Gara-gara Kasus Lee Zii Jia, Muncul Ide Membuat Tur Tandingan BWF untuk Pemain Profesional

23 Januari 2022, 15:45 WIB
Penulis: Any Hidayati
Editor: Aditya Fahmi Nurwahid
Tunggal putra Malaysia, Lee Zii Jia, kala mengikuti Indonesia Badminton Festival 2021 di Nusa Dua, Bali pada Desember tahun lalu.
Tunggal putra Malaysia, Lee Zii Jia, kala mengikuti Indonesia Badminton Festival 2021 di Nusa Dua, Bali pada Desember tahun lalu. /HUMAS PP PBSI-Indonesia

  • Hans-Kristian Solberg Vittinghus sangat marah dengan keputusan sanksi dua tahun yang dijatuhkan BAM kepada Lee Zii Jia dan Goh Jin Wei.
  • Pemain Denmark tersebut mengkritik regulasi BWF yang menetapkan peserta turnamen harus mendapat izin federasi nasional.
  • Hans-Kristian Vittinghus berharap ada turnamen tandingan BWF yang diinisiasi untuk pemain profesional.

SKOR.id - Hans-Kristian Solberg Vittinghus menjadi salah satu pebulu tangkis yang sangat vokal mengenai sanksi yang dijatuhkan Badminton Malaysia (BAM) kepada Lee Zii Jia dan Goh Jin Wei.

Kedua pemain tersebut dijatuhi sanksi tidak didaftarkan dalam tur Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) selama dua tahun karena dianggap melanggar kesepakatan dengan BAM.

Dalam surat panjangnya di Instagram pada Jumat (21/1/2022), Vittinghus mengecam keputusan yang diambil BAM dan BWF sekaligus.

Pemain yang menjadi "Duta Indomie" tersebut mengkritisi peraturan BWF yang mengharuskan setiap peserta tur tahunan mendapat restu dari federasi nasional mereka.

"Kami akan kehilangannya (Lee Zii Jia), seperti juga kami kehilangan Goh Jin Wei," kata Vittinghus.

"Bukan hanya seberapa bagus atau buruk si pemain, mengapa federasi memutuskan siapa saja yang bisa tampil di turnameen Terbuka? Dengan demikian, ini sudah bukan lagi turnamen terbuka?"

"Saya sangat berharap agar BWF segera memastikan hal seperti ini tidak terjadi lagi di masa depan. Federasi nasional tidak bisa memegang kekuatan seperti ini."

"Saya tahu bahwa banyak federasi yang tidak pernah menggunakan kekuatan mereka untuk menutup peluang pemainnya sendiri bertanding."

Tunggal putra Malaysia, Lee Zii Jia, kala mengikuti Indonesia Badminton Festival 2021 di Nusa Dua, Bali pada Desember tahun lalu.
Tunggal putra Malaysia, Lee Zii Jia, kala mengikuti Indonesia Badminton Festival 2021 di Nusa Dua, Bali pada Desember tahun lalu. HUMAS PP PBSI-Indonesia

Salah satu penggawa Denmark saat jawara Thomas Cup 2016 tersebut berharap suatu hari ada "Sosok Penyelamat" yang mampu menciptakan turnamen profesional untuk para pemain non-pelatnas.

Sehingga tidak ada lagi kejadian restu federasi nasional menghentikan langsung sang atlet untuk bertanding di level dunia.

"Para pemain ini sangat layak untuk bermain bulu tangkis. Tidak ada argumen apapun yang bisa membantah hal tersebut," jelasnya.

"Keputusan (BAM) ini membuat saya marah dan saya akan memastikan para pemain ini tahu bahwa kami mendukung mereka."

"Saya pun berharap seseorang dengan pengetahuan, kekuatan, dan mungkin uang bisa datang dan membantu para pemain untuk bersatu dan melawan kondisi yang tidak masuk akal ini."

"Mungkin dengan menciptakan satu tur profesional yang baru," Vittinghus memungkasi.

Berita Bulu Tangkis Lainnya:

Hans-Kristian Solberg Vittinghus Siapkan Rencana Pensiun di ''Rumah Sendiri''

Keluar dari BAM, Lee Zii Jia Dapat Sanksi Tak Bisa Ikut Kompetisi BWF Selama 2 Tahun

Tag

Video

Berita Terkait

Badminton

Sabtu, 22 Januari 2022

Konsisten, Viktor Axelsen Dapat Penghargaan Atlet Terbaik Denmark 2021

Sabtu (22/1/2022), BT mengumumkan Vikor Axelsen memenangi penghargaan Sportsperson of the Year dan BT Guld 2021.

Badminton

Sabtu, 22 Januari 2022

Utak Atik Ganda Putra Denmark 2022, Frederik Sogaard Dapat Tandem Baru

Frederik Sogaard sempat berpartner dengan Mathias Christiansen setelah Mads Pieler Kolding pensiun, tahun lalu.

Terbaru

Badminton

Senin, 3 Oktober 2022

Turut Berbelasungkawa, Oma Gill Sebut Tragedi Kanjuruhan sebagai Insiden Tragis

Komentator bulu tangkis, Gill Clark, menyebut Tragedi Kanjuruhan adalah insiden tragis.

Badminton

Senin, 3 Oktober 2022

Rian Ardianto Bahagia Kembali Rasakan Atmosfer GOR Among Raga

Minggu (2/10/2022), Muhammad Rian Ardianto ambil bagian dalam laga ekshibisi usai final Indonesia International Challenge 2022.

Badminton

Minggu, 2 Oktober 2022

Indonesia Bawa Pulang 1 Gelar dari Vietnam Open 2022

Minggu (2/10/2022), Dejan/Gloria menang 21-13, 21-18 atas Rehan/Lisa di final Vietnam Open 2021.

Badminton

Minggu, 2 Oktober 2022

Rekap Final Indonesia International Challenge 2022, Tuan Rumah Raih 3 Gelar

Minggu (2/10/2022), tuan rumah mendapat gelar dari sektor tunggal putri, ganda putri, dan ganda campuran.

Badminton

Minggu, 2 Oktober 2022

Kalah di Indonesia International Challenge 2022, Komang Ayu akan Balas Dendam di Malang

Komang kalah rubber games dari Ester Nurumi Tri Wardoyo di final Indonesia International Challenge 2022, Minggu (2/10/2022).

Badminton

Minggu, 2 Oktober 2022

Ester Tri Wardoyo Rebut Trofi Senior Perdana di Indonesia International Challenge 2022

Minggu (2/10/2022), Ester meraih gelar juara perdana di lever senior dalam ajang Indonesia International Challenge 2022.

Badminton

Minggu, 2 Oktober 2022

Indonesia International Challenge 2022, Komang Ayu di Ambang Gelar Perdana

Komang Ayu Cahya Dewi dan Ester Nurumi Tri Wardoyo akan saling berhadapan di final hari Minggu (2/10/2022).

Badminton

Sabtu, 1 Oktober 2022

Goh Sze Fei/Nur Izzuddin Incar Tiket BWF World Tour Finals 2022 via Tur Eropa

Goh Sze Fei/Nur Izzuddin harus bersaing dengan Ong Yew Sin/Teo Ee Yi untuk merebut tiket terakhir ganda putra Malaysia di Finals 2022.

Badminton

Sabtu, 1 Oktober 2022

Akbar/Marsheilla Siap Lakoni 'Perang Saudara' di Final Indonesia International Challange 2022

Sabtu (1/10/2022), Akbar/Gischa menang 21-17, 23-21 atas Jafar/Aisyah di semifinal Indonesia International Challenge 2022.

Badminton

Sabtu, 1 Oktober 2022

Hasil Vietnam Open 2022: Sabar/Reza Tumbang, Indonesia Loloskan 3 Wakil ke Final

Indonesia berhasil meloloskan tiga wakil ke babak puncak Vietnam Open 2022.
X