Kisah Wang Wenjiao, Godfather Bulu Tangkis Cina yang Lahir di Indonesia

1 Agustus 2021, 17:25 WIB
Editor: Doddy Wiratama
Sosok Bapak Bulu Tangkis Cina kelahiran Indonesia, Wang Wenjiao
Sosok Bapak Bulu Tangkis Cina kelahiran Indonesia, Wang Wenjiao /(INSTAGRAM)

  • Tim bulu tangkis Cina meraih prestasi membanggakan dalam Olimpiade Tokyo 2020.
  • Negeri Tirai Bambu memastikan meraih medali di semua nomor setelah menyetorkan setidaknya satu wakil pada laga puncak.
  • Keberhasilan Cina tak lepas dari sosok Wang Wenjiao yang sering disebut sebagai "Bapak Bulu Tangkis".

SKOR.id - Berbicara soal prestasi bulu tangkis, tim Cina tentu tidak bisa dipandang remeh. Mereka adalah salah satu kekuatan terbesar di olahraga ini.

Baru-baru ini, Negeri Tirai Bambu mencetak sensasi dengan mengirimkan wakil di babak final untuk semua nomor pada Olimpiade Tokyo 2020.

Dengan demikian, mereka memastikan membawa pulang setidaknya satu medali dari setiap nomor yang dipertandingkan di Tokyo, Jepang.

Hi Skorer, jangan lupa download apps Skor.id biar enggak ketinggalan update dan bisa mendapatkan banyak hadiah menarik.

Kesuksesan Cina ternyata dimulai dari sejarah panjang. Perlu perjuangan luar biasa untuk mengubah mereka menjadi pemimpin peta persaingan bulu tangkis di dunia.

Adalah Wang Wenjiao, "Bapak Bulu Tangkis" Cina kelahiran Solo, Indonesia, yang meletakkan dasar-dasar pembinaan bulu tangkis di Negeri Tirai Bambu.

 

Lahir di Solo, berkarya untuk Negeri Cina

Wang Wenjiao lahir di Surakarta pada 1933 saat Indonesia masih bernama Hindia Belanda. Kecintaan Wang Wenjiao pada olahraga bulu tangkis dipupuknya sejak kecil.

Pada 1953, Wang untuk pertama kalinya menginjakkan kaki di negara leluhurnya sebagai anggota delegasi Indonesia keturunan Cina.

Dalam kesempatan itu, Wang bertanding dengan juara nasional Cina dan menang 15-0. Hasil tersebut membuka mata bahwa standar bulu tangkis di Cina perlu ditingkatkan.

Setahun setelahnya, Wang bersama tiga orang temannya memutuskan untuk pindah ke Cina dan mengembangkan olahraga bulu tangkis.

 

Wang Wenjiao (kiri) saat menerima penghargaan dari Presiden Cina, Xi Jinping.
Wang Wenjiao (kiri) saat menerima penghargaan dari Presiden Cina, Xi Jinping. (BWFBADMINTON.COM)

"Saya kembali ke Cina dengan tiga teman dan menyebarluaskan olahraga ini. Saat itu, tak ada yang tahu tentang bulu tangkis di Cina," ujar Wang dikutip dari DNA Syndication.

"Kami melakukan perjalanan dari satu tempat ke tempat lain sembari berusaha memperlihatkan bulu tangkis. Perlahan olahraga ini mulai dikenal," ia menambahkan.

Merilis buku panduan bulu tangkis pertama di Cina

Salah satu sumbangan terbesar Wang untuk kemajuan bulu tangkis di Cina adalah buku panduan latihan yang diterbitkannya pada 1957.

Usaha kerasnya membuahkan hasil tatkala lebih dari 20 provinsi di Cina mulai membentuk klub bulu tangkis.

Wang memutuskan pensiun sebagai atlet pada 1960-an akibat cedera. Pada 1972, dia diangkat sebagai pelatih kepala Cina dan menuai kesuksesan besar.

Dari tangannya, nama-nama besar seperti Yang Yang, Zhao Jianhua, Tian Bingyi, dan Li Yongbo lahir dan memberi banyak prestasi untuk Cina dari cabor bulu tangkis.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Badminton World Federation (@bwf.official)

Mendapat penghargaan dari pemerintah Cina

Pada 28 September 2019, Wang Wenjiao bersama 42 tokoh lainnya mendapat penghargaan dari Presiden Cina, Xi Jinping, atas kontribusinya terhadap kemajuan Cina.

Menjadi satu-satunya dari kalangan olahraga, Wang pun terkejut saat namanya disebutkan sebagai salah seorang penerima penghargaan.

"Saya merasa sangat bersyukur karena negara ini mengingat saya. Padahal, saya merasa sudah mulai dilupakan," ujar Wang di tengah-tengah gelaran Fuzhou China Open 2019.

"Ada banyak warga negara lain yang berkontribusi untuk negara ini. Jadi, buat saya sungguh istimewa bisa menerima penghargaan ini."

"Saya merasa sangat beruntung bahwa kontribusi saya di bulu tangkis dinilai penting oleh negara ini," tuturnya memungkasi.

Jangan lupa untuk follow dan subscribe akun media sosial kami di: 

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Skor.id (@skorindonesia)

Berita bulu tangkis lainnya:

Hasil Bulu Tangkis Olimpiade Tokyo 2020: Kalah dari Chen Long, Anthony Ginting Gagal ke Final

Terpenjara Selama Pandemi, Cina Malah Mendominasi Cabor Bulu Tangkis Olimpiade Tokyo

Bulu Tangkis Olimpiade Tokyo 2020: Bekuk Wakil Cina, Lee Yang/Wang Chi-Lin Raih Medali Emas Ganda Putra

  • Sumber: bwfbadminton.com, DNA Syndication
  • Tag

    Video

    Berita Terkait

    Badminton

    Minggu, 1 Agustus 2021

    Tokyo 2020 Jadi yang Terakhir, Begini Perjalanan Hendra Setiawan di Olimpiade

    Hendra Setiawan resmi membagikan pesan perpisahan dengan ajang olimpiade dan membuat Tokyo 2020 menjadi ajang terakhirnya.

    Olahraga Lain

    Minggu, 1 Agustus 2021

    Fantastis, Ini Sosok Caeleb Dressel yang Raih 5 Medali Emas di Olimpiade Tokyo

    Caeleb Dressel juga memecahkan satu rekor dunia dan tiga rekor Olimpiade selama Tokyo 2020.

    Tinju

    Minggu, 1 Agustus 2021

    Tinju Olimpiade Tokyo 2020: Didiskualifikasi, Wakil Prancis Marah Besar dan Tak Mau Tinggalkan Ring

    Aksi protes dilancarkan Mourad Aliev setelah mendapat diskualifikasi dalam duel tinju Olimpiade Tokyo 2020.

    Terbaru

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Smash Anthony Sinisuka Ginting Setara Kecepatan Supercar Rimac Nevera

    Smash pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting setara kecepatan mobil buatan Kroasia, Supercar Rimac Nevera.

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Momen Taufik Hidayat di Thomas Cup, Jadi Penentu Kemenangan Indonesia atas Cina di Final 2000

    Taufik Hidayat merupakan penentu kemenangan Indonesia saat mengalahkan CIna 3-0 di Final Thomas Cup 2000

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Rising Star di Thomas dan Uber Cup 2020: Tunggal Putri Indonesia Curi Perhatian

    Skor Indonesia memilih empat pemain putra dan putri yang menjadi rising star di ajang Thomas dan Uber Cup ini.

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Hasil Drawing Wakil Indonesia di Denmark Open 2021: Indonesia Siap Turunkan Kekuatan Penuh

    Ajang BWF World Tour Super 1000, Denmark Open 2021, siap digelar pada pekan ini.

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Taufik Hidayat Sedih Bendera Merah-Putih Tak Berkibar di Thomas Cup 2020

    Taufik Hidayat sedih lantaran bendera Merah-Putih tak berkibar saat Indonesia juara Thomas Cup 2020

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Kiprah Duo FajRi, Dari Gagal Lolos Olimpiade hingga Jadi Andalan Indonesia di Thomas Cup 2020

    Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto jadi tulang punggung ganda putra Indonesia di Thomas Cup 2020.

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Menpora Minta Maaf karena Bendera Merah Putih Gagal Berkibar di Thomas Cup 2020

    Menpora Zainudin Amali mengutarakan permintaan maaf dalam konferensi pers hari Minggu (18/10/2021).

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Takluk di Final Thomas Cup 2020, Lu Guangzu Akui Kehebatan Anthony Ginting

    Lu Guangzu menilai bahwa Anthony Ginting sukses bangkit setelah tertinggal di gim pertama final Thomas Cup 2020, Minggu (17/10/2021).

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Leo Carnando/Daniel Marthin, Saksi Kembalinya 2 Trofi Beregu ke Pangkuan Indonesia

    Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin menjadi bagian dari tim yang menang Suhandinata Cup 2019 dan Thomas Cup 2020.

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Sudah Juara Thomas Cup, Hendra Setiawan Bisa Pensiun dengan Tenang

    Hendra Setiawan menuntaskan penantian panjangnya meraih Thomas Cup.
    X