Greysia Polii Sudah Punya Keinginan Pensiun sejak 2012

3 Juni 2022, 14:45 WIB
Editor: Lily Indriyani
Ilustrasi karikatur Greysia Polii
Ilustrasi karikatur Greysia Polii /Karikatur: Abdul Rohim/Skor.id

  • Greysia Polii mantap mengakhiri kariernya, tahun ini.
  • Peraih medali emas Olimpiade Tokyo 2022 itu mengaku sudah memiliki keinginan pensiun sejak 2012.
  • Kesabarannya menunda pensiun berujung pada sejarah.

SKOR.id - Greysia Polii menyatakan mantap mengakhiri karier di bulu tangkis meski tak sedikit yang menginkannya untuk bertahan di Pelatnas Cipayung.

Keputusan tersebut diambil wanita 34 tahun itu karena merasa sudah cukup dengan kariernya menyusul deretan prestasi yang sudah berhasil dia koleksi. 

Walau di sisi lain, harapan untuknya tetap bermain, masih disuarakan oleh banyak orang. Tidak terkecuali yang berada di lingkungan terdekatnya.   

Di antaranya pelatih ganda putri nasional, Eng Hian, dan Wakil Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI), Alex Tirta.

Tapi, istri dari Felix Djimin itu mengaku mantap dengan keputusannya untuk pensiun dari olahraga yang sudah melambungkan nama dan pamornya itu.

"Waktu terus berputar dan saya nyatakan sekarang, sudah cukup, saya pensiun dari bulu tangkis," kata peraih emas Asian Games Incheon 2014 tersebut.

"Saya juga sekarang kan sudah menikah dan tentu sebagai seorang perempuan, saya ingin membina rumah tangga," dia menambahkan.

Greysia Polii mengatakan sebenarnya sudah memiliki keinginan untuk pensiun sejak 2012. Penyebabnya, diduga karena dia didiskualifikasi dari Olimpiade London 2012.

Greysia Poli dan Meliana Jauhari, pasangannya kala itu, dinyatakan diskualifikasi dari Olimpiade London karena dianggap memainkan "bulu tangkis gajah".

Greysia Polii/Meliana Jauhari serta Ha Jung-un/Kim Min-jung dari Korea Selatan, diyakini bermain tak semestinya demi menghindari Wang Xiaoli/Yu Yang.

Ketika itu, Wang Xiaoli/Yu Yang merupakan salah satu favorit juara dan berstatus sebagai runner up Grup A untuk sektor ganda putri.

Kendati demikian, Greysia Polii tak menjelaskan secara rinci apakah keinginannya untuk pensiun pada 2012 berkaitan dengan tragedi kelam Olimpiade London.

Momen sulit lainnya adalah 2016 atau tepatnya saat Nitya Krishinda Maheswari, pasangannya di ganda putri, kala itu, mengalami cedera.

Tak mudah untuknya menemukan pasangan baru. Tapi, dia memutuskan bertahan di Pelatnas PBSI yang berada di Cipayung, Jakarta Timur.

"Saya tetap berada di pelatnas, ketika itu, untuk membimbing pemain-pemain muda," kata peraih emas SEA Games Filipina 2019.

Kesabaran seorang Greysia Polii pun berbuah manis. Bersama pasangan anyar yang terpaut 11 tahun, Apriyani Rahayu, dia meraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020.

 

Berita Greysia Polii Lainnya:

Breaking News: Greysia Polii Resmi Umumkan Pensiun

Umumkan Pensiun, Greysia Polii Kenang Sulitnya Melawan Para Pemain Cina

Profil Greysia Polii, Ratu Bulu Tangkis Indonesia dengan Segudang Prestasi

 

 

Tag

Video

Berita Terkait

Badminton

Senin, 18 Mei 2020

Bukan Olimpiade, Indonesia Open Jadi Penantian Terpanjang Tontowi Ahmad

Olimpiade 2016 menjadi puncak dari capaian seorang Tontowi Ahmad. Namun, justru Indonesia Open yang paling sulit didapatkan.

Badminton

Jumat, 12 November 2021

4 Cerita Unik Jelang Indonesia Masters 2021, Munculnya The Bali Boys hingga Mabuk Salak

Namun, empat hari jelang gelaran, sudah banyak cerita menarik yang disorot. Para pecinta bulu tangkis Indonesia mengunggah banyak momen menarik terkait para pemain.

Terbaru

Badminton

Rabu, 5 Oktober 2022

Sandang Status Juara Dunia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik Antusias Menghadapi Denmark Open 2022 dan France Open 2022

Aaron Chia/Soh Wooi Yik antusias menghadapi Denmark Open 2022 dan France Open 2022 dengan status baru sebagai juara dunia.

Badminton

Rabu, 5 Oktober 2022

Loh Kean Yew Jadi Pebulu Tangkis Putra Singapura dengan Peringkat Dunia Tertinggi Sepanjang Sejarah

Loh Kean Yew untuk pertama kali dalam kariernya berhasil mengamankan posisi lima besar peringkat dunia.

Badminton

Rabu, 5 Oktober 2022

Peringkat BWF Chen Long Menghilang, Pertegas Sinyal Pensiun?

Per 4 Oktober 2022, BWF telah menghapus peringkat Chen Long.

Badminton

Rabu, 5 Oktober 2022

Aaron Chia/Soh Woii Yik Antisipasi Sistem Bubble di BWF World Tour Finals 2022

Sebelum ke BWF Finals, Chia/Soh akan fokus persiapan dua tur di Eropa, Oktober 2022.

Badminton

Rabu, 5 Oktober 2022

Update Peringkat BWF: Ganda Putri Punya Ratu Baru, Ganda Putra Indonesia Makin Ketat

Selasa (4/10/2022), terjadi pergerakan peringkat di beberapa sektor meski nihil BWF World Tour di pekan sebelumnya.

Badminton

Selasa, 4 Oktober 2022

Ganda Putri Prancis Ini Yakin Bakal Jadi Ancaman Pasangan Top Dunia Di Masa Depan

Margot Lambert/Anne Tran yakin dapat bersinar di masa depan dan dapat mengalahkan pasangan top dunia.

Badminton

Selasa, 4 Oktober 2022

Aaron Chia/Soh Wooi Yik Diminta Tetap Humble oleh The Daddies

Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan begitu diidolakan oleh ganda putra dunia lainnya, tak terkecuali bagi Aaron Chia/Soh Wooi Yik.

Badminton

Senin, 3 Oktober 2022

Demi Putus Tren Buruk Tahun Ini, Ong Yew Sin/Teo Ee Yi Bertekad Lolos ke BWF World Tour Final 2022

Ong Yew Sin/Teo Ee Yi kejar poin demi lolos ke BWF World Tour Final 2022.

Badminton

Senin, 3 Oktober 2022

Naik Podium Beruntun, Gloria Emanuelle Widjaja Belajar Arti Perjuangan

Dejan Ferdinansyah/Gloria Emanuelle Widjaja naik podium tertinggi dalam dua turnamen beruntun.

Badminton

Senin, 3 Oktober 2022

Turut Berbelasungkawa, Oma Gill Sebut Tragedi Kanjuruhan sebagai Insiden Tragis

Komentator bulu tangkis, Gill Clark, menyebut Tragedi Kanjuruhan adalah insiden tragis.
X