Legenda Bulu Tangkis Indonesia, Verawaty Fajrin, Sakit Keras di Tengah Ingar Bingar Olimpiade

24 Juli 2021, 21:45 WIB
Editor: Aditya Fahmi Nurwahid
Sosok legenda bulu tangkis Indonesia, Verawaty Fajrin (kiri, belakang).
Sosok legenda bulu tangkis Indonesia, Verawaty Fajrin (kiri, belakang). /(DOK. PRIBADI)

  • Di tengah segala kemeriahan Olimpiade Tokyo 2020, kabar kurang mengenakkan datang dari dunia bulu tangkis Indonesia.
  • Salah seorang legenda, Verawaty Fajrin, mengidap sakit keras dan harus menjalani perawatan di rumah.
  • Pihak keluarga memohon uluran tangan untuk membantu kesembuhan peraih sebelas medali emas SEA Games tersebut.

SKOR.id - Legenda bulu tangkis Indonesia, Verawaty Fajrin, membutuhkan uluran tangan agar dapat terbebas dari kanker paru-paru yang menggerogotinya.

Dunia bulu tangkis Indonesia pernah memiliki seorang pemain serbabisa dalam diri Verawaty Wiharjo, atau yang kini dikenal dengan Verawaty Fajrin.

Pemain yang mampu bermain di nomor tunggal putri, ganda putri, maupun ganda campuran tersebut menorehkan segudang prestasi di dekade 1980-an.

Sayang, di tengah kemeriahan Olimpiade Tokyo 2020 saat ini, Verawaty jutsru sedang terbaring lemah akibat penyakit kanker paru-paru.

Kabar mengenai kondisi terkini Verawaty diperoleh dari pernyataan Sekretaris Kemenpora, Gatot S. Dewabroto, Sabtu (24/7/2021) petang.

"Di tengah konsentrasi kita ke olimpiade, ada kabar yang kurang menggembirakan," ujar Gatot dalam rilis yang diterima Skor.id.

"Ibu Verawaty Fajrin, legenda bulu tangkis kita sakit keras. Semoga diberi kemudahan untuk kesembuhannya," tuturnya menambahkan.

Sementara itu, sang suami, Fajrin Biduin Aham, mengungkapkan bahwa peraih sebelas medali SEA Games tersebut sedang mengidap penyakit kanker paru-paru.

Saat ini, Verawaty terbaring lemah di rumahnya, sembari sesekali dilarikan ke rumah sakit karena kondisi kesehatan yang menurun.

Sosok legenda bulu tangkis Indonesia, Verawaty Fajrin.
Sosok legenda bulu tangkis Indonesia, Verawaty Fajrin. (DOK. PRIBADI)

Semasa masih aktif bermain, Verawaty merupakan pemain serbabisa yang menjadi andalan Indonesia di tiga nomor sekaligus.

Prestasi yang sampai saat ini paling diingat dari Verawaty adalah keberhasilannya merebut 12 medali emas SEA Games sepanjang kariernya.

Bersama tim Indonesia, Verawaty merebut juara kategori beregu SEA Games enam kali berturut-turut pada 1977, 1979, 1981, 1985, 1987, 1989.

Verawaty pun menorehkan prestasi di nomor perseorangan SEA Games di nomor ganda putri (1979, 1981, 1987), tunggal putri (1981), dan ganda campuran (1987, 1989).

Sepanjang kiprahnya di dunia bulu tangkis, Verawaty sempat dipasangkan dengan beberapa legenda lainnya, seperti Imelda Wiguna, Ivanna Lie, Ruth Damayanti, hingga Eddy Hartono.

Tak hanya di level Asia Tenggara, Verawaty pun bersinar di Asia lewat medali emas Asian Games nomor ganda putri yang direbutnya pada 1978.

Namanya pun tercatat sebagai juara dunia sebanyak dua kali, yakni pada 1980 (tunggal putri) dan 1986 (ganda campuran), yang semakin mengharumkan namanya di pentas dunia.

Cepat sembuh, Ibu Verawaty! Kami, penggemar bulu tangkis dan rakyat Indonesia berdoa untuk kesembuhanmu.

Ikuti juga InstagramFacebook, dan Twitter dari Skor Indonesia.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Skor.id (@skorindonesia)

Berita bulu tangkis lainnya:

Hasil Bulu Tangkis Olimpiade Tokyo 2020: Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan Petik Kemenangan Pertama

Olimpiade Tokyo: Terungkap Senjata Rahasia Marcus/Kevin Raih Kemenangan pada Laga Pembuka

Olimpiade Tokyo 2020: Menang Rubber Game, Praveen/Melati Mengaku Belum In

  • Sumber: Skor.id
  • Tag

    Video

    Berita Terkait

    Olahraga Lain

    Sabtu, 24 Juli 2021

    Pengorbanan Windy Cantika demi Medali Olimpiade, Kaki Sempat Tertimpa Barbel Saat Latihan

    Windy Cantika ungkapkan pengorbanannya untuk mendapatkan medali Olimpiade, mulai dari kaki tertimpa barbel hingga kapalan

    Olahraga Lain

    Sabtu, 24 Juli 2021

    Hasil Renang Olimpiade Tokyo 2020: Azzahra Permatahani Tak Lolos Final 400m Medley

    Perenang putri Indonesia, Azzahra Permatahani, gagal menembus putara final cabor renang 400m medley di Olimpiade Tokyo 2020.

    Olahraga Lain

    Sabtu, 24 Juli 2021

    Update Klasemen Medali Olimpiade Tokyo 2020, Sabtu (24/7/2021): Cina Duduki Posisi Puncak, Indonesia Berbagi Peringkat Ke-19

    Berikut update perolehan medali Olimpiade Tokyo 2020 pada Sabtu (24/7/2021) yang menempatkan Indonesia pada peringkat ke-19.

    Terbaru

    Badminton

    Selasa, 19 Oktober 2021

    Rekap Hasil Denmark Open 2021: Indonesia Loloskan 6 Wakil ke 16 Besar

    Selasa (19/10/2021), sebanyak enam wakil Indonesia dipastikan lolos menuju babak kedua Denmark Open 2021.

    Badminton

    Selasa, 19 Oktober 2021

    Hasil Denmark Open 2021: Taklukkan Popov Bersaudara, Minions Amankan Tiket 16 Besar

    Marcus Gideon/Kevin Sukamuljo menang atas Christo Popov/Toma Popov, di babak pertama Denmark Open 2021 pada Selasa (19/10/2021).

    Badminton

    Selasa, 19 Oktober 2021

    Hasil Denmark Open 2021: Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja Tumbang di Laga Perdana

    Langkah pasangan Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja terhenti babak pertama Denmark open 2021.

    Badminton

    Selasa, 19 Oktober 2021

    Ranking BWF: Efek Thomas Cup 2020, Para Debutan Indonesia Naik Peringkat Dunia

    Chico Aura Dwi Wardoyo dan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin naik dua peringkat setelah Indonesia menang Thomas Cup 2020.

    Badminton

    Selasa, 19 Oktober 2021

    Hasil Denmark Open 2021: Greysia Polii/Apriyani Rahayu Melaju Usai Atasi Wakil Malaysia

    Greysia Polii/Apriyani Rahayu langsung melewati duel alot kontra wakil Malaysia pada babak pertama Denmark Open 2021.

    Badminton

    Selasa, 19 Oktober 2021

    Jadwal dan Link Live Streaming Denmark Open 2021: 9 Wakil Indonesia Turun di Hari Pertama

    Denmark Open 2021 digelar di Odense pada 19 hingga 24 Oktober 2021. Indonesia tercatat menurunkan 19 wakil dalam ajang ini.

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Smash Anthony Sinisuka Ginting Setara Kecepatan Supercar Rimac Nevera

    Smash pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting setara kecepatan mobil buatan Kroasia, Supercar Rimac Nevera.

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Momen Taufik Hidayat di Thomas Cup, Jadi Penentu Kemenangan Indonesia atas Cina di Final 2000

    Taufik Hidayat merupakan penentu kemenangan Indonesia saat mengalahkan CIna 3-0 di Final Thomas Cup 2000

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Rising Star di Thomas dan Uber Cup 2020: Tunggal Putri Indonesia Curi Perhatian

    Skor Indonesia memilih empat pemain putra dan putri yang menjadi rising star di ajang Thomas dan Uber Cup ini.

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Hasil Drawing Wakil Indonesia di Denmark Open 2021: Indonesia Siap Turunkan Kekuatan Penuh

    Ajang BWF World Tour Super 1000, Denmark Open 2021, siap digelar pada pekan ini.
    X