Langka, Hanya 3 Non-Unggulan yang Mampu Raih Emas Bulu Tangkis Olimpiade

19 Juli 2021, 07:00 WIB
Editor: Lily Indriyani
Legenda bulu tangkis Indonesia, Taufik Hidayat, menyebut PBSI harus bisa memaksimalkan dana dari sponsor untuk pengembangan dan pembinaan atlet.
Legenda bulu tangkis Indonesia, Taufik Hidayat, menyebut PBSI harus bisa memaksimalkan dana dari sponsor untuk pengembangan dan pembinaan atlet. /(Jessica Margaretha/Skor.id)

  • Dalam sejarah bulu tangkis di Olimpiade, tercatat ada tiga pemain atau pasangan non-unggulan yang meraih emas.
  • Salah satunya adalah legenda bulu tangkis Indonesia, Taufik Hidayat, di Olimpiade Athena 2004.
  • Sedangkan dua lainnya adalah ganda Korea Selatan.

SKOR.id - Mulai dipertandingkan di Olimpiade Barcelona 1992, sangat jarang pemain atau pasangan non-unggulan yang mampu meraih medali emas.

Tercatat hanya tiga pemain atau pasangan non-unggulan yang sukses menjejak podium tertinggi dalam pesta olahraga empat tahunan tersebut.

Dua dari tiga tersebut adalah ganda dan sisanya, tunggal. Hebatnya, satu-satunya pemain tunggal itu adalah adalah Taufik Hidayat.

Berikut peraih emas Olimpiade yang tidak berstatus unggulan:

Kim Dong-moon/Gil Yong-ah (Ganda Campuran - Olimpiade Atlanta 1995)

Kim Dong-moon/Gil Ah-young berstatus sebagai ganda campuran nomor lima dunia saat tampil dalam Olimpiade Atlanta 1996. 

Namun, ketika itu, hanya empat pasangan teratas dunia yang berhak menyandang status unggulan di nomor ganda campuran.

Meski tak masuk seeding, Kim Dong-moon/Gil Ah-young yang membela Korea Selatan (Korsel) tampil menawan.

Pasangan ini meraih emas usai menundukkan kompatriot mereka yang juga unggulan pertama, Ra Kyung-min/Park Joo-bong, 13-15, 15-4, 15-12.

Taufik Hidayat (Tunggal Putra - Olimpiade Athena 2004)

Sebelum tampil di Olimpiade Athena 2004, prestasi Taufik Hidayat angin-anginan hingga membuatnya tak masuk daftar unggulan atau delapan teratas.

Namun, di Athena 2004, Taufik Hidayat tampil bak kesetanan karena hanya kehilangan satu gim sepanjang berlaga di Olimpiade 2004.

Taufik Hidayat mengamankan podium tertinggi tunggal putra setelah menghajar tunggal Korea Selatan, Son Seung-mo, dengan skor 15-8, 15-7. 

Lee Yong-dae/Lee Hyo-jung (Ganda Campuran - Olimpiade Beijing 2008)

Lee Yong-dae boleh saja berstatus legenda ganda putra. Namun, pemain Korea Selatan yang digilai banyak wanita itu justru meraih emas di ganda campuran.

Melaju ke Olimpiade Beijing 2008, Lee Yong-dae yang berpasangan dengan Lee Hyo-jung berhasil "menyakiti" perasaan pencinta bulu tangkis Indonesia.

Tampil di final, pasangan ini mengandaskan Nova Widyanto/Liliyana Natsir yang saat itu menempati unggulan pertama dengan skor 21-11, 21-17.

Ikuti juga InstagramFacebookYouTube, dan Twitter dari Skor Indonesia.

Berita Bulu Tangkis Lainnya:

Olimpiade Tokyo 2020: 7 Pebulu Tangkis Bermain Rangkap, Wakil Mesir Paling Sibuk

10 Atlet Terkenal Cina yang Hilang di Olimpiade Tokyo, Tak Hanya Lin Dan

  • Sumber: bwfbadminton.com
  • Tag

    Video

    Berita Terkait

    Olahraga Lain

    Minggu, 18 Juli 2021

    Menuju Olimpiade Tokyo: Daftar Pembawa Bendera Indonesia di Upacara Pembukaan

    Berikut daftar pembawa bendera alias flag bearer Indonesia sepanjang sejarah upacara pembukaan Olimpiade.

    Olahraga Lain

    Sabtu, 17 Juli 2021

    Menuju Olimpiade Tokyo: Serba Pertama Indonesia di Olimpiade

    Berikut catatan serba pertama Indonesia dalam sejarah keikutsertaan di Olimpiade.

    Terbaru

    Badminton

    Minggu, 24 Oktober 2021

    Rekap Hasil Denmark Open 2021: Praveen/Melati dan Tommy Kalah, Indonesia Nirwakil di Final

    Indonesia tanpa wakil di partai final Denmark Open 2021 setelah Praveen Jordan/Melati Daeva dan Tommy Sugiarto tersisih di semifinal.

    Badminton

    Sabtu, 23 Oktober 2021

    Hasil Semifinal Denmark Open 2021: Kena Comeback, Praveen/Melati Takluk di Tangan Wakil Thailand

    Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti kalah 21-16, 17-21, 20-22 dari wakil Thailand di semifinal Denmark Open 2021.

    Badminton

    Sabtu, 23 Oktober 2021

    Kisah Tunggal Putra Indonesia, Cedera Pinggang Usai Mati-matian di Thomas Cup 2020

    Jonatan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting sudah merasakan cedera sebelum Indonesia juara Thomas Cup 2020.

    Badminton

    Sabtu, 23 Oktober 2021

    Jadwal dan Link Live Streaming Semifinal Denmark Open 2021, 2 Wakil Indonesia Siap Berlaga

    Indonesia menyisakan Tommy Sugiarto dan Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti di semifinal Denmark Open 2021.

    Badminton

    Sabtu, 23 Oktober 2021

    Rekap Hasil Denmark Open 2021: Indonesia Sisakan Praveen/Melati dan Tommy Sugiarto di Semifinal

    Indonesia hanya mampu meloloskan dua wakil ke semifinal Denmark Open 2021 lewat Praveen Jordan/Melati Daeva dan Tommy Sugiarto.

    Badminton

    Sabtu, 23 Oktober 2021

    Hasil 8 Besar Denmark Open 2021: Jonatan Christie Retired, Kento Momota Melaju ke Semifinal

    Langkah Jonatan Christie dalam ajang Denmark Open 2021 terhenti di babak perempat final setelah memutuskan retired.

    Badminton

    Jumat, 22 Oktober 2021

    Hasil 8 Besar Denmark Open 2021: Langkah Greysia Polii/Apriyani Rahayu Dihentikan Wakil Cina

    Ini merupakan kekalahan perdana Greysia Polii/Apriyani Rahayu setelah menyabet medali emas Olimpiade Tokyo 2020.

    Badminton

    Jumat, 22 Oktober 2021

    Hasil 8 Besar Denmark Open 2021: Bekuk Wakil Cina, Praveen Jordan/Melati Daeva Melaju ke Semifinal

    Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti sukses melaju ke semifinal Denmark Open 2021 setelah mengalahkan Feng Ya Zhe/Du Yue (Cina).

    Badminton

    Jumat, 22 Oktober 2021

    Hasil 8 Besar Denmark Open 2021: Fajar/Rian Tumbang di Tangan Wakil Malaysia

    Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto kalah dari Goh Sze Fei/Nur Izzuddin di babak 8 besar Denmark Open 2021, Jumat (22/10/2021).

    Badminton

    Jumat, 22 Oktober 2021

    Jadwal dan Link Live Streaming 6 Wakil Indonesia di Perempat Final Denmark Open 2021

    Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto akan menjadi wakil pertama Indonesia di perempat final Denmark Open 2021, Jumat (22/10/2021).

    Terpopuler Satu Pekan

    Keyword Populer

    Sepak Pojok

    X