Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo, Bukti Bulu Tangkis Cabor Andalan Indonesia

5 September 2021, 19:10 WIB
Penulis: Any Hidayati
Editor: Lily Indriyani
Ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu, berpose di atas podium usai memastikan emas Olimpiade Tokyo 2020, Senin (2/8/2021).
Ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu, berpose di atas podium usai memastikan emas Olimpiade Tokyo 2020, Senin (2/8/2021). /NOC Indonesia

  • Bulu tangkis membuktikan diri sebagai tulang punggung olahraga Indonesia lewat Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo.
  • Bulu tangkis memiliki tradisi medali emas yang panjang dalam Olimpiade.
  • Pada debut para bulu tangkis di Paralimpiade Tokyo, Indonesia langsung meraih enam medali.

SKOR.id - Bukti bahwa bulu tangkis adalah andalan Indonesia dalam pesta olahraga internasional semakin terbukti pada Tokyo 2020.

Baik saat Olimpiade maupun Paralimpiade Tokyo 2020, bulu tangkis adalah satu-satunya penyumbang medali emas untuk Indonesia.

Pasangan ganda putri, Greysia Polii/Apriyani Rahayu, jadi satu-satunya penyumbang emas Indonesia pada Olimpiade Tokyo 2020.

Klik gambar untuk download apps Skor.id
Klik gambar untuk download apps Skor.id

Kemenangan ini melanjutkan tradisi medali emas Indonesia sejak Barcelona 1992 atau debut bulu tangkis dalam ajang Olimpiade.

Selama 29 tahun terakhir, tradisi emas bulu tangkis di ajang Olimpiade hanya terputus di London 2012.

Selain Greysia/Apriyani, Anthony Sinisuka Ginting yang turun di nomor tunggal putra sukses menyabet medali perunggu Olimpiade Tokyo.

Selain dua medali dari bulu tangkis, Indonesia meraih satu perak (Eko Yuli Irawan), dan dua perunggu (Rahmat Erwin Abdullah dan Windy Cantika Aisah) dari cabang olahraga angkat besi Olimpiade Tokyo.

Tahun ini, 2021, para bulu tangkis debut di ajang Paralimpiade Tokyo 2020. Tujuh atlet langsung unjuk gigi dengan menyabet total enam medali.

Leani Ratri Oktila tampil sebagai bintang utama dengan menyumbangkan tiga medali masing-masing dua emas dan satu perak.

Atlet para bulu tangkis Indonesia, Leani Ratri Oktila, ketika berada di area Kampung Paralimpiade Tokyo.
Atlet para bulu tangkis Indonesia, Leani Ratri Oktila, ketika berada di area Kampung Paralimpiade Tokyo. NPC Indonesia

Medali emas pertama Leani Ratri Oktila di Paralimpiade Tokyo datang dari nomor ganda putri kelas SL3-SU5 bersama Khalimatus Sadiyah.

Turun di final tunggal putri SL4, atlet yang akrab disapa Ratri kalah dari Cheng Hefang (Cina).

Emas kedua Ratri dipersembahkan dari nomor ganda campuran SL3-U5 saat berpasangan dengan Hary Susanto.

Tiga medali para bulu tangkis lain dipersembahkan Dheva Anrimusthi (perak, tunggal putra SU5), Suryo Nugroho (perunggu, tunggal putra SU5), dan Fredy Setiawan (perunggu, tunggal putra SL4).

ki-ka, Leani Ratri Oktila, Andi Herman (CdM kontingen Indonesia di Paralimpiade Tokyo), Senny Marbun (Ketua NPC Indonesia), dan Khalimatus Sadiyah setelah medali pertama Tokyo 2020, Sabtu (4/9/2021).
ki-ka, Leani Ratri Oktila, Andi Herman (CdM kontingen Indonesia di Paralimpiade Tokyo), Senny Marbun (Ketua NPC Indonesia), dan Khalimatus Sadiyah setelah medali pertama Tokyo 2020, Sabtu (4/9/2021). NPC Indonesia

Dengan prestasi spektakuler di Tokyo 2020, bukan tidak mungkin bahwa para bulu tangkis akan mengikuti jejak "tradisi medali emas" di Paralimpiade.

Selain enam medali dari para bulu tangkis, tiga medali lainnya dipersembahkan oleh tiga atlet dari cabang olahraga yang berbeda.

Ni Nengah Widiasih (perak, angkat berat 41 kg), Saptoyogo Purnomo (perunggu, para atletik 100 m T37), dan David Jacobs (perunggu, para tenis meja TT10).

Berita Bulu Tangkis Lainnya:

Ganda Putri Indonesia Kompak Ukir Sejarah di Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo 2020

Raih Emas Paralimpiade Tokyo, Leani Ratri Oktila/Khalimatus Sadiyah Cetak 3 Sejarah Baru untuk Indonesia

  • Sumber: Skor.id
  • Tag

    Video

    Berita Terkait

    Badminton

    Minggu, 5 September 2021

    2021 Panggung Emas Ganda Putri Indonesia, dari Greysia/Apriyani Hingga Leani/Khalimatus

    Ganda putri bulu tangkis Indonesia menjadi sorotan membanggakan karena prestasinya di ajang internasional sepanjang tahun 2021.

    Badminton

    Minggu, 5 September 2021

    Sabet 2 Emas, Leani Ratri Oktila Ulang Keajaiban Zhao Yunlei di Olimpiade 2012

    Sosok atlet Indonesia, Leani Ratri Oktila, menjadi pahlawan bagi Indonesia di ajang Paralimpiade Tokyo 2020.

    Terbaru

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Smash Anthony Sinisuka Ginting Setara Kecepatan Supercar Rimac Nevera

    Smash pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting setara kecepatan mobil buatan Kroasia, Supercar Rimac Nevera.

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Momen Taufik Hidayat di Thomas Cup, Jadi Penentu Kemenangan Indonesia atas Cina di Final 2000

    Taufik Hidayat merupakan penentu kemenangan Indonesia saat mengalahkan CIna 3-0 di Final Thomas Cup 2000

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Rising Star di Thomas dan Uber Cup 2020: Tunggal Putri Indonesia Curi Perhatian

    Skor Indonesia memilih empat pemain putra dan putri yang menjadi rising star di ajang Thomas dan Uber Cup ini.

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Hasil Drawing Wakil Indonesia di Denmark Open 2021: Indonesia Siap Turunkan Kekuatan Penuh

    Ajang BWF World Tour Super 1000, Denmark Open 2021, siap digelar pada pekan ini.

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Taufik Hidayat Sedih Bendera Merah-Putih Tak Berkibar di Thomas Cup 2020

    Taufik Hidayat sedih lantaran bendera Merah-Putih tak berkibar saat Indonesia juara Thomas Cup 2020

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Kiprah Duo FajRi, Dari Gagal Lolos Olimpiade hingga Jadi Andalan Indonesia di Thomas Cup 2020

    Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto jadi tulang punggung ganda putra Indonesia di Thomas Cup 2020.

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Menpora Minta Maaf karena Bendera Merah Putih Gagal Berkibar di Thomas Cup 2020

    Menpora Zainudin Amali mengutarakan permintaan maaf dalam konferensi pers hari Minggu (18/10/2021).

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Takluk di Final Thomas Cup 2020, Lu Guangzu Akui Kehebatan Anthony Ginting

    Lu Guangzu menilai bahwa Anthony Ginting sukses bangkit setelah tertinggal di gim pertama final Thomas Cup 2020, Minggu (17/10/2021).

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Leo Carnando/Daniel Marthin, Saksi Kembalinya 2 Trofi Beregu ke Pangkuan Indonesia

    Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin menjadi bagian dari tim yang menang Suhandinata Cup 2019 dan Thomas Cup 2020.

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Sudah Juara Thomas Cup, Hendra Setiawan Bisa Pensiun dengan Tenang

    Hendra Setiawan menuntaskan penantian panjangnya meraih Thomas Cup.

    Terpopuler Satu Pekan

    Keyword Populer

    Sepak Pojok

    X