang PON XX Papua, Honor Belasan Atlet Bulu Tangkis Jatim Belum Cair

    Atlet bulu tangkis di Pelatda Jatim belum mendapatkan hak honor jelang keberangkatan ke PON XX Papua 2021.

    Badminton

    Selasa, 21 September 2021

    Wakili Presiden Jokowi, Menpora Pastikan Pengobatan Verawaty Fajrin Ditanggung Pemerintah

    Menpora Zainudin Amali memastikan bahwa Pemerintah Indonesia bakal menanggung biaya pengobatan kanker paru-paru Verawaty Fajrin.
    X