Olimpiade Tokyo 2020: Eng Hian Minta Masyarakat Redam Ekspektasi Berlebihan pada Greysia Polii/Apriyani Rahayu

31 Juli 2021, 12:27 WIB
Penulis: Lily Indriyani
Editor: Lily Indriyani
Reaksi ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu usai memastikan tiket final Olimpiade Tokyo 2020 di Musashino Forest Sport Plaza, Sabtu (31/7/2021).
Reaksi ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu usai memastikan tiket final Olimpiade Tokyo 2020 di Musashino Forest Sport Plaza, Sabtu (31/7/2021). /NOC Indonesia

  • Eng Hian meminta masyarakat Indonesia untuk meredam ekspektasi berlebihan kepada Greysia Polii/Apriyani Rahayu.
  • Greysia Polii/Apriyani berpotensi menyumbang emas untuk Indonesia. 
  • Melaju ke final, pasangan ini akan bertemu unggulan kedua asal Cina.

SKOR.id - Pelatih ganda putri Indonesia, Eng Hian, meminta masyarakat Indonesia untuk meredam ekspektasi berlebihan kepada Greysia Polii/Apriyani Rahayu.

Peraih medali perunggu ganda putra Olimpiade Athena 2004 bersama Flandy Limpele itu tak ingin anak didiknya terbebani di laga puncak, Senin (2/8/2021). 

Greysia Polii/Apriyani Rahayu memastikan tiket final usai menumbangkan wakil Korea Selatan (Korsel), Lee So-hee/Shin Seung-chan, 21-19, 21-17.

Hi Skorer, jangan lupa download apps Skor.id biar enggak ketinggalan update dan bisa mendapatkan banyak hadiah menarik.

"Sebenarnya, masalah nonteknis (muncul) saat pemain tidak bisa mengontrol ekspektasi," kata Didi, sapaan akrab Eng Hian

"Banyak unggulan yang tumbang di Olimpiade kali ini karena mainnya berbeda dengan standar mereka (dan itu dipicu) karena beban berat."

"Mohon pemberitaan (soal Greysia/Apriyani lolos ke final Olimpiade Tokyo 2020) jangan terlalu berlebihan. Mohon doanya saja." 

Apalagi, Didi mengakui, anak didiknya itu tertinggal secara head-to-head dari ganda putri Cina yang akan menjadi lawan mereka di final, 2 Agustus mendatang. 

"Kami sudah mendekati fase terpenting. Secara teknis, sudah disiapkan. Tapi, apakah strategi akan berjalan apa tidak, tergantung di lapangan."

Greysia Polii/Apriyani Rahayu berpotensi sumbang emas di Olimpiade Tokyo 2020 sekaligus jadi yang pertama untuk Indonesia di ganda putri.  

Ganda putri peringkat keenam dunia itu akan bertemu dengan unggulan kedua, Chen Qing Chen/Jia Yifan, di Musashino Forest Sport Plaza.    

Pasangan asal Cina itu melaju ke partai puncak, usai menumbangkan Kim So-yeong Kim/Kong Hee-yong dengan skor 21-15 21-11.

Eng Hian Minta Masyarakat Redam Ekspektasi Berlebihan pada Greysia PoliiApriyani Rahayu
Eng Hian Minta Masyarakat Redam Ekspektasi Berlebihan pada Greysia PoliiApriyani Rahayu Grafis Yusuf/Skor.id

Jangan lupa untuk follow dan subscribe akun media sosial kami di: 

Berita Olimpiade Lainnya:

Olimpiade Tokyo 2020: Lolos ke Final, Greysia Polii/Apriyani Rahayu Jaga Pikiran

Olimpiade Tokyo 2020: Greysia Polii/Apriyani Rahayu Jaga Asa Emas Indonesia

Hasil Bulu Tangkis Olimpiade Tokyo 2020: Tundukkan Korea Selatan, Greysia Polii/Apriyani Rahayu ke Final

 

  • Sumber: bwfbadminton.com, NOC Indonesia
  • Tag

    Video

    Berita Terkait

    Olahraga Lain

    Sabtu, 31 Juli 2021

    Jadwal Tanding Atlet Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020, Sabtu (31/7/2021): Ada Lalu Zohri dan Bulu Tangkis

    Berikut ini adalah jadwal tanding atlet Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020 pada hari Sabtu, (31/7/2021).

    Basket

    Sabtu, 31 Juli 2021

    Olimpiade Tokyo 2020: Jatuh di Kamar Mandi, Pemain NBA Tak Bisa Lagi Perkuat Australia

    Timnas basket Australia kehilangan satu pemainnya usai Aron Baynes terjatuh di kamar mandi.

    Badminton

    Sabtu, 31 Juli 2021

    Olimpiade Tokyo 2020: Cetak Sejarah Lolos ke Semifinal, Pebulu Tangkis Guatemala Ini Dilatih Orang Indonesia

    Pebulu tangkis asal Guatemala, Kevin Cordon, membuat kejutan dengan melaju ke semifinal Olimpiade Tokyo.

    Terbaru

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Smash Anthony Sinisuka Ginting Setara Kecepatan Supercar Rimac Nevera

    Smash pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting setara kecepatan mobil buatan Kroasia, Supercar Rimac Nevera.

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Momen Taufik Hidayat di Thomas Cup, Jadi Penentu Kemenangan Indonesia atas Cina di Final 2000

    Taufik Hidayat merupakan penentu kemenangan Indonesia saat mengalahkan CIna 3-0 di Final Thomas Cup 2000

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Rising Star di Thomas dan Uber Cup 2020: Tunggal Putri Indonesia Curi Perhatian

    Skor Indonesia memilih empat pemain putra dan putri yang menjadi rising star di ajang Thomas dan Uber Cup ini.

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Hasil Drawing Wakil Indonesia di Denmark Open 2021: Indonesia Siap Turunkan Kekuatan Penuh

    Ajang BWF World Tour Super 1000, Denmark Open 2021, siap digelar pada pekan ini.

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Taufik Hidayat Sedih Bendera Merah-Putih Tak Berkibar di Thomas Cup 2020

    Taufik Hidayat sedih lantaran bendera Merah-Putih tak berkibar saat Indonesia juara Thomas Cup 2020

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Kiprah Duo FajRi, Dari Gagal Lolos Olimpiade hingga Jadi Andalan Indonesia di Thomas Cup 2020

    Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto jadi tulang punggung ganda putra Indonesia di Thomas Cup 2020.

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Menpora Minta Maaf karena Bendera Merah Putih Gagal Berkibar di Thomas Cup 2020

    Menpora Zainudin Amali mengutarakan permintaan maaf dalam konferensi pers hari Minggu (18/10/2021).

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Takluk di Final Thomas Cup 2020, Lu Guangzu Akui Kehebatan Anthony Ginting

    Lu Guangzu menilai bahwa Anthony Ginting sukses bangkit setelah tertinggal di gim pertama final Thomas Cup 2020, Minggu (17/10/2021).

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Leo Carnando/Daniel Marthin, Saksi Kembalinya 2 Trofi Beregu ke Pangkuan Indonesia

    Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin menjadi bagian dari tim yang menang Suhandinata Cup 2019 dan Thomas Cup 2020.

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Sudah Juara Thomas Cup, Hendra Setiawan Bisa Pensiun dengan Tenang

    Hendra Setiawan menuntaskan penantian panjangnya meraih Thomas Cup.

    Terpopuler Satu Pekan

    Keyword Populer

    Sepak Pojok

    X