IOC Museumkan Raket Greysia Polii/Apriyani Rahayu di Final Olimpiade Tokyo

5 Agustus 2021, 16:00 WIB
Penulis: Nizar Galang
Editor: Lily Indriyani
Presiden Komite Olimpiade Internasional (IOC) Thomas Bach (tengah), memberikan pidato di pembukaan Olimpiade Musim Dingin Remaja 2020  di Lausanne, Swiss, Kamis ( 9/1/2020).
Presiden Komite Olimpiade Internasional (IOC) Thomas Bach (tengah), memberikan pidato di pembukaan Olimpiade Musim Dingin Remaja 2020 di Lausanne, Swiss, Kamis ( 9/1/2020). /Jeff Pachoud/AFP

SKOR.id - Sudah jadi tradisi di tiap penyelenggaraan Olimpiade, Komite Olimpiade Internasional (IOC) meminta beberapa atribut atlet untuk dimuseumkan.

Pun dengan Olimpiade Tokyo 2020, IOC melalui tim warisan kebudayaan akan mengumpulkan benda-benda atlet yang dianggap bersejarah.

Hi Skorer, jangan lupa untuk segera download app Skor.id biar enggak ketinggalan update dan bisa meraih banyak hadiah menarik.

Benda-benda ini bisa berupa segaram, perlengkapan olahraga, hingga audio visual yang dianggap mewakili momen penting. 

Nantinya atribut tersebut akan dimuseumkan agar generasi masa depan mampu mengetahui sejarah mengenai Olimpiade.

Hal tersebut disampaikan Direktur Olympic Foundation for Culture and Heritage (OFCH), Angelita Teo, dikutip dari olympics.com.

"Dengan mendokumentasikan pertandingan, kita mampu menjaga sejarah Olimpiade untuk generasi yang akan datang." 

"Kuncinya terletak pada penekanan nilai-nilai Olimpiade, pertemanan, dan rasa hormat. Olimpiade sangat unik karena membawa kebersamaan."

"Jadi, sangat penting untuk mendokumentasikan sejarah ini agar generasi depan mengerti kenapa gerakan Olimpiade berkontribusi besar bagi dunia."

Ada beberapa benda yang akan dimuseumkan oleh IOC. Salah satunya raket yang dipakai Greysia Polii/Apriyani Rahayu saat final ganda putri, Senin (2/8/2021).

Kemenangan Greysia Polii/Apriyani Rahayu atas pasangan Cina, Chen Qing Chen/Jia Yi Fan tak di final Olimpiade Tokyo 2020.
Kemenangan Greysia Polii/Apriyani Rahayu atas pasangan Cina, Chen Qing Chen/Jia Yi Fan tak di final Olimpiade Tokyo 2020. dok. NOC Indonesia

Raket tersebut jadi saksi sejarah karena untuk pertama kali, ganda putri Indonesia meraih emas sejak olahraga bulu tangkis hadir di Olimpiade Barcelona 1992.

Ada pula pakaian renang atlet Tunisia, Ahmed Hafnaoui, karena merupakan perenang pertama asal Afrika yang meraih medali emas Olimpiade.

Perlengkapan lain yang akan dimuseumkan adalah anak panah yang dipakai oleh atlet asal Korea Selatan (Korsel), An San dan Kim Je Deok.

Anak panah Kim Je Deok, yang meraih emas, mengenai anak panah An San yang menancap di target, layaknya film Robin hood.

Follow dan subscribe akun media sosial Skor.id di Instagram, Facebook, Twitter, YouTube, LinkedIn, TikTok, dan Helo.

Berita Olimpiade Lainnya: 

Ke Final Lagi, Timnas Basket Putra AS Tak Pernah Gagal Raih Medali Olimpiade

Bicara Kans Lee Zii Jia di Olimpiade Paris 2024, Lee Chong Wei Waspada Wakil Indonesia

 

  • Sumber: Olympics.com
  • Tag

    Video

    Berita Terkait

    Badminton

    Kamis, 5 Agustus 2021

    Greysia Polii dan Apriyani Rahayu, Ganda Peraih Emas Olimpiade dengan Selisih Umur Terjauh

    Greysia Polii/Apriyani Rahayu jadi ganda peraih emas Olimpiade dengan jarak usia terjauh.

    Badminton

    Rabu, 4 Agustus 2021

    Guru Asal Gunung Kidul Pimpin Final Bulu Tangkis Olimpiade Tokyo 2020

    Kisah membanggakan datang dari seorang wasit asal Indonesia, Wahyana, yang bertugas di final Olimpiade Tokyo 2020.

    Badminton

    Kamis, 5 Agustus 2021

    Raih Perunggu di Tokyo 2020, Ganda Campuran Jepang Incar Emas Olimpiade Paris

    Dalam perjalanan menuju Paris 2024, Yuta Watanabe/Arisa Higashino siap all out di tiap turnamen.

    Terbaru

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Smash Anthony Sinisuka Ginting Setara Kecepatan Supercar Rimac Nevera

    Smash pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting setara kecepatan mobil buatan Kroasia, Supercar Rimac Nevera.

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Momen Taufik Hidayat di Thomas Cup, Jadi Penentu Kemenangan Indonesia atas Cina di Final 2000

    Taufik Hidayat merupakan penentu kemenangan Indonesia saat mengalahkan CIna 3-0 di Final Thomas Cup 2000

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Rising Star di Thomas dan Uber Cup 2020: Tunggal Putri Indonesia Curi Perhatian

    Skor Indonesia memilih empat pemain putra dan putri yang menjadi rising star di ajang Thomas dan Uber Cup ini.

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Hasil Drawing Wakil Indonesia di Denmark Open 2021: Indonesia Siap Turunkan Kekuatan Penuh

    Ajang BWF World Tour Super 1000, Denmark Open 2021, siap digelar pada pekan ini.

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Taufik Hidayat Sedih Bendera Merah-Putih Tak Berkibar di Thomas Cup 2020

    Taufik Hidayat sedih lantaran bendera Merah-Putih tak berkibar saat Indonesia juara Thomas Cup 2020

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Kiprah Duo FajRi, Dari Gagal Lolos Olimpiade hingga Jadi Andalan Indonesia di Thomas Cup 2020

    Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto jadi tulang punggung ganda putra Indonesia di Thomas Cup 2020.

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Menpora Minta Maaf karena Bendera Merah Putih Gagal Berkibar di Thomas Cup 2020

    Menpora Zainudin Amali mengutarakan permintaan maaf dalam konferensi pers hari Minggu (18/10/2021).

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Takluk di Final Thomas Cup 2020, Lu Guangzu Akui Kehebatan Anthony Ginting

    Lu Guangzu menilai bahwa Anthony Ginting sukses bangkit setelah tertinggal di gim pertama final Thomas Cup 2020, Minggu (17/10/2021).

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Leo Carnando/Daniel Marthin, Saksi Kembalinya 2 Trofi Beregu ke Pangkuan Indonesia

    Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin menjadi bagian dari tim yang menang Suhandinata Cup 2019 dan Thomas Cup 2020.

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Sudah Juara Thomas Cup, Hendra Setiawan Bisa Pensiun dengan Tenang

    Hendra Setiawan menuntaskan penantian panjangnya meraih Thomas Cup.

    Terpopuler Satu Pekan

    Keyword Populer

    Sepak Pojok

    X