Harus Waspada, Deretan Pemain Ini Bisa Sulitkan Indonesia Juara Thomas Cup 2020

6 Oktober 2021, 09:00 WIB
Editor: Lily Indriyani
Cover artikel bulu tangkis.
Cover artikel bulu tangkis. /(Grafis: Dede S. Mauladi/Skor.id)

  • Impian Indonesia untuk meraih gelar Thomas Cup untuk kali pertama sejak 2002 bisa menemui jalan terjal.
  • Potensi itu muncul, menyusul penampilan jeblok tunggal dan ganda putra Indonesia pada Sudirman Cup 2021.
  • Belum lagi kans lawan-lawan di Thomas Cup 2020 untuk tampil dengan kekuatan penuh.

SKOR.id - Jebloknya penampilan tunggal dan ganda putra Indonesia pada Sudirman Cup 2021, pekan lalu, menjadi sinyal bahaya untuk Thomas Cup 2020

Usai berlaga di Vantaa, Finlandia, untuk Sudirman Cup 2021, para pebulu tangkis dunia akan berjibaku di Aarhus, Denmark, 9-17 Oktober mendatang.

Indonesia dan negara-negara kuat lainnya akan bersaing untuk memperebutkan gelar juara Thomas dan Uber Cup 2020 yang sempat mengalami penundaan.

Indonesia harus waspada, selain karena hasil jeblok sektor putra di Sudirman Cup 2021, negara pesaing akan turun dengan kekuatan penuh di Thomas Cup 2020.

Sebagai informasi, pada Sudirman Cup 2021, Taiwan tidak menurunkan peraih medali emas ganda putra Olimpiade 2020 Tokyo, Lee Yang/Wang Chi-lin. 

Cina pun "menyimpan" Chen Long serta Li Yunhui/Liu Yuchen. Hebatnya, dengan kekuatan pincang, Cina tetap keluar sebagai juara Sudirman Cup 2021.

Jangan lupakan pula menanjaknya penampilan tunggal dan ganda putra Malaysia, Lee Zii Jia dan Aaron Chia/Soh Woi Yik di Vantaa, Finlandia. 

Mereka bahkan sanggup membuat andalan Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting dan Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, tak berkutik. 

Dengan skuad yang relatif muda, Malaysia mampu mempermalukan Indonesia di perempat final Sudirman Cup 2021 dengan menang 3-2.

Berikut daftar pebulu tangkis yang bisa mempersulit kans Indonesia untuk juara Thomas Cup 2020:

1. Lee Yang/Wang Chi-lin (Taiwan)

Lee Yang/Wang Chi Lin saat berpose dengan medali emas ganda putra di podium Olimpiade Tokyo 2020.
Lee Yang/Wang Chi Lin saat berpose dengan medali emas ganda putra di podium Olimpiade Tokyo 2020. (instagram.com/bwf.official/)

Lee Yang/Wang Chi-lin terbukti mampu menyulitkan ganda putra Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo dan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan.

Bukan hanya pada Olimpiade Tokyo 2020, saat mereka secara mengejutkan mampu menundukkan Minions dan The Daddies.

Jauh sebelum itu, tepatnya pada Thailand Open dan BWF World Tour Finals 2020, Januari 2021, keduanya juga mengalahkan Ahsan/Hendra.

Sebagai informasi, untuk Thomas Cup 2020 di Aarhus, Denmark, Indonesia berada di Grup A bersama Taiwan, Aljazair, dan Thailand.

2. Viktor Axelsen (Denmark)

Jika nantinya Indonesia lolos dari fase grup dan bertemu Denmark, Anthony Sinisuka Ginting dan Jonatan Christie harus waspada terhadap Viktor Axelsen

Secara peringkat, tunggal utama Denmark itu unggul dari Anthony Sinisuka Ginting dan Jonatan Christie. Dia juga peraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020.

Viktor Axelsen (tengah) meraih medali emas Olimpiade Tokyo diapit Chen Long dengan medali perak (kiri) dan Anthony Sinisuka dengan medali perunggu.
Viktor Axelsen (tengah) meraih medali emas Olimpiade Tokyo diapit Chen Long dengan medali perak (kiri) dan Anthony Sinisuka dengan medali perunggu. (instagram.com/bwf.official/)

3. Chen Long (Cina)

Chen Long, saat ini, memang menempati peringkat keenam dunia atau satu strip di bawah Anthony Sinisuka Ginting. Dan, kalah head to head 5-8 darinya. 

Namun, kekalahan 16-21, 11-21 di Olimpiade Tokyo 2020 membuktikan kalau pemain kelahiran Cimahi tersebut masih sulit tampil konsisten.

4. Lee Zii Jia (Malaysia)

Lee Zii Jia, tunggal putra nomor satu Malaysia saat ini,  berhasil membuktikan bahwa gelar juara All England 2020, bukan sebuah kebetulan.

Pasalnya, saat di Sudirman Cup 2021, dirinya mampu menundukkan pemain nomor satu dunia, Kento Momota, serta Anthony Sinisuka Ginting.

5. Aaron Chia/Soh Woi Yik (Malaysia)

Aaron Chia/Soh Woi Yik, yang biasa menjadi "bulan-bulanan" Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, mampu membalikkan keadaan. 

Ganda putra Malaysia itu secara mengejutkan berhasil menyingkirkan Minions dan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan di Olimpiade Tokyo 2020.

Penampilan apik mereka berlanjut di Sudirman Cup 2021. Lagi-lagi, Aaron Chia/Soh Woi Yik, mempermalukan Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya. 

6. Anders Antonsen (Denmark)

Anders Antonsen, tunggal putra kedua Denmark, juga patut diwaspadai. Terbaru, di Sudirman Cup 2021, dirinya berhasil mengalahkan Anthony Sinisuka Ginting.

Andai akhirnya Denmark bertemu Indonesia, Anders Antonsen kemungkinan besar bertemu Jonatan Christie, yang juga berstatus tunggal kedua. 

Meski unggul head to head, 4-3, Jojo, sapaan Jonatan Christie, harus ekstra waspada menyusul kekalahan dari pemain gurem asal Kanada, Brian Yang, di Sudirman Cup.

7. Chou Tien Chen (Taiwan)

Chou Tien Chen, tunggal putra pertama Taiwan, bakal berhadapan dengan Anthony Sinisuka Ginting pada babak penyisihan Thomas Cup 2020.

Bicara rekor pertemuan, kedua pemain sama kuat dengan 6-6. Namun, Chou Tien Chen berhasil memenangi dua pertandingan terakhir mereka.

Berita Bulu Tangkis Lainnya: 

Indonesia Mengkhawatirkan Jelang Thomas Cup, Tunggal Putra dan Ganda Putra Flop di Sudirman Cup

Daftar 24 Pebulu Tangkis Indonesia untuk Thomas-Uber Cup 2020

 

  • Sumber: Berbagai Sumber
  • Tag

    Video

    Berita Terkait

    Badminton

    Sabtu, 2 Oktober 2021

    3 Cerita di Balik Kekalahan Indonesia dari Malaysia pada Sudirman Cup 2021

    Bermaterikan para pebulu tangkis terbaik dunia, Indonesia masih belum bisa melangkah jauh pada ajang Sudirman Cup 2021.

    Badminton

    Senin, 4 Oktober 2021

    5 Misi Balas Dendam yang Sukses Terbayar di Sudirman Cup 2021

    Lima pemain ini berhasil membukukan kemenangan atas sang rival selama di Sudirman Cup 2021.

    Terbaru

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Smash Anthony Sinisuka Ginting Setara Kecepatan Supercar Rimac Nevera

    Smash pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting setara kecepatan mobil buatan Kroasia, Supercar Rimac Nevera.

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Momen Taufik Hidayat di Thomas Cup, Jadi Penentu Kemenangan Indonesia atas Cina di Final 2000

    Taufik Hidayat merupakan penentu kemenangan Indonesia saat mengalahkan CIna 3-0 di Final Thomas Cup 2000

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Rising Star di Thomas dan Uber Cup 2020: Tunggal Putri Indonesia Curi Perhatian

    Skor Indonesia memilih empat pemain putra dan putri yang menjadi rising star di ajang Thomas dan Uber Cup ini.

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Hasil Drawing Wakil Indonesia di Denmark Open 2021: Indonesia Siap Turunkan Kekuatan Penuh

    Ajang BWF World Tour Super 1000, Denmark Open 2021, siap digelar pada pekan ini.

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Taufik Hidayat Sedih Bendera Merah-Putih Tak Berkibar di Thomas Cup 2020

    Taufik Hidayat sedih lantaran bendera Merah-Putih tak berkibar saat Indonesia juara Thomas Cup 2020

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Kiprah Duo FajRi, Dari Gagal Lolos Olimpiade hingga Jadi Andalan Indonesia di Thomas Cup 2020

    Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto jadi tulang punggung ganda putra Indonesia di Thomas Cup 2020.

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Menpora Minta Maaf karena Bendera Merah Putih Gagal Berkibar di Thomas Cup 2020

    Menpora Zainudin Amali mengutarakan permintaan maaf dalam konferensi pers hari Minggu (18/10/2021).

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Takluk di Final Thomas Cup 2020, Lu Guangzu Akui Kehebatan Anthony Ginting

    Lu Guangzu menilai bahwa Anthony Ginting sukses bangkit setelah tertinggal di gim pertama final Thomas Cup 2020, Minggu (17/10/2021).

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Leo Carnando/Daniel Marthin, Saksi Kembalinya 2 Trofi Beregu ke Pangkuan Indonesia

    Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin menjadi bagian dari tim yang menang Suhandinata Cup 2019 dan Thomas Cup 2020.

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Sudah Juara Thomas Cup, Hendra Setiawan Bisa Pensiun dengan Tenang

    Hendra Setiawan menuntaskan penantian panjangnya meraih Thomas Cup.

    Terpopuler Satu Pekan

    Keyword Populer

    Sepak Pojok

    X