Mengenal Konsep BAINDO dan Profil Sang Pendiri

19 Februari 2022, 18:00 WIB
Penulis: Doddy Wiratama
Editor: Doddy Wiratama
Baindo Master 1.
Baindo Master 1. /(Jovi/Skor.id)

  • Roy Karamoy adalah sosok penting di balik kelahiran BAINDO (Badminton Amatir Indonesia).
  • Berangkat dari pengalaman di luar negeri, Roy Karamoy tergerak membuat wadah untuk menampung pemain amatir berkompetisi.
  • Dengan moto "Bertanding dengan Sebanding", BAINDO mengkategorikan peserta kompetisinya berdasar usia dan kemampuan.

SKOR.id - Bicara soal BAINDO (Badminton Amatir Indonesia) tentu tak bisa lepas dari sosok sang pendiri yang bernama Roy Karamoy.

Roy Karamoy adalah seorang pencinta bulu tangkis yang menaruh perhatian besar terhadap perkembangan olahraga ini di level amatir.

Sebagai informasi, pria asal Manado ini mulai aktif main bulu tangkis sejak masih 19 tahun dengan spesialisasi nomor tunggal putra.

Pada 1994, Roy pindah ke Jakarta dan terus mengasah kemampuan bermain bulu tangkis tanpa mengecap latihan bersama klub formal.

Ia kemudian membuat terobosan besar pada 2008 dengan meneliti, mempelajari, dan melatih skill-nya dengan program latihan terstruktur.

Tiga tahun berselang, kerja kerasnya berbuah manis saat tampil sebagai runner up Kejuaraan Kota Jakarta Selatan untuk kategori tunggal putra dewasa.

Meski "hanya" runner up, pencapaian Roy saat berusia 39 tahun itu tergolong luar biasa karena dirinya belajar bulu tangkis secara otodidak.

Pendiri Royce Badminton Academy, Roy Karamoy.
Pendiri Royce Badminton Academy, Roy Karamoy. (Dok. Skor TV)

Selain di Indonesia, Roy juga pernah bermain di luar negeri dalam turnamen bulu tangkis yang menyediakan kategori single bagi pemain amatir berusia 30-40 tahun.

Berbekal pengalaman tersebut Roy kemudian tergerak untuk membuat wadah serupa di Indonesia dan terlahirlah Badminton Amatir Indonesia (BAINDO).

BAINDO hadir bukan untuk kepentingan pribadi atau kelompok tertentu, melainkan untuk tercapainya tujuan bersama.

BAINDO juga mengedepankan kepuasan para pemain amatir di Indonesia dengan menghadirkan turnamen yang dilaksanakan secara profesional. 

Konsep BAINDO

Sebenarnya, sudah ada beberapa turnamen bulu tangkis amatir yang diselenggarakan di Indonesia. Tapi, BAINDO hadir dengan konsep berbeda.

BAINDO menawarkan turnamen bulu tangkis dengan pembagian kategori khusus yang sesuai dengan moto "Bertanding dengan Sebanding".

Hal tersebut dilakukan karena praktik penyelenggaraan turnamen bulu tangkis amatir di Indonesia yang cukup kompleks.

Mantan pemain profesional yang belum lama beralih status jadi amatir masih bisa ikut dan itu membuat persaingan jadi sedikit tidak imbang.

Maka dari itu, BAINDO memiliki klasifikasi tertentu untuk mengkategorikan para peserta turnamennya agar tercipta persaingan yang imbang.

BAINDO membuat pengkategorian kompetisi berdasar usia, yakni maksimal 29 tahun, 30-39 tahun, 40-49 tahun, dan di atas 50 tahun.

Selain itu, BAINDO juga membuat klasifikasi berdasarkan skill yang terbagi dalam kelas bronze, silver, dan gold.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Badminton Amatir Indonesia (@baindo.official)

Eks pemain Pelatnas diperbolehkan mengikuti ajang BAINDO dengan syarat sudah mencapai usia minimal 45 tahun dan hanya dapat bermain di kelas skill gold.

Sedangkan pemain eks binaan prestasi (Diklat/Pelatda/dsb) juga hanya boleh bermain di kelas skill gold dengan syarat sudah tidak aktif mengikuti turnamen dalam lima tahun.

Hal ini dilakukan agar turnamen yang digelar BAINDO dapat menghadirkan kompetisi yang adil dan berkesinambungan, terutama untuk para pemain amatir.

BAINDO  pun tak segan mendiskualifikasi peserta jika terbukti melanggar klasifikasi yang sudah dibuat seketat mungkin.

Klasifikasi berdasarkan skill tersebut ditentukan dari pengalaman sang pemain, apakah pernah jadi binaan klub atau bahkan jadi anggota Pelatnas.

Sementara itu, BAINDO juga menggelar kompetisi untuk nomor double family yang bisa diikuti orang tua dan anak. Pengklasifikasian itulah yang juga diterapkan BAINDO Master 1.

BAINDO Masters dijadwalkan berlangsung di Ardes Arena, Tangerang, 25-27 Maret 2022. Pendaftaran dibuka sejak 12 Februari dan ditutup 21 Maret mendatang.

Berita Bulu Tangkis Lainnya:

Kejuaraan BAINDO Master 1 Segera Digelar, Begini Syarat Pendaftarannya

BAINDO Master 1 Siap Digelar, Protokol Kesehatan Ketat Disiapkan

Tag

Video

Berita Terkait

Badminton

Sabtu, 19 Februari 2022

BATC 2022: Jepang Mundur, Tim Putri Indonesia Lolos ke Final untuk Kali Pertama

Kabar mengejutkan datang dari BATC 2022 di Selangor, Malaysia.

Badminton

Sabtu, 19 Februari 2022

BATC 2022: Tim Putri Indonesia Sambut Gembira Mundurnya Jepang di Semifinal

Tanpa mengeluarkan keringat, tim putri Indonesia meraih tiket ke partai puncak Kejuaraan Bulutangkis Asia Beregu 2022.

Badminton

Sabtu, 19 Februari 2022

Peraih Emas Olimpiade Tokyo dan Carolina Marin Mundur dari All England 2022

BWF Super 1.000, All England 2022, akan digelar pada 16-20 Maret mendatang di Birmingham, Inggris.

Terbaru

Badminton

Sabtu, 25 Juni 2022

Lee Zii Jia Mundur dari Commonwealth Games 2022, ''Menpora'' Malaysia Kecewa

Kemenpora Malaysia kecewa dengan keputusan Lee Zii Jia mundur dari Commonwealth Games 2022.

Badminton

Sabtu, 25 Juni 2022

Greysia Polii: Olimpiade Ajari Saya untuk Tidak Pernah Menyerah

BWF memberikan tribute spesial di Hari Olimpiade Internasional 2022 dengan menyajikan kisah Greysia Polii.

Badminton

Jumat, 24 Juni 2022

Lee Chong Wei Sebut Keputusan Lee Zii Jia Mundur dari Commonwealth Games 2022 Tak Salah

Lee Chong Wei melihat tidak ada masalah dengan keputusan Lee Zii Jia yang memilih mundur dari Commonwealth Games 2022.

Badminton

Jumat, 24 Juni 2022

Resmi Hall of Fame BWF, Zhao Yunlei Dedikasikan Diri untuk Bulu Tangkis

Jumat (24/6/2022), Zhao Yunlei resmi dinobatkan sebagai salah satu Hall of Fame BWF tahun 2022.

Badminton

Jumat, 24 Juni 2022

Gantikan Lee Zii Jia, Ng Tze Yong Incar Medali di Commonwealth Games 2022

Ng Tze Yong siap mengemban tugas sebagai tunggal putra utama Malaysia di Birminghan 2022, Agustus mendatang.

Badminton

Kamis, 23 Juni 2022

Anders Antonsen Umumkan Mundur dari Turnamen BWF di Malaysia dan Singapura

Kamis (23/6/2022), Anders Antonsen mengatakan cederanya belum pulih hingga harus absen lagi dari turnamen.

Badminton

Kamis, 23 Juni 2022

Kento Momota Terpilih sebagai Salah Satu Ikon Atlet Jepang Masa Kini

Kamis (23/6/2022), JOC mengumumkan total 29 nama sebagai simbol atlet Jepang masa kini dan masa depan.

Badminton

Kamis, 23 Juni 2022

Demi Kejuaraan Dunia, Lee Zii Jia Absen dari Commonwealth Games 2022

Tunggal putra Malayaia itu berharap tampil dengan kondisi terbaik di Jepang pada Agustus mendatang.

Badminton

Kamis, 23 Juni 2022

Marcus Gideon/Kevin Sanjaya Mundur dari 3 Turnamen, Minions Istirahat Sementara

Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo dipastikan mundur dari tiga turnamen di Asia Tenggara, Kamis (23/6/2022).

Badminton

Rabu, 22 Juni 2022

Taufik Hidayat Sebut Viktor Axelsen Tunggal Putra Terbaik Saat Ini

Taufik Hidayat dan Lee Chong Wei dipertemukan dalam TikTok Live, Rabu (22/6/2022) malam.
X