Hasil Bulu Tangkis Olimpiade Tokyo 2020: Menangi Duel Alot, Chen Yu Fei Raih Medali Emas Tunggal Putri

1 Agustus 2021, 20:58 WIB
Penulis: Doddy Wiratama
Editor: Doddy Wiratama
Ilustrasi cabang olahraga bulu tangkis di Olimpiade Tokyo 2020.
Ilustrasi cabang olahraga bulu tangkis di Olimpiade Tokyo 2020. /Grafis: Jovi/Skor.id

  • Cina kembali menyabet medali emas Olimpiade Tokyo 2020 dari cabang olahraga bulu tangkis, kali ini lewat Chen Yu Fei pada nomor tunggal putri.
  • Chen Yu Fei selaku unggulan teratas Olimpiade Tokyo 2020 memenangi laga final ideal kontra tunggal putri nomor satu dunia, Tai Tzu Ying (Taiwan).
  • Medali emas didapat Chen Yu Fei setelah mengalahkan Tai Tzu Ying dalam duel alot tiga game yang tuntas dengan skor 21-18, 19-21, 21-18.

SKOR.id - Final ideal tersaji kala Chen Yu Fei (Cina) dan Tai Tzu Ying (Tawian) bersua dalam laga perebutan medali emas nomor tunggal putri cabor bulu tangkis Olimpiade Tokyo 2020.

Pertandingan yang berlangsung di Musashino Forest Sport Plaza, Minggu (1/8/2021), itu pun harus ditentukan lewat duel tiga game yang tuntas dalam waktu 1 jam 22 menit.

Chen Yu Fei akhirnya berhak membawa pulang medali emas Olimpiade Tokyo 2020 setelah mengalahkan Tai Tzu Ying dengan skor 21-18, 19-21, 21-18.

Hi Skorer, jangan lupa download apps Skor.id biar enggak ketinggalan update dan bisa mendapatkan banyak hadiah menarik.

Tunggal putri nomor satu dunia, Tai Tzu Ying, langsung mengambil inisiatif serangan ada awal game pertama yang membuatnya dapat unggul 4-1.

Chen Yufei selaku tunggal putri unggulan pertama Olimpiade Tokyo 2020 pun dapat merespons dengan baik dan berbalik unggul 10-7 lewat torehan empat angka beruntun.

Akan tetapi, momentum itu terputus setelah Tai Tzu Ying membayar kontan dengan empat poin tanpa balas yang membuatnya unggul 11-10 pada masa interval.

Selepas jeda, duel sengit disuguhkan oleh dua tunggal putri unggulan teratas Olimpiade Tokyo 2020 ini. Mereka silih berganti memimpin poin dengan lima kali kedudukan imbang.

Saat kedudukan sama kuat 17-17, Chen Yufei berhasil mencetak dua angka beruntun yang membuat momentum laga kembali dikuasainya.

Tunggal putri peringkat dua dunia itu akhirnya mampu menutup game pertama dengan skor 21-18 setelah bola sambaran Tai Tzu Ying di depan net jatuh di luar area permainan.

Chen Yufei ketika tampil di kualifikasi Kejuaraan Nasional Cina 2021 pada 17 April.
Chen Yufei ketika tampil di kualifikasi Kejuaraan Nasional Cina 2021 pada 17 April. (instagram.com/badmintonchina)

Kemenangan pada game pertama membuat kepercayaan diri Chen Yu Fei meningkat. Perempuan 23 tahun itu juga tampak lebih leluasa mengatur ritme permainan.

Sementara itu, Tai Tzu Ying beberapa kali membuat kesalahan termasuk bola silang yang out dan membuat dirinya tertinggal 8-11 pada masa interval.

Tentu saja Tai Tzu Ying pantang menyerah. Satu demi satu poin dikumpulkan termasuk empat angka beruntun yang membuatnya berbalik memimpin dengan skor 16-14.

Margin keunggulan dua angka itu mampu dijaga baik oleh Tai Tzu Ying meski Chen Yu Fei terus memberi perlawanan agar laga bisa tuntas dalam dua game langsung.

Laga akhirnya harus ditentukan lewat rubber game setelah Tai Tzu Ying memenangi rally panjang yang membuatnya menutup game kedua dengan jarak dua poin, 21-19.

Tai Tzu Ying, tunggal putri Taiwan, ketika berpose di lapangan Olimpiade Tokyo.
Tai Tzu Ying, tunggal putri Taiwan, ketika berpose di lapangan Olimpiade Tokyo. (instagram.com/tai_tzuying/)

Tai Tzu Ying berhasil merebut poin pertama pada game ketiga tetapi Chen Yu Fei langsung membalasnya dengan tiga angka beruntun.

Tren positif Chen terus berlanjut dan mampu menjauh 10-3. Tai sempat merespons dan meraih tiga angkat tetapi segera diputus wakil Cina untuk unggul 11-6 pada masa interval.

Momentum kebangkitan Tai ternyata belum benar-benar padam. Setelah bertukar sisi lapangan, ia langsung mencetak tiga angka yang membuat Chen tak nyaman.

Tekanan pun terus diberikan oleh Tai sepanjang sisa laga tetapi Chen masih bisa menjaga keunggulan sehingga tak terkejar oleh sang lawan.

Pertandingan akhirnya tuntas setelah Chen Yu Fei memenangi rally panjang untuk menutup game ketiga dengan skor 21-18.

Dengan demikian, medali emas nomor tunggal putri cabor bulu tangkis Olimpiade Tokyo 2020 menjadi milik Tai Tzu Ying sedangkan Chen Yu Fei pulang dengan raihan perak.

Sementara itu, medali perunggu menjadi milik Pusarla Sindhu (India) yang menang straight game atas He Bing Jiao (Cina) dalam laga perebutan tempat ketiga.

Jangan lupa untuk follow dan subscribe akun media sosial kami di: 

Tag

Video

Komentar

Berita Terkait

Badminton

Minggu, 1 Agustus 2021

Olimpiade Tokyo 2020: Anthony Sinisuka Ginting Sebut Medali Perunggu Tetap Bernilai

Bagi Anthony Sinisuka Ginting, medali perunggu olimpiade sama berartinya dengan medali lain.

Badminton

Minggu, 1 Agustus 2021

Kisah Wang Wenjiao, Godfather Bulu Tangkis Cina yang Lahir di Indonesia

Sosok Wang Wenjiao tak dapat dilepaskan dari kesuksesan tim bulu tangkis Cina di Olimpiade Tokyo 2020.

Badminton

Minggu, 1 Agustus 2021

Hasil Bulu Tangkis Olimpiade Tokyo 2020: Pusarla Sindhu Raih Medali Perunggu Tunggal Putri

Tunggal putri India, Pusarla Sindhu, baru saja memenangi medali perunggu cabang olahraga bulu tangkis Olimpiade Tokyo 2020.

Terbaru

Badminton

Selasa, 21 September 2021

Jelang PON XX Papua, Honor Belasan Atlet Bulu Tangkis Jatim Belum Cair

Atlet bulu tangkis di Pelatda Jatim belum mendapatkan hak honor jelang keberangkatan ke PON XX Papua 2021.

Badminton

Selasa, 21 September 2021

Wakili Presiden Jokowi, Menpora Pastikan Pengobatan Verawaty Fajrin Ditanggung Pemerintah

Menpora Zainudin Amali memastikan bahwa Pemerintah Indonesia bakal menanggung biaya pengobatan kanker paru-paru Verawaty Fajrin.

Badminton

Senin, 20 September 2021

Daftar 24 Pebulu Tangkis Indonesia untuk Thomas-Uber Cup 2020

PBSI resmi mengumumkan skuad Indonesia untuk Thomas-Uber Cup 2020 di Aarhus, Denmark, 9-17 Oktober 2021.

Badminton

Senin, 20 September 2021

Alami Kanker, Legenda Bulu Tangkis Verawaty Fajrin Kembali Dilarikan ke Rumah Sakit

Legenda Bulu tangkis, Verawaty Fajrin kembali dilarikan ke rumah sakit karena kondisi kanker paru-parunya memburuk

Badminton

Rabu, 15 September 2021

Kilas Balik Sudirman Cup 1989: Momen Ajaib Susy Susanti Berujung Gelar Juara untuk Indonesia

Piala Sudirman 1989 menghadirkan momen ajaib dari seorang Susy Susanti yang memantik momentum kebangkitan Indonesia di final.

Badminton

Selasa, 14 September 2021

Ini Deretan Pebulu Tangkis yang Pantas Jadi Kapten Indonesia di Sudirman Cup 2021

Ada 4 pemain Indonesia yang layak menjadi kapten Indonesia di Sudirman Cup 2021. Hendra Setiawan dinilai paling pantas oleh beberapa pemain

Badminton

Selasa, 14 September 2021

Bedah Peluang Indonesia Juara Sudirman Cup 2021: Para Rival Kirim Skuad Pincang

Sudirman Cup 2021 berpotensi jadi panggung kesuksesan Indonesia. Banyak negara kuat, termasuk Cina, tak mengirim pemain andalannya ke Sudirman Cup 2021

Badminton

Senin, 13 September 2021

Greysia Polii Bongkar Rencana Masa Depan Pasca Pensiun sebagai Atlet

Greysia Polii mengaku telah mempersiapkan kegiatan pasca pensiun sejak bertahun-tahun yang lalu.

Badminton

Senin, 13 September 2021

Berkekuatan Penuh, Ini Skuad Indonesia untuk Sudirman Cup 2021

Indonesia akan turun dengan kekuatan penuh pada Sudirman Cup 2021 di Finlandia, akhir September nanti.

Badminton

Senin, 13 September 2021

Richard Mainaky Bicara Keputusan Pensiun hingga Pesan untuk Bulu Tangkis Indonesia

Kepala pelatih ganda campuran, Richard Leonard Mainaky, umumkan pensiun mulai 27 September mendatang.
X