Jomplang, Perbandingan Gaji Lionel Messi di PSG dengan Prize Money Turnamen Bulu Tangkis Dunia

11 Agustus 2021, 17:20 WIB
Penulis: Doddy Wiratama
Editor: Doddy Wiratama
Lionel Messi resmi gabung Paris Saint-Germain.
Lionel Messi resmi gabung Paris Saint-Germain. /(Grafis Dede S. Mauladi/Skor.id)

  • Lionel Messi dikabarkan bakal mendapat gaji 40 juta euro atau sekitar 46,8 juta dolar AS per tahun dari PSG.
  • Gaji Lionel Messi itu jauh lebih banyak dibanding total prize money yang dikumpulkan para pebulu tangkis nomor satu dunia di sepanjang karier.
  • Gaji Lionel Messi selama setahun juga masih lebih banyak ketimbang total prize money turnamen BWF dalam tiga tahun terakhir.

SKOR.id - Kabar kepergian Lionel Messi dari Barcelona jadi salah satu isu panas yang diikuti oleh banyak pencinta olahraga dalam beberapa hari terakhir.

Setelah lebih dari 20 tahun memperkuat Barcelona, Lionel Messi akhirnya harus berpisah dengan tim sepak bola profesional pertamanya itu. 

Singkatnya, masalah finansial memaksa Barcelona mengencangkan ikat pinggang dan "menyehatkan" anggaran gaji pemain dengan merelakan Lionel Messi pergi.

Lionel Messi yang sudah berstatus free transfer sejak 1 Juli 2021 pun mengucapkan salam perpisahannya ke Blaugrana pada konpers yang digelar Minggu (8/8/2021).

Tak butuh waktu lama, pemain 34 tahun itu sudah mendapat tim baru untuk melanjutkan kariernya sebagai pemain sepak bola.

Pada Rabu (11/8/2021) dini hari WIB, Lionel Messi resmi diumumkan sebagai rekrutan terbaru Paris Saint-Germain (PSG).

Seperti diberitakan Skor.id sebelumnya, PSG mengikat La Pulga dengan kontrak berdurasi dua tahun dengan opsi perpanjangan setahun.

Dilansir dari Sportbible, Messi bakal mendapat gaji dari PSG sebesar 40 juta euro per tahun atau sekitar Rp674,4 miliar. Angka yang fantastis bukan?

Banyak perbandingan yang bisa dibuat untuk menggambarkan betapa besar gaji pemilik enam trofi Ballon d'Or itu.

Skor.id pun coba membandingkan besaran gaji Lionel Messi di PSG selama setahun dengan prize money yang ada dalam persaingan bulu tangkis dunia.

Jika dikonversi ke dalam bentuk dolar Amerika Serikat (AS), kapten Timnas Argentina ini bakal mendapat gaji sebesar 46,8 juta per tahun.

Uang itu ternyata masih lebih banyak dibanding akumulasi prize money alias uang hadiah turnamen yang dikumpulkan para pebulu tangkis peringkat satu dunia di sepanjang karier.

Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon menerima bola dari ganda Malaysia di perempat final Olimpiade Tokyo 2020, Kamis (29/7/2021).
Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon menerima bola dari ganda Malaysia di perempat final Olimpiade Tokyo 2020, Kamis (29/7/2021). NOC Indonesia

Berikut prize money yang telah dikumpulkan para pebulu tangkis peringkat satu dunia di sepanjang kariernya:

NAMA (NEGARA) SEKTOR PRIZE MONEY*
Kento Momota (Jepang) Tunggal Putra 1,25 juta
Tai Tzu Ying (Taiwan) Tunggal Putri 1,7 juta
Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya (Indonesia) Ganda Putra 1,67 juta
Yuki Fukushima/Sayaka Hirota (Jepang) Ganda Putri 996 ribu
Zheng Si Wei/Huang Ya Qiong (Cina) Ganda Campuran 1,68 juta

*) Dalam dolar Amerika Serikat

Jika dijumlahkan, para pebulu tangkis nomor satu dunia "baru" mengumpulkan 7,3 juta dolar AS di sepanjang karier atau kurang dari seperempat gaji setahun Messi di PSG.

Beralih ke perbandingan lain. Gaji setahun Lionel Messi di PSG juga lebih banyak ketimbang total prize money turnamen BWF yang digelar dalam tiga tahun terakhir.

Pada musim 2019, kalender BWF yang belum terdampak Covid-19 terdiri dari 200 turnamen tetapi tak semuanya menyediakan prize money.

Ada 120 turnamen pada musim 2021 yang menyiapkan hadiah uang dengan akumulasi 15,4 juta dolar AS.

Memasuki 2020, jumlah prize money yang disediakan menurun drastis karena pandemi Covid-19 banyak membatalkan agenda turnamen, baik kecil maupun besar.

Total ada 4,195 juta dolar AS yang disiapkan sepanjang musim dengan hadiah terbesar di All England 2020 dengan 1,1 juta dolar AS

Ganda campuran Indonesia Praveen Jordan (kanan) dan Melati Daeva Oktavianti memamerkan medali dan trofi setelah memenangi laga final All England 2020, 15 Maret lalu.
Ganda campuran Indonesia Praveen Jordan (kanan) dan Melati Daeva Oktavianti memamerkan medali dan trofi setelah memenangi laga final All England 2020, 15 Maret lalu. (dok. Badminton Indonesia/PBSI)

Meski kondisi berangsur pulih, situasi pandemi Covid-19 masih memengaruhi bergulirnya kompetisi bulu tangkis dunia pada musim 2021.

Sejumlah turnamen berhasil digelar dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat tetapi masih banyak yang terpaksa batal karena terlalu berisiko.

Dari catatan Skor.id, BWF telah menggelar 26 turnamen sepanjang musim ini. Prize money yang telah dibagikan ke peserta pun mencapai 4,8 juta dolar AS.

Menurut rencana, BWF masih akan menggulirkan 80 turnamen di sisa musim kompetisi 2021 dengan total hadiah uang 5,99 juta dolar AS yang tersedia di sejumlah ajang.

Jika prize money musim 2019, 2020, dan 2021 (baik yang sudah digelar maupun belum) dijumlahkan, maka akan mencapai angka 30,385 juta AS.

Jumlah hadiah uang itu ternyata masih kalah banyak dibanding gaji setahun Lionel Messi di PSG yang mencapai 46,8 juta dolar AS per tahun.

Follow dan subscribe akun media sosial Skor.id di Instagram, Facebook, Twitter, YouTube, LinkedIn, TikTok, dan Helo.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Skor.id (@skorindonesia)

Berita Olahraga Lainnya:

Rincian Gaji Mengerikan Lionel Messi di PSG Bocor

Update Kalender BWF: 3 Turnamen Batal, 2 Ajang di Malaysia Masih Dalam Daftar Tertunda

  • Sumber: bwfbadminton.com, Sportbible
  • Tag

    Video

    Berita Terkait

    Badminton

    Rabu, 11 Agustus 2021

    Kurang Hoki di Olimpiade Tokyo 2020, Ganda Putra India Incar Medali di Tur Akhir Tahun

    Chirag Shetty akan beralih fokus ke Sudirman Cup, Thomas Cup, dan Kejuaraan Dunia 2021.

    Badminton

    Rabu, 11 Agustus 2021

    Pecah Kongsi, Goh V Shem dan Tan Wee Kiong Siap Rujuk demi Timnas Malaysia

    Goh V Shem berjanji akan memenuhi panggilan BAM jika dibutuhkan untuk turnamen beregu internasional.

    Badminton

    Rabu, 11 Agustus 2021

    Asa Anthony Ginting Ikuti Jejak Chen Long dan Viktor Axelsen ''Ubah Warna'' Medali Olimpiade

    Anthony Sinisuka Ginting ingin mengubah medali perunggu Tokyo 2020 menjadi emas di Paris 2024.

    Terbaru

    Badminton

    Minggu, 26 September 2021

    Hasil Indonesia vs ROC di Sudirman Cup 2021: Menang 5-0, Skuad Merah Putih Ukir Start Sempurna

    Berikut hasil pertandingan Indonesia kontra ROC dalam laga pertama babak penyisihan grup Sudirman Cup 2021.

    Badminton

    Minggu, 26 September 2021

    Link Live Streaming Sudirman Cup 2021: Indonesia vs ROC, Laga Pertama yang Menentukan

    Pertandingan perdana Indonesia di Sudirman Cup 2021, kontra ROC, dapat disaksikan di Vidio.com pada pukul 20.00 WIB.

    Badminton

    Minggu, 26 September 2021

    Hendra Setiawan Resmi jadi Kapten Kontingen Indonesia di Sudirman Cup 2021

    PBSI mengumumkan penunjukkan Hendra Setiawan sebagai kapten tim Sudirman Cup 2021 pada Minggu (26/9/2021).

    Badminton

    Sabtu, 25 September 2021

    Turunkan Pemain Terbaik, Indonesia Siap Menang di Laga Pertama Sudirman Cup 2021

    Indonesia sedang menimbang-nimbang pemain/pasangan yang akan diturunkan pada laga perdana Sudirman Cup 2021 melawan ROC

    Badminton

    Sabtu, 25 September 2021

    Sudirman Cup 2021: Bertemu Indonesia dan Denmark, Pemain Rusia Pilih Nothing to Lose

    Tunggal putra Rusia, Vladimir Malkov, mengaku hanya ingin menikmati setiap pertandingan yang dilakoninya di Sudirman Cup 2021.

    Badminton

    Sabtu, 25 September 2021

    Sudirman Cup 2021: Tim Bulu Tangkis Indonesia Mulai Jajal Arena Utama

    Tim bulu tangkis Indonesia mulai berlatih di lapangan utama Piala Sudirman 2021, Energia Areena, Vantaa Finlandia.

    Badminton

    Jumat, 24 September 2021

    Sudirman Cup 2021: Intip Kekuatan Lawan Indonesia di Grup C

    Indonesia bakal mengawai perjuangan di Sudirman Cup 2021 dengan bersaing di Grup C bersama Denmark, ROC, dan Kanada.

    Badminton

    Jumat, 24 September 2021

    Eng Hian Bicara Fenomena Pelatih Bulu Tangkis Indonesia yang Berkarier di Luar Negeri

    Eng Hian bicara soal fenomena banyaknya pelatih Indonesia yang memilih berkarier di luar negeri.

    Badminton

    Kamis, 23 September 2021

    Ujian Pertama Tim Indonesia di Sudirman Cup 2021, Pesawat Sempat Gagal Mendarat

    Belum juga bertanding, Tim Indonesia di Sudirman Cup 2021 sudah mendapatkan ujian di Finlandia.

    Badminton

    Rabu, 22 September 2021

    Meski Honor Belum Cair, Pengprov PBSI Jatim Tetap Berangkatkan Atlet ke PON Papua

    PBSI Jatim tetap memberangkatkan atlet ke PON XX Papua 2021 meski honor belum dibayarkan oleh KONI Jatim.
    X