Ini Pesan Liliyana Natsir bagi Para Pejuang Olimpiade Indonesia

20 Juli 2021, 10:45 WIB
Editor: Estu Santoso
Liliyana Natsir menjadi host talkshow bertajuk Tektokan ala Butet yang tayang di youtube PB Djarum.
Liliyana Natsir menjadi host talkshow bertajuk Tektokan ala Butet yang tayang di youtube PB Djarum. /dok. Humas PB Djarum

  • Legenda bulu tangkis Indonesia, Liliyana Natsir memberikan pesan khusus kepada para pejuang olimpiade Indonesia.
  • Liliyana Natsir berpesan kepada para atlet untuk terus memperkuat mental.
  • Menurut Liliyana Natsir, hal tersebut merupakan salah satu faktor penting bagi para atlet untuk menghadapi tekanan yang sangat tinggi di olimpiade.

SKOR.id - Jelang Olimpiade Tokyo 2020, Liliyana Natsir memberikan pesan kepada para atlet Indonesia yang akan berjuang di Jepang.

Pelaksanaan Olimpiade Tokyo 2020 tinggal menghitung hari. Hampir seluruh atlet kontestan telah tiba di Tokyo, termasuk para atlet dari Indonesia.

Legenda bulu tangkis Indonesia yang juga peraih medali olimpide, Liliyana Natsir, memberikan pesan kepada para pejuang olimpiade Indonesia.

Wanita yang akrab disapa Butet tersebut mengungkapkan bahwa salah satu faktor penting bagi atlet yang akan berlaga di olimpiade adalah mental.

Menurut Butet, olimpiade memiliki gengsi yang lebih tinggi dibandingkan dengan ajang besar lainnya, sehingga para atlet harus mempersiapkan diri dengan matang.

"Sebab, mulai dari suasana dan semuanya, (Olimpiade) itu berbeda dengan biasanya," ujar Liliyana dalam acara peluncuran secara virtual logo terbaru Tim Indonesia Senin (19/7/2021).

"Mental jadi sangat penting karena di olimpiade tekanannya sangat tinggi," ujar mantan pemain ganda campuran Indonesia tersebut.

Lebih lanjut, Liliyana Natsir juga mengungkapkan bahwa status unggulan dan non-unggulan bukan jaminan untuk meraih prestasi.

Dalam pengalamannya mengikuti Olimpiade Rio 2016, misalnya, justru ada banyak atlet yang berstatus unggulan tumbang.

"Sebaliknya, mereka yang tidak diunggulkan malah menjadi juara," ucap Liliyana menambahkan.

Ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir.
Ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir. Husni Yamin/Skor.id

Tak lupa, Butet juga berpesan kepada seluruh atlet agar memaksimalkan setiap kesempatan yang ada, agar tradisi medali emas dapat terus terjaga.

"Bukan hanya dari bulu tangkis, tetapi semua cabang olahraga lain," tutur pemain yang sempat dipasangkan dengan Tontowi Ahmad tersebut.

"Olimpiade adalah tujuan bagi atlet. Kesempatan belum tentu datang lagi. Jadi harus benar-benar siap, da semoga meraih hasil terbaik," ujarnya menambahkan.

Liliyana sendiri merupakan atlet bulu tangkis dengan prestasi cemerlang di olimpiade. Sepanjang kariernya, ia membukukan torehan satu medali emas dan satu medali perak.

Butet meraih medali perak pada saat melakoni debut di Olimpiade Beijing 2008.

Kala itu, ia berpasangan dengan Nova Widianto dan kalah dari pasangan Lee Yong Dae/Lee Hyo Jung di laga final.

Kekalahan tersebut cukup mengejutkan, mengingat saat itu Nova/Liliyana menyandang status sebagai unggulan pertama. Sedangkan lawannya merupakan pasangan non-unggulan.

Ganda campuran Indonesia Liliyana Natsir (kanan) dan Tontowi Ahmad mendapat sambutan meriah dari masyarakat Indonesia usai meraih medali emas dalam Olimpiade Rio de Janeiro, Brasil 2016.
Ganda campuran Indonesia Liliyana Natsir (kanan) dan Tontowi Ahmad mendapat sambutan meriah dari masyarakat Indonesia usai meraih medali emas dalam Olimpiade Rio de Janeiro, Brasil 2016. Muhammad Ramdan/Skor.id

Setelah itu, Liliyana Natsir kembali mencoba peruntungannya pada Olimpiade London 2012, kali ini bersama Tontowi Ahmad.

Sayang, mereka justru gagal membawa pulang medali setelah tumbang dari J. Fischer Nielsen/Christinna Pedersen dalam perebutan juara ketiga.

Perjuangan Butet akhirnya membuahkan hasil pada Olimpiade Rio 2016, ketika dirinya berhasil merebut medali emas bersama dengan Tontowi Ahmad.

Di laga pamungkas, Liliyana Natsir dan Tontowi Ahmad menundukkan ganda campuran Malaysia, Chan Peng Soon/Goh Liu Yong dan menang dengan skor 21-14, 21-12.

Ikuti juga InstagramFacebook, dan Twitter dari Skor Indonesia.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Skor.id (@skorindonesia)

Berita olimpiade lainnya:

Jelang Voting Host Olimpiade 2032, Brisbane Makin Percaya Diri untuk Menang

Covid-19 Hantui Tim Senam AS di Olimpiade Tokyo

Timnas Basket AS Punya Calon Bintang Baru di Olimpiade Tokyo

  • Sumber: Antara
  • Tag

    Video

    Berita Terkait

    Badminton

    Senin, 19 Juli 2021

    Tim Bulu Tangkis Indonesia Tinggalkan Kumamoto, Siap Tanding di Olimpiade

    Tim bulu tangkis Indonesia hari ini sudah bertolak ke Tokyo untuk menatap pertandingan di Olimpiade 2020.

    Olahraga Lain

    Senin, 19 Juli 2021

    Kontingen Indonesia Gunakan Logo Baru untuk Olimpiade Tokyo

    Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) resmi meluncurkan logo baru Tim Indonesia pada Senin (19/07/2021).

    Badminton

    Senin, 19 Juli 2021

    Panitia Olimpiade Tokyo Siapkan Shuttlecock Spesial untuk Para Pebulu Tangkis

    Setiap pebulu tangkis Olimpiade Tokyo mendapat tabung shuttlecock dengan cetak nama masing-masing.

    Terbaru

    Badminton

    Jumat, 24 September 2021

    Sudirman Cup 2021: Intip Kekuatan Lawan Indonesia di Grup C

    Indonesia bakal mengawai perjuangan di Sudirman Cup 2021 dengan bersaing di Grup C bersama Denmark, ROC, dan Kanada.

    Badminton

    Jumat, 24 September 2021

    Eng Hian Bicara Fenomena Pelatih Bulu Tangkis Indonesia yang Berkarier di Luar Negeri

    Eng Hian bicara soal fenomena banyaknya pelatih Indonesia yang memilih berkarier di luar negeri.

    Badminton

    Kamis, 23 September 2021

    Ujian Pertama Tim Indonesia di Sudirman Cup 2021, Pesawat Sempat Gagal Mendarat

    Belum juga bertanding, Tim Indonesia di Sudirman Cup 2021 sudah mendapatkan ujian di Finlandia.

    Badminton

    Rabu, 22 September 2021

    Meski Honor Belum Cair, Pengprov PBSI Jatim Tetap Berangkatkan Atlet ke PON Papua

    PBSI Jatim tetap memberangkatkan atlet ke PON XX Papua 2021 meski honor belum dibayarkan oleh KONI Jatim.

    Badminton

    Selasa, 21 September 2021

    Targetkan 1 Emas di PON Papua, KONI Jatim Enggan Cairkan Honor Atlet Bulu Tangkis

    KONI Jatim bersikukuh tak akan memberikan uang honor kepada belasan pebulu tangkis PON XX Papua.

    Badminton

    Selasa, 21 September 2021

    Jelang PON XX Papua, Honor Belasan Atlet Bulu Tangkis Jatim Belum Cair

    Atlet bulu tangkis di Pelatda Jatim belum mendapatkan hak honor jelang keberangkatan ke PON XX Papua 2021.

    Badminton

    Selasa, 21 September 2021

    Wakili Presiden Jokowi, Menpora Pastikan Pengobatan Verawaty Fajrin Ditanggung Pemerintah

    Menpora Zainudin Amali memastikan bahwa Pemerintah Indonesia bakal menanggung biaya pengobatan kanker paru-paru Verawaty Fajrin.

    Badminton

    Senin, 20 September 2021

    Daftar 24 Pebulu Tangkis Indonesia untuk Thomas-Uber Cup 2020

    PBSI resmi mengumumkan skuad Indonesia untuk Thomas-Uber Cup 2020 di Aarhus, Denmark, 9-17 Oktober 2021.

    Badminton

    Senin, 20 September 2021

    Alami Kanker, Legenda Bulu Tangkis Verawaty Fajrin Kembali Dilarikan ke Rumah Sakit

    Legenda Bulu tangkis, Verawaty Fajrin kembali dilarikan ke rumah sakit karena kondisi kanker paru-parunya memburuk

    Badminton

    Rabu, 15 September 2021

    Kilas Balik Sudirman Cup 1989: Momen Ajaib Susy Susanti Berujung Gelar Juara untuk Indonesia

    Piala Sudirman 1989 menghadirkan momen ajaib dari seorang Susy Susanti yang memantik momentum kebangkitan Indonesia di final.
    X