Greysia Polii Nyaman dengan Servis Forehand yang Makin Langka

20 Februari 2021, 17:30 WIB
Penulis: Any Hidayati
Editor: Aditya Fahmi Nurwahid
Greysia Polii (kanan) dan Apriyani Rahayu berpose di hadapan kamera usai memenangi final Indonesia Masters 2020 di Istora Senayan, Jakarta, 19 Januari 2020. /(Jessica Margaretha/Skor.id)

  • Greysia Polii mengalami perang batin dalam menentukan gaya servis setelah cedera bahu 2011.
  • Greysia Polii meninggalkan servis backhand karena selalu gugup ketika akan memulai laga.
  • Ganda putri andalan Indonesia tersebut menjadi segelintir pemain yang masih menggunakan servis forehand di pertandingan.

SKOR.id - Greysia Polii mengaku sempat mengalami perang batin ketika menentukan gaya servis untuk memulai pertandingan bulu tangkis.

Hal tersebut terjadi setelah cedera bahu yang dialami pemain yang saat ini berpasangan dengan Apriyani Rahayu tersebut pada tahun 2011.

Kala itu, Greysia bersikukuh menggunakan servis backhand yang menghasilkan bola lurus di atas net meskipun dengan risiko kecemasan sebelum bertanding dan error tinggi.

"Itu semua karena gengsi saya. Saya pikir, bagaimana bisa seorang pemain profesional tak mampu servis," kata Greysia kepada BWF.

"Saya cedera bahu pada 2011 sehingga saya tidak bisa melakukan servis backhand (dengan sempurna). Saya selalu frustrasi dengan kelemahan saya ketika servis."

"Jadi, saya terus berusaha melakukannya walaupun selalu saja gugup. Saya tidak tahu alasannya apa."

Sebuah sentilan dari sang pelatih kemudian menyadarkan pemain 34 tahun tersebut untuk mengganti gaya servis.

Greysia Polii/Apriyani Rahayu memastikan tiket perempat final Malaysia Masters 2020
Greysia Polii/Apriyani Rahayu memastikan tiket perempat final Malaysia Masters 2020

Menurut sang pelatih, dalam bulu tangkis, hal terpenting adalah poin yang didapatkan oleh pemain bukan bagaimana dia melakukan servis sebelum pertandingan.

Setelah melakukan refleksi, Greysia akhirnya menyadari bahwa dirinya hanya gengsi selama ini. Setelah itu, setelah beberapa tahun, saya sadari untuk menerima kelemahan tersebut," juara Yonex Thailand Open 2021 tersebut menjelaskan.

Setelah berdamai dengan diri sendiri, Greysia pun mengganti gaya servisnya menjadi forehand serve. Sebuah servis yang mulai langka di kalangan pebulu tangkis saat ini.

Karakteristik servis jenis ini adalah bola melambung yang lebih familiar di sektor tunggal ketimbang ganda.

"Saya mengubah gaya servis saya di bulan pertama tahun lalu, sejak Malaysia Masters (2020)," kata Greysia menjelaskan.

"Servis melambung tidak terlalu berisiko. Saya masih harus mengasah servis saya, apakah tinggi atau rendah. Sebelum mencetak poin, saya harus nyaman terlebih dahulu."

Greysia Polii/Apriyani Rahayu gagal melaju ke babak kedua HSBC BWF World Tour Super 1.000 All England 2020 setelah kalah dari wakil Korea Selatan (Korsel), Kim Hye Rin/Chang Ye Na, Rabu (11/3/2020)
Greysia Polii/Apriyani Rahayu gagal melaju ke babak kedua HSBC BWF World Tour Super 1.000 All England 2020 setelah kalah dari wakil Korea Selatan (Korsel), Kim Hye Rin/Chang Ye Na, Rabu (11/3/2020)

Menurut Greysia, servis jenis ini cukup menguntungkan di sektor ganda putri. Pasalnya, variasi pukulan akan mudah dilakukan oleh praktisi servis forehand.

"Ketika lawan pemain dengan smash keras seperti Korea, kami dapat bertahan ketika mereka mengembalikan bola dengan smash," ucap Greysia mengakui.

"Pelatih saya bilang saya jangan memikirkan apa yang orang lain atau lawan katakan. Saya hanya perlu memikirkan untuk dapat poin. Dan itu terbukti berkali-kali."

"Namun, ini masih menjadi pekerjaan rumah bagi saya karena kebanyakan para pemain lawas yang menggunakan tipe servis ini."

"Saya terus mengamati mereka untuk membuatnya semakin tajam. Saya nyaman tetapi tetap harus terus berlatih dan membuatnya semakin mematikan."

Ikuti juga InstagramFacebook, dan Twitter dari Skor Indonesia.

Berita Bulu Tangkis Lainnya:

Breaking News: BWF Tunda Gelaran Indonesia Open dan Indonesia Masters

Pemahaman Protokol Kesehatan Jadi Kunci Kemenangan Greysia Polii di Thailand

  • Sumber: bwfbadminton.com
  • Tag

    Video

    Komentar

    Berita Terkait

    Badminton

    Senin, 8 Februari 2021

    Greysia Polii: Demi Prestasi, Pengurus PBSI Harus Bisa Komunikasi dengan Atlet

    Pebulu tangkis Indonesia, Greysia Polii, berharap pengurus baru PBSI bisa terus menjalin komunikasi yang lebih baik dengan para atlet.

    Badminton

    Jumat, 19 Februari 2021

    BWF Perpanjang Jadwal Kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020

    Singapore Open 2021 pada 1-6 Juni menjadi kejuaraan terakhir yang terhitung sebagai kualifikasi Tokyo 2020.

    Terbaru

    Badminton

    Senin, 8 Maret 2021

    Ini Hasil yang Diraih Tim Bulu Tangkis Indonesia Selama 2021, Hanya Satu Gelar!

    Tim bulu tangkis Indonesia baru mendapatkan satu gelar juara selama 2021

    Badminton

    Senin, 8 Maret 2021

    Ruselli Hartawan Hancur di Babak Pertama Swiss Open 2021, Ini Penjelasan Asisten Pelatih Tunggal Putri

    Ruselli Hartawan gagal tampil ciamik pada Swiss Open 2021 pekan lalu. Ia tersingkir di babak pertama setelah dikalahkan pemain AS, Iris Wang

    Badminton

    Senin, 8 Maret 2021

    Resmi, TVRI Siarkan Seluruh Babak All England 2021

    TVRI akan menayangkan secara langsung pertandingan All England 2021 mulai 17 Maret 2021.

    Badminton

    Senin, 8 Maret 2021

    Asisten Pelatih Ungkap Penyebab Kegagalan Hafiz/Gloria di Swiss Open 2021

    Menjadi unggulan kedua di Swiss Open 2021, Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja tersingkir di babak pertama.

    Badminton

    Senin, 8 Maret 2021

    Gagal di Swiss Open 2021, Leo/Daniel Diminta Benahi Fokus dan Ketenangan

    Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin tampil di bawah eskpektasi pada Swiss Open 2021.

    Badminton

    Senin, 8 Maret 2021

    Liu Yuchen Beri Sinyal Comeback Skuad Bulu Tangkis Cina

    Liu Yuchen mengatakan para pebulu tangkis Cina tetap latihan meski absen dari semua kompetisi dunia.

    Badminton

    Minggu, 7 Maret 2021

    Swiss Open 2021: Denmark Borong Dua Gelar Juara

    Swiss Open 2021 berakhir Minggu (7/3/2021) malam WIB dengan Denmark memborong dua gelar.

    Badminton

    Minggu, 7 Maret 2021

    Swiss Open 2021: Kejutan, Ganda Putri Malaysia Juara usai Kalahkan Unggulan Ketiga

    Pasangan ganda putri Malaysia, Pearly Tan/Muralitharan Thinaah merengkuh gelar juara di Swiss Open 2021.

    Badminton

    Minggu, 7 Maret 2021

    Swiss Open 2021: Ganda Campuran Prancis Sabet Gelar Juara

    Pasangan ganda campuran Prancis, Thom Gicquel/Delphine Delrue menjadi juara Swiss Open 2021 usai mengalahkan pasangan Denmark, Mathias Christiansen/Alexandra Boje.

    Badminton

    Minggu, 7 Maret 2021

    Mengenal Kunlavut Vitidsarn, Lawan Viktor Axelsen di Final Swiss Open 2021

    Menilik kiprah Kunlavut Vitidsarn di Swiss Open 2021 hingga jadi lawan Viktor Axelsen di final, hari ini.

    Terpopuler

    Keyword Populer

    Sepak Pojok

    X