Korea Open 2021 Batal, PBSI Fokus Persiapan Piala Sudirman dan Thomas-Uber

11 Agustus 2021, 13:50 WIB
Penulis: Nizar Galang
Editor: Doddy Wiratama
Kabid BinPres PBSI, Rionny Mainaky, memberikan komentar soal penampilan di Orleans Masters 2021 pada Senin (29/3/2021).
Kabid BinPres PBSI, Rionny Mainaky, memberikan komentar soal penampilan di Orleans Masters 2021 pada Senin (29/3/2021). /Badminton Indonesia

  • Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Rionny Mainaky, akan menyiapkan program untuk menatap Piala Sudirman dan Thomas-Uber.
  • Pada Rabu (11/8/2021), BWF membuat pengumuman yang salah satu isinya adalah membatalkan turnamen Korea Open 2021.
  • Rionny Mainaky ingin regenerasi atlet muda tidak terhambat karena banyaknya pembatalan turnamen di masa pandemi Covid-19.

SKOR.id - Federasi Bulutangkis Dunia (BWF) telah membatalkan sejumlah turnamen dalam kalender musim 2021, salah satunya Korea Open.

Sebelumnya, Korea Open 2021 direncanakan bergulir Jinnam Indoor Stadium, Yeosu, pada 31 Agustus hingga 5 September mendatang.

Akan tetapi, rencana terpaksa berubah setelah BWF mengeluarkan pengumuman resmi terkait pembatalan Korea Open 2021 pada Rabu (11/8/2021).

Bersama dengan Korea Masters dan Macau Open, Korea Open 2021 dibatalkan karena efek pandemi Covid-19 yang menyebabkan pihak BWF kesulitan menggelar turnamen di sana.

 

Dalam kesempatan yang sama, BWF juga mengumumkan penundaan Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis Junior 2021 yang sedianya akan digelar di Cina pada Oktober nanti.

Sedangkan Malaysia Masters dan Malaysia Open masih berada dalam daftar tunda dan belum memiliki tanggal dalam kalender BWF World Tour Super 2021.

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Rionny Mainaky, pun mengaku kecewa atas pembatalan dan penundaan turnamen yang terjadi.

Namun Rionny menyadari bahwa beberapa negara di kawasan Asia hingga saat ini belum sepenuhnya keluar dari masa pandemi Covid-19.

Sehingga hal tersebut membuat pihak penyelenggara dan BWF lebih mengedepankan kesehatan serta keselamatan seluruh kontestan yang terlibat dalam turnamen.

"Korea Open seharusnya jadi ajang pemain-pemain kami untuk kembali bertanding. Beberapa nama yang ikut sudah lama tidak bertanding, ada pemain muda juga," ucapnya.

"Kami mau lihat kesiapan dan perkembangan mereka sekaligus mengambil gambaran untuk tim Sudirman, juga Thomas dan Uber nanti."

Dengan pembatalan beberapa turnamen itu, Rionny menjelaskan bahwa saat ini PBSI akan langsung mengalihkan fokus pada persiapan Piala Sudirman dan Piala Thomas & Uber.

"Sekarang kami fokus ke Piala Sudirman dan Thomas-Uber. Ini bisa menguntungkan karena waktu persiapan jadi lebih panjang," kata Rionny.

"Juga kami sedang menyiapkan atlet-atlet yang akan berangkat ke Taiwan sementara Taipei Open masih on schedule (7-12 September 2021)," ucap Rionny.

Ketua Umum PP PBSI, Agung Firman Sampurna (kedua dari kanan), berpose bersama para atlet bulu tangkis peraih medali di Olimpiade Tokyo 2020.
Ketua Umum PP PBSI, Agung Firman Sampurna (kedua dari kanan), berpose bersama para atlet bulu tangkis peraih medali di Olimpiade Tokyo 2020. (DOK. PBSI)

Dengan demikian, pemilihan skuad Indonesia untuk Piala Sudirman dan Piala Thomas & Uber akan ditentukan dari performa di turnamen lalu dan kondisi terakhir saat pemusatan latihan.

"Sebenarnya ada beberapa pemain yang tadinya kami mau nilai di turnamen ini sebagai pertimbangan masuk tim di Sudirman atau Thomas & Uber," ungkap Rionny.

"Kami memang sudah punya gambaran. Jadi, nanti penilaiannya berdasarkan performa terakhir dan kondisi latihan saja," katanya.

Pada sisi lain, lelaki yang masih menjalani isolasi mandiri sepulangnya dari Olimpiade Tokyo 2020 itu tengah memikirkan program alternatif terkait regenerasi.

 

Minimnya turnamen junior sejak tahun lalu diakui cukup menghambat program regenerasi atlet-atlet bulu tangkis Tanah Air.

"Memang situasi ini cukup sulit tetapi saya sudah memikirkan bahwa kami tidak boleh mengharap turnamen junior saja," ujar Rionny.

Demi mengasah performa atlet muda, Rionny Mainaky akan berupaya menggabungkan kelas junior dan senior.

"Kalau menunggu turnamen junior, mau sampai kapan? Kasihan mereka dan regenerasi bisa terhambat," katanya.

Follow dan subscribe akun media sosial Skor.id di Instagram, Facebook, Twitter, YouTube, LinkedIn, TikTok, dan Helo.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Skor.id (@skorindonesia)

Berita Bulu Tangkis Lainnya:

Update Kalender BWF: 3 Turnamen Batal, 2 Ajang di Malaysia Masih Dalam Daftar Tertunda

Kurang Hoki di Olimpiade Tokyo 2020, Ganda Putra India Incar Medali di Tur Akhir Tahun 

  • Sumber: PBSI
  • Tag

    Video

    Berita Terkait

    Badminton

    Selasa, 10 Agustus 2021

    Tim Bulu Tangkis Thailand Siapkan 17 Nama untuk Hadapi Piala Sudirman 2021

    Thailand telah menentukan 17 nama pemain bulu tangkis yang bakal disiapkan untuk menghadapi turnamen Piala Sudirman 2021.

    Badminton

    Selasa, 10 Agustus 2021

    Strategi Malaysia Hadapi 2 Turnamen Beregu Beruntun di 2021

    Fokus utama tim bulu tangkis Malaysia adalah Sudirman Cup 2021 dan Thomas & Uber Cup 2020 yang digelar berurutan.

    Badminton

    Selasa, 10 Agustus 2021

    Selama Olimpiade Tokyo, Greysia Polii Masuk Top 5 Atlet Paling Dibicarakan Dunia versi Twitter

    Greysia Polii jadi salah satu atlet paling banyak dibicarakan di Twitter secara global selama Olimpiade Tokyo.

    Terbaru

    Badminton

    Jumat, 24 September 2021

    Sudirman Cup 2021: Intip Kekuatan Lawan Indonesia di Grup C

    Indonesia bakal mengawai perjuangan di Sudirman Cup 2021 dengan bersaing di Grup C bersama Denmark, ROC, dan Kanada.

    Badminton

    Jumat, 24 September 2021

    Eng Hian Bicara Fenomena Pelatih Bulu Tangkis Indonesia yang Berkarier di Luar Negeri

    Eng Hian bicara soal fenomena banyaknya pelatih Indonesia yang memilih berkarier di luar negeri.

    Badminton

    Kamis, 23 September 2021

    Ujian Pertama Tim Indonesia di Sudirman Cup 2021, Pesawat Sempat Gagal Mendarat

    Belum juga bertanding, Tim Indonesia di Sudirman Cup 2021 sudah mendapatkan ujian di Finlandia.

    Badminton

    Rabu, 22 September 2021

    Meski Honor Belum Cair, Pengprov PBSI Jatim Tetap Berangkatkan Atlet ke PON Papua

    PBSI Jatim tetap memberangkatkan atlet ke PON XX Papua 2021 meski honor belum dibayarkan oleh KONI Jatim.

    Badminton

    Selasa, 21 September 2021

    Targetkan 1 Emas di PON Papua, KONI Jatim Enggan Cairkan Honor Atlet Bulu Tangkis

    KONI Jatim bersikukuh tak akan memberikan uang honor kepada belasan pebulu tangkis PON XX Papua.

    Badminton

    Selasa, 21 September 2021

    Jelang PON XX Papua, Honor Belasan Atlet Bulu Tangkis Jatim Belum Cair

    Atlet bulu tangkis di Pelatda Jatim belum mendapatkan hak honor jelang keberangkatan ke PON XX Papua 2021.

    Badminton

    Selasa, 21 September 2021

    Wakili Presiden Jokowi, Menpora Pastikan Pengobatan Verawaty Fajrin Ditanggung Pemerintah

    Menpora Zainudin Amali memastikan bahwa Pemerintah Indonesia bakal menanggung biaya pengobatan kanker paru-paru Verawaty Fajrin.

    Badminton

    Senin, 20 September 2021

    Daftar 24 Pebulu Tangkis Indonesia untuk Thomas-Uber Cup 2020

    PBSI resmi mengumumkan skuad Indonesia untuk Thomas-Uber Cup 2020 di Aarhus, Denmark, 9-17 Oktober 2021.

    Badminton

    Senin, 20 September 2021

    Alami Kanker, Legenda Bulu Tangkis Verawaty Fajrin Kembali Dilarikan ke Rumah Sakit

    Legenda Bulu tangkis, Verawaty Fajrin kembali dilarikan ke rumah sakit karena kondisi kanker paru-parunya memburuk

    Badminton

    Rabu, 15 September 2021

    Kilas Balik Sudirman Cup 1989: Momen Ajaib Susy Susanti Berujung Gelar Juara untuk Indonesia

    Piala Sudirman 1989 menghadirkan momen ajaib dari seorang Susy Susanti yang memantik momentum kebangkitan Indonesia di final.
    X