Kiprah Tim Bulu Tangkis Indonesia di SEA Games, Terlalu Adidaya

4 Mei 2022, 11:15 WIB
Editor: Aditya Fahmi Nurwahid
Momen medali emas Greysia Polii/Apriyani Rahayu di SEA Games 2019.
Momen medali emas Greysia Polii/Apriyani Rahayu di SEA Games 2019. /Jalu Wisnu Wirajati/Skor.id

  • Tim bulu tangkis Indonesia memiliki rekor mentereng di ajang SEA Games.
  • Skuad Cipayung meraih total 112 emas, 75 perak, dan 36 perunggu, yang jauh melampaui torehan negara lainnya.
  • Indonesia juga rutin menyabet gelar juara umum sejak SEA Games 1977 hingga 2015.

SKOR.id - Setelah tertunda selama hampir setahun, SEA Games 2021 akhirnya digelar di Hanoi, Vietnam, bulan ini.

Sebanyak 40 cabor akan dipertandingkan pada SEA Games 2021, termasuk bulu tangkis, yang menjadi cabor andalan Indonesia.

Kiprah tim bulu tangkis Indonesia di SEA Games rupanya telah terbentang cukup lama, yakni sejak bulu tangkis pertama kali dipertandingkan.

Lantas, bagaimana sejarah keikutsertaan dan prestasi tim bulu tangkis Indonesia di SEA Games? Bagaimana perbandingannya dengan tim-tim ASEAN lainnya? Berikut ulasan Skor.id.

Potret Liem Swie King dalam unggahan BWF.
Potret Liem Swie King dalam unggahan BWF. (Twitter/BWF)

Ikut sejak SEA Games pertama

Sebelum SEA Games, dikenal ajang multievent untuk negara-negara di Asia Tenggara yang disebut South East Peninsular Games atau SEAP Games.

SEAP Games pertama kali digelar pada 1959, dengan diikuti enam negara, yakni Myanmar, Kamboja, Laos, Malaysia, Thailand, dan Vietnam.

Bulu tangkis adalah satu dari tujuh cabor yang selalu digelar sejak SEAP Games pertama. Cabor lainnya adalah atletik, tinju, sepak bola, menembak, renang, dan tenis meja.

Mulai 1977, SEAP Games berubah nama menjadi SEA Games. Jumlah negara yang berpartisipasi pun bertambah menjadi sembilan, dengan dimasukkannya Brunei, Indonesia, dan Filipina.

Dalam debutnya di SEA Games, tim bulu tangkis Indonesia langsung mendominasi dengan memenangi enam nomor sekaligus, yakni tunggal putra, ganda putra, ganda putri, ganda campuran, beregu putra, dan beregu putri.

Dominasi Indonesia tak berhenti di situ. Skuad Cipayung terus menerus keluar sebagai juara umum di cabor bulu tangkis hingga SEA Games Singapura 2015.

Ini berarti Indonesia telah 20 kali menjadi juara umum bulu tangkis di SEA Games, jauh dibanding negara lainnya.

Baru pada 2017, dominasi Indonesia terhenti seiring dengan kebangkitan Thailand (juara umum bulu tangkis SEA Games Kuala Lumpur 2017) dan Malaysia (juara umum bulu tangkis SEA Games 2019).

Legenda Bulu Tangkis Indonesia, Taufik Hidayat hadir dalam Musyawarah Nasional IOA kelima di Hotel Meridien, Jakarta, Selasa (21/12/2021).
Legenda Bulu Tangkis Indonesia, Taufik Hidayat hadir dalam Musyawarah Nasional IOA kelima di Hotel Meridien, Jakarta, Selasa (21/12/2021). Skor.id

Prestasi di SEA Games

Dengan dominasi yang berlangsung selama lebih dari tiga dekade, torehan medali bulu tangkis Indonesia di SEA Games pun seakan tak terkejar negara lain.

Hingga SEA Games Manila 2019, Indonesia telah merebut total 223 medali, yang terdiri dari 112 emas, 75 perak, dan 36 perunggu.

Indonesia juga lima kali menyapu bersih semua nomor bulu tangkis pada SEA Games 1981, 1983, 1987, 1997, dan 2007.

Sekadar informasi, tak ada negara lain yang mampu menyapu bersih semua nomor bulu tangkis di SEA Games, meski hanya satu kali.

Perbandingan dengan negara lain

Selain Indonesia, negara lain yang pernah menjadi juara umum bulu tangkis di SEA Games hanyalah Malaysia dan Thailand.

Malaysia telah enam kali merebut gelar tersebut, sedangkan Thailand sebanyak empat kali.

Uniknya, baik Malaysia maupun Thailand baru satu kali menjadi juara umum di era SEA Games. Sedangkan gelar lainnya mereka raih di SEAP Games, ketika Indonesia belum berpartisipasi.

Malaysia dan Thailand juga merupakan dua negara dengan jumlah medali terbanyak setelah Indonesia.

Tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie, saat tampil pada laga babak pertama Badminton Asia Championships 2022 (BAC 2022) yang berlangsung di Manila, Filipina pada Rabu (27/4/2022).
Tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie, saat tampil pada laga babak pertama Badminton Asia Championships 2022 (BAC 2022) yang berlangsung di Manila, Filipina pada Rabu (27/4/2022). HUMAS PP PBSI-Indonesia

Hingga SEA Games Manila 2019, Malaysia telah mengemas 209 medali (49 emas, 58 perak, 102 perunggu), sedangkan Thailand 198 medali (33 emas, 56 perak, 109 perunggu).

Meski secara hitung-hitungan total medali Malaysia dan Thailand mulai mengejar, namun mereka jauh tertinggal jika hanya menghitung medali emas.

Sebagai gambaran, dengan tujuh medali emas yang diperebutkan dalam satu SEA Games, Malaysia masih perlu mengejar ketertinggalan 63 medali dari Indoneisa.

Ini berarti Malaysia perlu menyapu bersih semua medali emas dalam sembilan SEA Games, yang setidaknya membutuhkan waktu 18 tahun untuk sekadar menyamai torehan Indonesia. Itu pun jika Indonesia tidak menambah medali emas.

Namun, dengan fakta bahwa Indonesia selalu bisa membawa pulang setidaknya satu medali emas dalam setiap SEA Games, akan sulit bagi negara-negara rival untuk mengejar pencapaian Skuad Merah Putih.

Berita bulu tangkis lainnya:

Jadwal Thomas & Uber Cup 2022 untuk Tim Indonesia

Update Ranking BWF: Akane Yamaguchi Kembali Jadi Ratu Bulu Tangkis Dunia

Road to Thomas Cup 2022: Jonatan Christie Diprediksi Jadi Tulang Punggung Tunggal Putra

 

  • Sumber: Berbagai Sumber
  • Tag

    Video

    Berita Terkait

    Badminton

    Senin, 2 Mei 2022

    Greysia Polii Komentari Prestasi Ganda Putra Indonesia, Singgung Ekosistem

    BAC 2022 di Manila, Filipina, telah berakhir pada Minggu (1/5/2022). Indonesia merebut satu gelar juara dari ganda putra.

    Badminton

    Selasa, 3 Mei 2022

    Peluang Indonesia di Thomas Cup 2022: Tanpa Marcus Gideon, Sang Juara Bertahan Harus Konsisten

    Indonesia menatap Thomas Cup 2022 di Bangkok, 8-15 Mei 2022, dengan status sebagai juara bertahan.

    Badminton

    Selasa, 3 Mei 2022

    Target Viktor Axelsen setelah Menang Kejuaraan Eropa 2022

    Menurut Viktor Axelsen Denmark masih memiliki peluang untuk juara Thomas Cup 2022.

    Terbaru

    Badminton

    Senin, 3 Oktober 2022

    Turut Berbelasungkawa, Oma Gill Sebut Tragedi Kanjuruhan sebagai Insiden Tragis

    Komentator bulu tangkis, Gill Clark, menyebut Tragedi Kanjuruhan adalah insiden tragis.

    Badminton

    Senin, 3 Oktober 2022

    Rian Ardianto Bahagia Kembali Rasakan Atmosfer GOR Among Raga

    Minggu (2/10/2022), Muhammad Rian Ardianto ambil bagian dalam laga ekshibisi usai final Indonesia International Challenge 2022.

    Badminton

    Minggu, 2 Oktober 2022

    Indonesia Bawa Pulang 1 Gelar dari Vietnam Open 2022

    Minggu (2/10/2022), Dejan/Gloria menang 21-13, 21-18 atas Rehan/Lisa di final Vietnam Open 2021.

    Badminton

    Minggu, 2 Oktober 2022

    Rekap Final Indonesia International Challenge 2022, Tuan Rumah Raih 3 Gelar

    Minggu (2/10/2022), tuan rumah mendapat gelar dari sektor tunggal putri, ganda putri, dan ganda campuran.

    Badminton

    Minggu, 2 Oktober 2022

    Kalah di Indonesia International Challenge 2022, Komang Ayu akan Balas Dendam di Malang

    Komang kalah rubber games dari Ester Nurumi Tri Wardoyo di final Indonesia International Challenge 2022, Minggu (2/10/2022).

    Badminton

    Minggu, 2 Oktober 2022

    Ester Tri Wardoyo Rebut Trofi Senior Perdana di Indonesia International Challenge 2022

    Minggu (2/10/2022), Ester meraih gelar juara perdana di lever senior dalam ajang Indonesia International Challenge 2022.

    Badminton

    Minggu, 2 Oktober 2022

    Indonesia International Challenge 2022, Komang Ayu di Ambang Gelar Perdana

    Komang Ayu Cahya Dewi dan Ester Nurumi Tri Wardoyo akan saling berhadapan di final hari Minggu (2/10/2022).

    Badminton

    Sabtu, 1 Oktober 2022

    Goh Sze Fei/Nur Izzuddin Incar Tiket BWF World Tour Finals 2022 via Tur Eropa

    Goh Sze Fei/Nur Izzuddin harus bersaing dengan Ong Yew Sin/Teo Ee Yi untuk merebut tiket terakhir ganda putra Malaysia di Finals 2022.

    Badminton

    Sabtu, 1 Oktober 2022

    Akbar/Marsheilla Siap Lakoni 'Perang Saudara' di Final Indonesia International Challange 2022

    Sabtu (1/10/2022), Akbar/Gischa menang 21-17, 23-21 atas Jafar/Aisyah di semifinal Indonesia International Challenge 2022.

    Badminton

    Sabtu, 1 Oktober 2022

    Hasil Vietnam Open 2022: Sabar/Reza Tumbang, Indonesia Loloskan 3 Wakil ke Final

    Indonesia berhasil meloloskan tiga wakil ke babak puncak Vietnam Open 2022.
    X