Kiat Sukses menurut Viktor Axelsen: Abaikan Nyinyiran Orang Lain

17 Januari 2022, 20:00 WIB
Editor: Aditya Fahmi Nurwahid
Viktor Axelsen berpose usai menjuarai Olimpiade Tokyo 2020.
Viktor Axelsen berpose usai menjuarai Olimpiade Tokyo 2020. /(INSTAGRAM VIKTOR AXELSEN)

  • Bisa dibilang, tahun 2021 adalah tahun terbaik Viktor Axelsen.
  • Pemain bulu tangkis Denmark tersebut berhasil meraih beberapa gelar penting, termasuk medali emas Olimpiade Tokyo 2020.
  • Axelsen pun mengungkap kiat suksesnya, yakni tidak pernah mendengarkan opini negatif orang lain.

SKOR.id - Tak berlebihan jika menyebut Viktor Axelsen sebagai pebulu tangkis tersukses di tahun 2021.

Setidaknya, ada empat gelar BWF+World+Tour'>BWF World Tour yang diraih Axelsen sepanjang tahun kemarin, termasuk titel World Tour Finals.

Axelsen juga berhasil merebut medali emas Olimpiade Tokyo 2020 usai mengalahkan Chen Long di partai final.

Sederet prestasi tersebut tak pelak membuat BWF memberi anugerah Player of The Year pada pemain berpostur 194cm tersebut.

Dengan pencapaian cemerlang yang diraih Axelsen, sulit dipercaya bahwa pemain kelahiran Odense tersebut pernah diremehkan di awal kariernya.

"Saya masih berusia 16 tahun saat banyak orang mulai mengikuti saya," ujar Axelsen, menceritakan pengalamannya usai menjadi pemain Eropa pertama yang memenangi Kejuaraan Dunia Junior pada 2010.

"Saya mendengar banyak opini soal permainan saya, baik itu yang baik maupun yang buruk. Kebanyakan mengomentari tinggi badan saya, yang dianggap kurang cocok untuk bermain di nomor tunggal."

"Waktu itu, saya masih sangat muda. Semua komentar itu saya telan mentah-mentah," tuturnya, dikutip dari The Star.

Viktor Axelsen (tengah) meraih medali emas Olimpiade Tokyo diapit Chen Long dengan medali perak (kiri) dan Anthony Sinisuka dengan medali perunggu.
Viktor Axelsen (tengah) meraih medali emas Olimpiade Tokyo diapit Chen Long dengan medali perak (kiri) dan Anthony Sinisuka dengan medali perunggu. (instagram.com/bwf.official/)

Axelsen lantas membandingkan dirinya dengan pemain-pemain tunggal putra saat itu, yang memang tidak memiliki postur setinggi dirinya.

"Waktu itu, tak banyak pemain kelas dunia yang setinggi saya. Seingat saya, cuma Bao Chunlai (Cina), Chen Long (Cina), Mohd Hafiz Hashim (Malaysia), dan Park Sung-hwan (Korea Selatan) yang cukup tinggi," ujarnya.

"Saya mencoba mengikuti gaya bermain mereka, namun sering tak berhasil. Saya pun mulai menyalahkan fisik saya."

"Pada satu titik, saya menjadi terlalu kurus, sampai energi saya habis seusai latihan. Ternyata, menjadi lebih ringan tidak membantu penampian saya," kata Axelsen.

Gelar juara Indonesia Open 2021 turut mengantarkan Viktor Axelsen kembali menyandang status tunggal putra nomor satu dunia, per 30 November 2021.
Gelar juara Indonesia Open 2021 turut mengantarkan Viktor Axelsen kembali menyandang status tunggal putra nomor satu dunia, per 30 November 2021. HUMAS PP PBSI-Indonesia

Pemain yang kini tinggal di Dubai tersebut akhirnya memutuskan mengubah pola pikirnya. Ia memilih menerima kondisi fisiknya dan mengubahnya menjadi kekuatan.

"Saya selalu berkata kepada diri saya sendiri bahwa ada banyak keuntungan menjadi pemain yang tinggi," kata Axelsen.

"Saya tahu, saya bisa menyulitkan musuh saya jika saya berfokus pada kekuatan saya dan mengatasi kelemahan saya."

"Saya akhirnya berhenti memikirkan opini orang lain soal permainan saya. Saya cuma berfokus menjadi atlet yang sehat."

"Akhir kata, jangan biarkan opini orang lain mengganggumu. Juga, berhentilah membandingkan dirimu dengan orang lain," tuturnya memungkasi.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Skor.id (@skorindonesia)

Berita bulu tangkis lainnya:

India Open 2022: Loh Kean Yew Jadi ''Target Operasi'' Salah Satu Pebulu Tangkis Malaysia

Ada Peran Minions di Balik Kesuksesan Ganda Putra Juara India Open 2022

Daftar Skuad Pelatnas PBSI 2022 Bocor, Praveen/Melati dan Hafiz/Gloria Dicoret

  • Sumber: thestar.com.my
  • Tag

    Video

    Berita Terkait

    Badminton

    Sabtu, 15 Januari 2022

    Imbas Covid-19, BWF Resmi Batalkan Spain Masters 2022

    BWF World Tour Super 300, Spain Masters 2022, resmi dibatalkan karena pandemi Covid-19.

    Badminton

    Sabtu, 15 Januari 2022

    Tembus Pelatnas Cipayung, Pemain Kalsel Ini Tak Sabar Bertemu Anthony Ginting

    Pemain Kalsel, Alfito Pringgo Yudanto, berhasil menembus Pelatnas Cipayung usai keluar sebagai juara Seleknas PBSI.

    Badminton

    Minggu, 16 Januari 2022

    India Open 2022: Pusarla V Sindhu Akui Ketajaman Serangan Wakil Thailand di Semifinal

    Pusarla V. Sindhu kalah 14-21, 21-13, 10-21 di semifinal India Open 2022 pada Sabtu (15/1/2022).

    Terbaru

    Badminton

    Sabtu, 25 Juni 2022

    Lee Zii Jia Mundur dari Commonwealth Games 2022, ''Menpora'' Malaysia Kecewa

    Kemenpora Malaysia kecewa dengan keputusan Lee Zii Jia mundur dari Commonwealth Games 2022.

    Badminton

    Sabtu, 25 Juni 2022

    Greysia Polii: Olimpiade Ajari Saya untuk Tidak Pernah Menyerah

    BWF memberikan tribute spesial di Hari Olimpiade Internasional 2022 dengan menyajikan kisah Greysia Polii.

    Badminton

    Jumat, 24 Juni 2022

    Lee Chong Wei Sebut Keputusan Lee Zii Jia Mundur dari Commonwealth Games 2022 Tak Salah

    Lee Chong Wei melihat tidak ada masalah dengan keputusan Lee Zii Jia yang memilih mundur dari Commonwealth Games 2022.

    Badminton

    Jumat, 24 Juni 2022

    Resmi Hall of Fame BWF, Zhao Yunlei Dedikasikan Diri untuk Bulu Tangkis

    Jumat (24/6/2022), Zhao Yunlei resmi dinobatkan sebagai salah satu Hall of Fame BWF tahun 2022.

    Badminton

    Jumat, 24 Juni 2022

    Gantikan Lee Zii Jia, Ng Tze Yong Incar Medali di Commonwealth Games 2022

    Ng Tze Yong siap mengemban tugas sebagai tunggal putra utama Malaysia di Birminghan 2022, Agustus mendatang.

    Badminton

    Kamis, 23 Juni 2022

    Anders Antonsen Umumkan Mundur dari Turnamen BWF di Malaysia dan Singapura

    Kamis (23/6/2022), Anders Antonsen mengatakan cederanya belum pulih hingga harus absen lagi dari turnamen.

    Badminton

    Kamis, 23 Juni 2022

    Kento Momota Terpilih sebagai Salah Satu Ikon Atlet Jepang Masa Kini

    Kamis (23/6/2022), JOC mengumumkan total 29 nama sebagai simbol atlet Jepang masa kini dan masa depan.

    Badminton

    Kamis, 23 Juni 2022

    Demi Kejuaraan Dunia, Lee Zii Jia Absen dari Commonwealth Games 2022

    Tunggal putra Malayaia itu berharap tampil dengan kondisi terbaik di Jepang pada Agustus mendatang.

    Badminton

    Kamis, 23 Juni 2022

    Marcus Gideon/Kevin Sanjaya Mundur dari 3 Turnamen, Minions Istirahat Sementara

    Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo dipastikan mundur dari tiga turnamen di Asia Tenggara, Kamis (23/6/2022).

    Badminton

    Rabu, 22 Juni 2022

    Taufik Hidayat Sebut Viktor Axelsen Tunggal Putra Terbaik Saat Ini

    Taufik Hidayat dan Lee Chong Wei dipertemukan dalam TikTok Live, Rabu (22/6/2022) malam.
    X