Kalah di Malaysia Open 2022, Lee Zii Jia Diminta Jadi Juara Dunia untuk Bungkam Kritikan

2 Juli 2022, 16:45 WIB
Penulis: Arin Nabila
Editor: Lily Indriyani
Tunggal putra Malaysia, Lee Zii Jia, kala mengikuti Indonesia Badminton Festival 2021 di Nusa Dua, Bali pada Desember tahun lalu.
Tunggal putra Malaysia, Lee Zii Jia, kala mengikuti Indonesia Badminton Festival 2021 di Nusa Dua, Bali pada Desember tahun lalu. /HUMAS PP PBSI-Indonesia

  • Lee Zii Jia banjir kritikan menyusul keputusannya mundur dari skuad Malaysia untuk Commonwealth Games 2022.
  • Kekalahan di Malaysia Open 2022 juga menambah kekecewaan penggemar bulu tangkis terhadap atlet 25 tahun itu.
  • Lee Zii Jia diminta jadi juara dunia jika mau membalas kritikan yang kini ditujukan kepadanya.

SKOR.id - Dalam sepekan terakhir, Lee Zii Jia banjir kritikan dari pecinta bulu tangkis Malaysia menyusul keputusan mundur dari Commonwealth Games 2022.

Ditambah lagi, secara mengejutkan, tunggal putra terbaik Malaysia saat ini tersebut tersingkir prematur dari Malaysia Open 2022.

Jadi salah satu harapan tuan rumah untuk menyegel gelar, Zii Jia justru takluk dari Shesar Hiren Rustavito pada babak 16 besar.

Hasil buruk ini semakin mengundang komentar negatif dari masyarakat terhadap pebulu tangkis 25 tahun tersebut.

Mantan pebulu tangkis Malaysia, Ong Ewe Hock dan Datuk James Selvaraj, angkat bicara terkait situasi yang dialami juniornya.

Ewe Hock menyebut salah satu cara agar Zii Jia bisa membungkam kritikan adalah dengan meraih gelar juara dunia, tahun ini.

Seperti diketahui, keputusan Lee Zii Jia absen dari Commonwealth Games karena ingin fokus pemulihan cedera dan bisa tampil prima di Kejuaraan Dunia 2022.

“Tidak banyak yang bisa dikatakan (soal ini). Siapa yang tahu apa yang akan terjadi selanjutnya (terhadap Zii Jia)?" ujar Ewe Hock.

"Jika akhirnya Zii Jia mampu memenangi Kejuaraan Dunia, maka semuanya akan baik-baik saja. Pujian akan dilimpahkan padanya."

"Tapi, jika dia kalah, pasti akan ada kecaman," ucap peraih medali perak Commonwealth Games 1994 tersebut.

Tunggal putra Malaysia, Lee Zii Jia, mengangkat trofi juara All England 2021 pada Minggu (21/3/2021).
Tunggal putra Malaysia, Lee Zii Jia, mengangkat trofi juara All England 2021 pada Minggu (21/3/2021). (instagram.com/leeziijia/)

Ewe Hock pun berharap Zii Jia lebih bisa berhati-hati saat membuat pengumuman karena statusnya sekarang adalah pemain independen.

“Saya tidak berpikir kami ingin memberi tahu Zii Jia apa yang harus dilakukan. Dia adalah seorang profesional dan sudah dewasa."

"Dia bisa membuat keputusan sendiri. Tidak ada yang tahu, mungkin dia akan terus memenangi Kejuaraan Dunia," dia menambahkan.

Di sisi lain, Datuk James prihatin dengan persiapan Zii Jia untuk Kejuaraan Dunia 2022. Menurutnya, juara All England 2021 tak punya kualitas permainan yang baik.

"Biasanya, Anda perlu menyesuaikan diri dengan turnamen tingkat tinggi sebelum pergi ke acara (lebih) besar," dia menambahkan.

"Saya tak begitu yakin Zii Jia berniat melakukan itu karena dia memutuskan melewatkan Commonwealth Games dan sekarang kalah di Malaysia Open."

Berita Bulu Tangkis Lainnya:

Berbeda dengan Lee Zii Jia, Commonwealth Games 2022 Jadi Prioritas Loh Kean Yew

Dapat Banyak Kritik karena Absen dari Commonwealth Games 2022, Lee Zii Jia Berusaha Cuek

 

  • Sumber: nst.com.my
  • Tag

    Video

    Berita Terkait

    Badminton

    Kamis, 23 Juni 2022

    Demi Kejuaraan Dunia, Lee Zii Jia Absen dari Commonwealth Games 2022

    Tunggal putra Malayaia itu berharap tampil dengan kondisi terbaik di Jepang pada Agustus mendatang.

    Badminton

    Sabtu, 25 Juni 2022

    Lee Zii Jia Mundur dari Commonwealth Games 2022, ''Menpora'' Malaysia Kecewa

    Kemenpora Malaysia kecewa dengan keputusan Lee Zii Jia mundur dari Commonwealth Games 2022.

    Badminton

    Minggu, 26 Juni 2022

    Lee Zii Jia Absen di Commonwealth Games 2022, BAM Optimistis Capai Target Dua Emas

    BAM menargetkan dua medali emas dari cabor bulu tangkis di Commonwealth Games 2022, 28 Juli-8 Agustus.

    Terbaru

    Badminton

    Rabu, 5 Oktober 2022

    Sandang Status Juara Dunia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik Antusias Menghadapi Denmark Open 2022 dan France Open 2022

    Aaron Chia/Soh Wooi Yik antusias menghadapi Denmark Open 2022 dan France Open 2022 dengan status baru sebagai juara dunia.

    Badminton

    Rabu, 5 Oktober 2022

    Loh Kean Yew Jadi Pebulu Tangkis Putra Singapura dengan Peringkat Dunia Tertinggi Sepanjang Sejarah

    Loh Kean Yew untuk pertama kali dalam kariernya berhasil mengamankan posisi lima besar peringkat dunia.

    Badminton

    Rabu, 5 Oktober 2022

    Peringkat BWF Chen Long Menghilang, Pertegas Sinyal Pensiun?

    Per 4 Oktober 2022, BWF telah menghapus peringkat Chen Long.

    Badminton

    Rabu, 5 Oktober 2022

    Aaron Chia/Soh Woii Yik Antisipasi Sistem Bubble di BWF World Tour Finals 2022

    Sebelum ke BWF Finals, Chia/Soh akan fokus persiapan dua tur di Eropa, Oktober 2022.

    Badminton

    Rabu, 5 Oktober 2022

    Update Peringkat BWF: Ganda Putri Punya Ratu Baru, Ganda Putra Indonesia Makin Ketat

    Selasa (4/10/2022), terjadi pergerakan peringkat di beberapa sektor meski nihil BWF World Tour di pekan sebelumnya.

    Badminton

    Selasa, 4 Oktober 2022

    Ganda Putri Prancis Ini Yakin Bakal Jadi Ancaman Pasangan Top Dunia Di Masa Depan

    Margot Lambert/Anne Tran yakin dapat bersinar di masa depan dan dapat mengalahkan pasangan top dunia.

    Badminton

    Selasa, 4 Oktober 2022

    Aaron Chia/Soh Wooi Yik Diminta Tetap Humble oleh The Daddies

    Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan begitu diidolakan oleh ganda putra dunia lainnya, tak terkecuali bagi Aaron Chia/Soh Wooi Yik.

    Badminton

    Senin, 3 Oktober 2022

    Demi Putus Tren Buruk Tahun Ini, Ong Yew Sin/Teo Ee Yi Bertekad Lolos ke BWF World Tour Final 2022

    Ong Yew Sin/Teo Ee Yi kejar poin demi lolos ke BWF World Tour Final 2022.

    Badminton

    Senin, 3 Oktober 2022

    Naik Podium Beruntun, Gloria Emanuelle Widjaja Belajar Arti Perjuangan

    Dejan Ferdinansyah/Gloria Emanuelle Widjaja naik podium tertinggi dalam dua turnamen beruntun.

    Badminton

    Senin, 3 Oktober 2022

    Turut Berbelasungkawa, Oma Gill Sebut Tragedi Kanjuruhan sebagai Insiden Tragis

    Komentator bulu tangkis, Gill Clark, menyebut Tragedi Kanjuruhan adalah insiden tragis.
    X