Lee Zii Jia Yakin akan Makin Garang dengan Sistem Poin 11x5

6 April 2021, 20:40 WIB
Penulis: Any Hidayati
Editor: Doddy Wiratama
Tunggal putra Malaysia, Lee Zii Jia, mengangkat trofi juara All England 2021 pada Minggu (21/3/2021). /(instagram.com/leeziijia/)

  • Lee Zii Jia siap dengan perubahan sistem penghitungan poin bulu tangkis dari 21x3 menjadi 11x5.
  • Tunggal putra andalan Malaysia tersebut yakin bahwa sistem poin yang anyar akan cocok dengan gaya bermainnya.
  • Adaptasi menjadi kunci utama dalam menghadapi perubahan sistem poin tersebut.

SKOR.id - Lee Zii Jia menanggapi positif usulan pergantian sistem poin pertandingan bulu tangkis dari 21x3 menjadi 11x5.

Juara All England 2021 tersebut merasa bahwa sistem poin anyar tersebut akan berjalan beriringan dengan gaya permainannya selama ini.

"Format ini akan cocok dengan gaya bermain saya yang cenderung menyerang," kata tunggal putra peringkat kedelapan dunia tersebut dilansir dari The Star.

Meski demikian, Lee Zii Jia menolak anggapan jika dirinya sangat diuntungkan dengan perubahan sistem poin tersebut.

Menurut tunggal putra andalan Malaysia itu, format poin 11x5 tidak akan terlalu berpengaruh signifikan dalam performa para pemain elite dunia.

Pasalnya, semua pemain mau tidak mau akan beradaptasi dengan kondisi anyar tersebut seiring dengan waktu.

"Perubahan akan berpengaruh pada proses latihan dan strategi permainan. Butuh waktu untuk beradaptasi karena selama ini kami menggunakan sistem 21 poin," ujarnya.

"Saya tak bisa bilang siapa yang paling diuntungkan. Namun, saya percaya bahwa sebagian besar pemain elite dunia akan beradaptasi dengan perubahan sistem poin ini."

"Kami semua cukup berpengalaman untuk menghadapi berbagai perubahan yang mungkin akan datang. Ini hanya persoalan kebiasaan," ujarnya.

Sebelum Lee Zii Jia, pebulu tangkis yang juga memberikan sinyal positif dalam perubahan ini adalah Hendra Setiawan.

Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, hadir dalam konferensi pers menjelang All England di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta, 5 Maret 2020.
Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, hadir dalam konferensi pers menjelang All England di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta, 5 Maret 2020. (PBSI)

Partner bermain Mohammad Ahsan ini menjelaskan bahwa sistem 11x5 akan memangkas waktu yang cukup signifikan sehingga tenaga para pemain dapat lebih dihemat.

Dengan demikian, sistem poin 11x5 akan memberi keuntungan sendiri bagi para pemain senior karena bisa lebih menghemat tenaga. 

"Saya secara pribadi setuju dengan perubahan skor. Kalau sampai diterapkan, ini sangat positif karena pertandingan tidak akan terlalu lama dan stamina juga bisa dihemat." 

"Tantangannya nanti adalah fokus yang harus siap dari awal, tidak boleh telat panas," ujar Hendra Setiawan kepada Badminton Indonesia.

Ikuti juga InstagramFacebook, dan Twitter dari Skor Indonesia.

Berita Bulu Tangkis Lainnya:

Susy Susanti Menilai Format Perhitungan Poin 11x5 Tidak Menarik

Viktor Axelsen Tanggapi Rencana BWF Ubah Sistem Poin, Hak Pemain Jadi Sorotan

  • Sumber: badmintonindonesia.org, The Star
  • Tag

    Video

    Komentar

    Berita Terkait

    Badminton

    Sabtu, 3 April 2021

    BWF Singgung Perubahan Skor 11x5, Ternyata Usulan dari Indonesia

    Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) menyinggung rencana perubahan sistem skor dari 21x3 menjadi 11x5.

    Badminton

    Minggu, 4 April 2021

    Ajukan Perubahan Sistem Skor ke BWF, Ini Alasan PBSI

    Kabid Hubungan Luar Negeri PBSI, Bambang Roedyanto, jelaskan alasan PBSI soal usulan format skor anyar.

    Terbaru

    Badminton

    Sabtu, 10 April 2021

    Setahun Tak Tanding, Ganda Campuran Terbaik Dunia Yakin Kekuatannya Meningkat

    Huang Yaqiong mengaku staminanya meningkat dan jangkauan bolanya makin lebar.

    Badminton

    Sabtu, 10 April 2021

    Sebagian Pebulu Tangkis Cina Comeback di India Open 2021

    Sebanyak tujuh wakil Cina terdaftar sebagai partisipan India Open 2021 tertanggal 11-16 Mei.

    Badminton

    Jumat, 9 April 2021

    Ketua Umum NOC Indonesia: Sistem Pembinaan PP PBSI Perlu Dicontoh Cabor Lain

    Raja Sapta Oktohari menuturkan pembinaan yang dilakukan PP PBSI bisa jadi benchmark untuk cabor lain.

    Badminton

    Jumat, 9 April 2021

    67 Atlet Pelatnas Cipayung Jalani Tes Kesehatan

    Sebanyak 67 atlet pelatnas bulu tangkis menjalani serangkaian tes kesehatan, Kamis (8/4/2021).

    Badminton

    Jumat, 9 April 2021

    Menpora: Bulu Tangkis Menjadi Unggulan Pertama dari Desain Besar Olahraga Nasional

    Menpora, Zainudin Amali memaparkan Desain Besar Olahraga Nasional saat menghadiri pelantikan Pengurus PBSI.

    Badminton

    Jumat, 9 April 2021

    Pelatih Cina Bocorkan Kekuatan Fantastis Rival Marcus/Kevin

    Pelatih timnas bulu tangkis Cina, Zhang Jun, mengklaim penampilan Twin Towers saat ini di atas ekspektasi.

    Badminton

    Jumat, 9 April 2021

    Menpora Zainudin Amali Ingatkan PBSI soal Target Dua Olimpiade

    Menpora RI Zainudin Amali ingatkan PBSI soal target dua Olimpiade yang harus dilalui kepengurusan baru.

    Badminton

    Jumat, 9 April 2021

    Pelantikan Pengurus PBSI 2020-2024 Terlambat 4 Bulan, Ini Alasannya

    Pelantikan Pengurus PBSI 2020-2024 molor empat bulan. Diumumkan pada 23 Desember 2020, baru dilantik 9 April 2021

    Badminton

    Jumat, 9 April 2021

    Kapolri Listyo Sigit Prabowo Mundur dari Jabatan Sekjen PBSI

    Sekjen PP PBSI, Listyo Sigit Prabowo, mengajukan surat pengunduran diri.

    Badminton

    Jumat, 9 April 2021

    3 Prestasi PP PBSI Era Wiranto yang Ingin Dilanjutkan Agung Firman Sampurna

    Agung Firman Sampurna akan melanjutkan apa yang sudah berjalan baik di periode Wiranto
    X