Li Yinhui Sebut Greysia Polii sebagai rival Paling Berkesan di Pengujung Kariernya

13 Februari 2022, 19:15 WIB
Penulis: Any Hidayati
Editor: Lily Indriyani
Greysia Polii/Apriyani Rahayu di podium ganda putri Olimpiade Tokyo 2020, Senin (2/8/2021).
Greysia Polii/Apriyani Rahayu di podium ganda putri Olimpiade Tokyo 2020, Senin (2/8/2021). /NOC Indonesia

  • Li Yinhui menyebut pertemuan dengan Greysia Polii di Olimpiade Tokyo jadi memori berkesan di pengujung kariernya.
  • Pebulu tangkis asal Cina itu terkesan dengan tekad Greysia Polii mengincar medali emas Olimpiade pertama.
  • Ayaka Takahashi/Misaki Matsutomo jadi rival paling berat Li Yinhui.

SKOR.id - Li Yinhui memiliki beberapa nama rival yang berkesan sepanjang kariernya sebagai pebulu tangkis. Salah satunya adalah Greysia Polii.

Pebulu tangkis asal Cina tersebut baru saja memutuskan pensiun sebagai atlet karena masalah kesehatan. Padahal, baru berusia 24 tahun.

Kepada BWF, pemain spesialis ganda tersebut menceritakan beberapa rival yang berkesan sepanjang kariernya sebagai seorang atlet.

Greysia Polii yang merupakan lawan terakhir Li sebelum memutuskan pensiun, termasuk yang paling membekas di ingatan.

Li yang berpasangan dengan Du Yue, berjumpa Greysia Polii/Apriyani Rahayu di perempat final Olimpiade Tokyo 2020, tahun lalu.

Pada pertandingan itu, Li/Du kalah 15-21, 22-20, 17-21 dari Greysia/Apriyani yang akhirnya pulang dengan medali emas Olimpiade Tokyo.

"Momen paling tidak terlupakan ketika akhirnya kami kalah dari Greysia Polii dan Apriyani Rahayu," kata Li seperti dilansir BWF.

"Polii tampil luar biasa. Semua orang bekerja keras, juga membutuhkan banyak hal lain untuk meraih medali emas (Olimpiade)."

Pemain bulu tangkis Cina, Li Yinhui, memutuskan pensiun di usia 24 tahun.
Pemain bulu tangkis Cina, Li Yinhui, memutuskan pensiun di usia 24 tahun. (INSTAGRAM LI YUNHUI)

Li mengaku takjub melihat tekad yang ditunjukkan oleh Greysia dalam mengejar medali emas Olimpiade pertamanya, tahun lalu.

Menurutnya, Greysia layak mendapatkan medali emas di Tokyo 2020 karena pengalaman yang telah dilaluinya hingga saat ini.

"Saya melihat tekad membara lewat sorot matanya. Saya tidak tahu apa saja yang dia lewati selama ini tapi saya bisa merasakan dia berbeda dari sebelumnya hanya dari sorot mata," jelasnya.

"Memang sedih sih bahwa Cina gagal meraih medali emas (ganda putri). Namun, di saat yang sama, saya merasa tersentuh karena Polii adalah pemain yang bertahan paling lama," ia menambahkan.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by 髙橋礼華 AYAKA TAKAHASHI (@ayataka419)

Mengenai rival paling berat sepanjang kariernya, Li memilih pasangan Ayaka Takahashi/Misaki Matsutomo dari Jepang.

Pertemuan dengan peraih medali emas Olimpiade 2016 di Kejuaraan Dunia, tiga tahun lalu, jadi pengalaman terbaik bagi Li.

"Mereka pasangan yang sulit dikalahkan. Permainan mereka sangat rapi dan tidak ada kelemahan khusus," kata Li menjelaskan.

"Mereka sangat fleksibel dalam menerapkan taktik dan menekan musuh. Mereka adalah rival di mana saya harus persiapan paling lama."

"Yang paling berkesan adalah perempat final Kejuaraan Dunia 2019. Pertandingan tersebut merepresentasikan semangat olahraga," imbuhnya.

Li juga menyebut Christinna Pedersen/Kamilla Rytter Juhl dari Denmark dan Chen Qing Chen/Jia Yi Fan yang tak lain seniornya di timnas.

Berita Bulu Tangkis Lainnya:

Kejuaraan Bulu Tangkis Otodidak Segera Digelar, Begini Syarat Pendaftarannya

Usai Pensiun, Li Yinhui Fokus Pemulihan Kesehatan dan Bermasyarakat

Li Yinhui Umumkan Pensiun di Usia 24 Tahun akibat Kelainan Jantung

  • Sumber: bwfbadminton.com
  • Tag

    Video

    Berita Terkait

    Badminton

    Minggu, 13 Februari 2022

    Kejuaraan BAINDO Master 1 Segera Digelar, Begini Syarat Pendaftarannya

    BAINDO Master 1, kejuaraan bulu tangkis khusus untuk pemain ototdidak maupun amatir.

    Badminton

    Minggu, 13 Februari 2022

    Jejak Tim Bulu Tangkis Putri Indonesia di BATC, Mentok di Semifinal

    Semifinalis di BATC 2018 masih jadi catatan terbaik tim bulu tangkis putri Indonesia hingga sekarang.

    Terbaru

    Badminton

    Sabtu, 25 Juni 2022

    Greysia Polii: Olimpiade Ajari Saya untuk Tidak Pernah Menyerah

    BWF memberikan tribute spesial di Hari Olimpiade Internasional 2022 dengan menyajikan kisah Greysia Polii.

    Badminton

    Jumat, 24 Juni 2022

    Lee Chong Wei Sebut Keputusan Lee Zii Jia Mundur dari Commonwealth Games 2022 Tak Salah

    Lee Chong Wei melihat tidak ada masalah dengan keputusan Lee Zii Jia yang memilih mundur dari Commonwealth Games 2022.

    Badminton

    Jumat, 24 Juni 2022

    Resmi Hall of Fame BWF, Zhao Yunlei Dedikasikan Diri untuk Bulu Tangkis

    Jumat (24/6/2022), Zhao Yunlei resmi dinobatkan sebagai salah satu Hall of Fame BWF tahun 2022.

    Badminton

    Jumat, 24 Juni 2022

    Gantikan Lee Zii Jia, Ng Tze Yong Incar Medali di Commonwealth Games 2022

    Ng Tze Yong siap mengemban tugas sebagai tunggal putra utama Malaysia di Birminghan 2022, Agustus mendatang.

    Badminton

    Kamis, 23 Juni 2022

    Anders Antonsen Umumkan Mundur dari Turnamen BWF di Malaysia dan Singapura

    Kamis (23/6/2022), Anders Antonsen mengatakan cederanya belum pulih hingga harus absen lagi dari turnamen.

    Badminton

    Kamis, 23 Juni 2022

    Kento Momota Terpilih sebagai Salah Satu Ikon Atlet Jepang Masa Kini

    Kamis (23/6/2022), JOC mengumumkan total 29 nama sebagai simbol atlet Jepang masa kini dan masa depan.

    Badminton

    Kamis, 23 Juni 2022

    Demi Kejuaraan Dunia, Lee Zii Jia Absen dari Commonwealth Games 2022

    Tunggal putra Malayaia itu berharap tampil dengan kondisi terbaik di Jepang pada Agustus mendatang.

    Badminton

    Kamis, 23 Juni 2022

    Marcus Gideon/Kevin Sanjaya Mundur dari 3 Turnamen, Minions Istirahat Sementara

    Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo dipastikan mundur dari tiga turnamen di Asia Tenggara, Kamis (23/6/2022).

    Badminton

    Rabu, 22 Juni 2022

    Taufik Hidayat Sebut Viktor Axelsen Tunggal Putra Terbaik Saat Ini

    Taufik Hidayat dan Lee Chong Wei dipertemukan dalam TikTok Live, Rabu (22/6/2022) malam.

    Badminton

    Rabu, 22 Juni 2022

    Lee Chong Wei: Penonton di Istora Senayan Luar Biasa

    Momen langka terjadi pada Rabu (22/6/2022) malam WIB.
    X