Ganda Putri Indonesia Kompak Ukir Sejarah di Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo 2020

4 September 2021, 20:20 WIB
Penulis: Any Hidayati
Editor: Irfan Sudrajat
Greysia Polii/Apriyani Rahayu di podium ganda putri Olimpiade Tokyo 2020, Senin (2/8/2021).
Greysia Polii/Apriyani Rahayu di podium ganda putri Olimpiade Tokyo 2020, Senin (2/8/2021). /(NOC Indonesia)

SKOR.id - Tokyo 2020 menjadi ajang unjuk gigi ganda putri bulu tangkis Indonesia baik yang bertanding di ajang Olimpiade maupun Paralimpiade.

Bagaimana tidak? Sektor ganda putri mencetak sejarah baru bagi Indonesia dengan mempersembahkan medali emas.

Dimulai dengan Greysia Polii/Apriyani Rahayu yang menyumbangkan satu-satunya medali emas Olimpiade Tokyo untuk kontingen Indonesia.

Greysia Polii/Apriyani Rahayu juga menjadi ganda putri pertama Indonesia yang sukses meraih medali emas Olimpiade sejak debut bulu tangkis di Barcelona 1992.

Tidak hanya itu, Greysia/Apriyani juga sukses melanjutkan tradisi emas Indonesia di ajang Olimpiade yang sejak Barcelona 1992 baru terputus di London 2012.

Ganda putri peringkat ke-6 dunia tersebut menjadikan Indonesia sukses melengkapi medali emas Olimpiade di kelima sektor yang dipertandingkan.

Hingga Tokyo 2020, baru Cina dan Indonesia yang mampu mengoleksi medali emas di sektor tunggal putra dan putri, ganda putra dan putri, serta ganda campuran.

Setelah Olimpiade Tokyo berakhir, tuah ganda putri di cabang olahraga bulu tangkis berlanjut ke kejuaraan Paralimpiade Tokyo.

Kali ini giliran Leani Ratri Oktila/Khalimatus Sadiyah yang menjadi pasangan serba pertama untuk Indonesia di ajang Paralimpiade.

Ganda putri peringkat satu dunia tersebut menjadi penyumbang medali emas Paralimpiade Tokyo pertama bagi kontingen Merah Putih.

Leani Ratri Oktila/Khalimatus Sadiyah menjadi wakil tim para bulu tangkis Indonesia yang turun pada nomor ganda putri klasifikasi SL3-SU5 Paralimpiade Tokyo 2020.
Leani Ratri Oktila/Khalimatus Sadiyah menjadi wakil tim para bulu tangkis Indonesia yang turun pada nomor ganda putri klasifikasi SL3-SU5 Paralimpiade Tokyo 2020. /Dok. NPC Indonesia

Ratri/Alim juga menjadi atlet para bulu tangkis Indonesia pertama yang sukses merebut medali emas Paralimpiade. Dikarenakan para bulu tangkis baru debut di Tokyo 2020.

Tidak sampai di situ saja, keduanya juga mengakhiri kekeringan medali emas Paralimpiade yang dialami Indonesia selama 41 tahun setelah Amhem 1980.

Leani Ratri Oktila masih berpeluang menambah medali emas Paralimpiade Tokyo untuk nomor tunggal putri dan ganda campuran (berpasangan dengan Hary Susanto).

Dua final tersebut akan berlangsung pada Minggu (5/9/2021) di Yoyogi National Stadium, Tokyo.

Berita Bulu Tangkis Lainnya:

Greysia Polii/Apriyani Rahayu Menang, Indonesia Sudah Dapat Emas Bulu Tangkis Olimpiade di Semua Sektor

Paralimpiade Tokyo 2020: Leani Ratri Oktila/Khalimatus Sadiyah Rebut Medali Emas Pertama untuk Indonesia

  • Sumber: Skor.id, Olympics.com
  • Tag

    Video

    Berita Terkait

    Badminton

    Senin, 2 Agustus 2021

    Greysia/Apriyani Cetak Sejarah, Ganda Putri Non-Unggulan Pertama yang Raih Emas Olimpiade

    Indonesia berbangga usai ganda putri tanah air, Greysia Polii/Apriyani Rahayu, menyabet emas di Olimpiade Tokyo 2020, Senin (2/8/2021).

    Badminton

    Senin, 23 Agustus 2021

    Berpeluang Triple Gelar, Inilah Rival Terberat Leani Ratri Oktila di Paralimpiade Tokyo

    Leani Ratri Oktila tampil di kelas SL4 untuk nomor tunggal putri, ganda putri, dan ganda campuran.

    Terbaru

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Smash Anthony Sinisuka Ginting Setara Kecepatan Supercar Rimac Nevera

    Smash pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting setara kecepatan mobil buatan Kroasia, Supercar Rimac Nevera.

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Momen Taufik Hidayat di Thomas Cup, Jadi Penentu Kemenangan Indonesia atas Cina di Final 2000

    Taufik Hidayat merupakan penentu kemenangan Indonesia saat mengalahkan CIna 3-0 di Final Thomas Cup 2000

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Rising Star di Thomas dan Uber Cup 2020: Tunggal Putri Indonesia Curi Perhatian

    Skor Indonesia memilih empat pemain putra dan putri yang menjadi rising star di ajang Thomas dan Uber Cup ini.

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Hasil Drawing Wakil Indonesia di Denmark Open 2021: Indonesia Siap Turunkan Kekuatan Penuh

    Ajang BWF World Tour Super 1000, Denmark Open 2021, siap digelar pada pekan ini.

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Taufik Hidayat Sedih Bendera Merah-Putih Tak Berkibar di Thomas Cup 2020

    Taufik Hidayat sedih lantaran bendera Merah-Putih tak berkibar saat Indonesia juara Thomas Cup 2020

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Kiprah Duo FajRi, Dari Gagal Lolos Olimpiade hingga Jadi Andalan Indonesia di Thomas Cup 2020

    Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto jadi tulang punggung ganda putra Indonesia di Thomas Cup 2020.

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Menpora Minta Maaf karena Bendera Merah Putih Gagal Berkibar di Thomas Cup 2020

    Menpora Zainudin Amali mengutarakan permintaan maaf dalam konferensi pers hari Minggu (18/10/2021).

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Takluk di Final Thomas Cup 2020, Lu Guangzu Akui Kehebatan Anthony Ginting

    Lu Guangzu menilai bahwa Anthony Ginting sukses bangkit setelah tertinggal di gim pertama final Thomas Cup 2020, Minggu (17/10/2021).

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Leo Carnando/Daniel Marthin, Saksi Kembalinya 2 Trofi Beregu ke Pangkuan Indonesia

    Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin menjadi bagian dari tim yang menang Suhandinata Cup 2019 dan Thomas Cup 2020.

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Sudah Juara Thomas Cup, Hendra Setiawan Bisa Pensiun dengan Tenang

    Hendra Setiawan menuntaskan penantian panjangnya meraih Thomas Cup.
    X