Olimpiade Tokyo 2020: Minions Kalah, Pelatih Mengaku Tak Kaget

27 Juli 2021, 16:33 WIB
Penulis: Nizar Galang
Editor: Lily Indriyani
Pelatih ganda putra Indonesia, Herry Iman Pierngadi.
Pelatih ganda putra Indonesia, Herry Iman Pierngadi. /dok. Humas PBSI

SKOR.id - Ganda putra Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, menutup fase grup bulu tangkis Olimpiade Tokyo 2020 dengan kekalahan.

Minions harus mengakui keunggulan wakil Taiwan, Lee Yang/Wang Chi-Lin, 18-21, 21-15, 17-21 di Musashino Forest Sport Plaza, Tokyo, Selasa (27/7/2021).

Pelatih ganda putra, Herry Iman Pierngadi, mengaku tak kaget dengan kekalahan  Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo dalam laga hari ini.

Herry IP, sapaannya, menyebut salah satu faktor kekalahan Minions karena terbawa pola permainan Lee Yang/Wang Chi-Lin.

"Tak ada kaget (dengan permainan Lee/Wang) karena semua sudah dipersiapkan. Hanya, tadi saya lihat, permainan Marcus/Kevin terbawa pola lawan," ujarnya.

"Main (bola-bola) panjang-panjang seperti itu. Selain itu, hari ini agak kurang lepas mainnya dibanding dua pertandingan sebelumnya. Banyak kesalahan sendiri."

Herry IP pun menuturkan kekalahan Minions pada laga terakhir fase grup tidak perlu dikhawatirkan karena bukan berarti anak didiknya tampil sangat buruk.

"Kalau secara permainan, di gim kedua dan ketiga sudah nemu polanya. Hanya, balik lagi, tadi kurang in saja mainnya," ujar pelatih berjulukan Naga Api itu.

Ganda putra Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, saat berlaga di Olimpiade Tokyo 2020, Sabtu (24/7/2021).
Ganda putra Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, saat berlaga di Olimpiade Tokyo 2020, Sabtu (24/7/2021). (DOK. PBSI)

"Saya tidak khawatir (dengan kekalahan Marcus/Kevin). Besok ada waktu untuk evaluasi dan latihan lagi sebelum ke perempat final (Olimpiade Tokyo)."

Sementara terkait Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, Herry IP menyebut ada perkembangan di setiap pertandingan yang sudah mereka lakoni. 

"Kalau saya lihat, kondisi Ahsan/Hendra semakin hari semakin meningkat. Memang dari sisi pola permainan ada yang kita ubah sedikit," ucapnya.

"Mereka tak bisa lagi main adu tenaga, pasti kalah sama yang muda-muda. Jadi, kombinasi dengan ada pelannya, akurasi pukulan, tak kencang terus."

Adapun undian untuk laga perempat final ganda putra Olimpiade Tokyo 2020 akan dilakukan, malam ini, dan mulai dipertandingkan Kamis (29/7/2021).

Ikuti juga InstagramFacebookYouTube, dan Twitter dari Skor Indonesia.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Skor.id (@skorindonesia)

Berita Olimpiade Tokyo: 

LIVE UPDATE: Perolehan Medali Olimpiade Tokyo 2020

Olimpiade Tokyo 2020: Hadapi Unggulan Pertama, Praveen/Melati Mencoba Enjoy

Indonesia Berpeluang Jadi Tuan Rumah Kualifikasi Selancar Olimpiade 2024

  • Sumber: PBSI
  • Tag

    Video

    Berita Terkait

    Badminton

    Selasa, 27 Juli 2021

    Hasil Bulu Tangkis Olimpiade Tokyo 2020: Kalahkan Ganda Korea Selatan, Ahsan/Hendra Puncaki Grup D

    Ganda putra Indonesia, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan berhasil mengalahkan pasangan Korea Selatan Choi Solgyu/Seo Seung-jae.

    Badminton

    Selasa, 27 Juli 2021

    Olimpiade Tokyo 2020: Minions Akui Kehebatan Pasangan Taiwan

    Marcus Gideon Fernaldi/Kevin Sanjaya mengakui kekalahannya pada laga terakhir Grup A Olimpiade Tokyo 2020.

    Badminton

    Selasa, 27 Juli 2021

    Olimpiade Tokyo 2020: The Daddies Tak Mau Pikirkan Medali Emas

    Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan melaju ke perempat final ganda putra bulu tangkis Olimpiade Tokyo 2020.

    Terbaru

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Smash Anthony Sinisuka Ginting Setara Kecepatan Supercar Rimac Nevera

    Smash pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting setara kecepatan mobil buatan Kroasia, Supercar Rimac Nevera.

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Momen Taufik Hidayat di Thomas Cup, Jadi Penentu Kemenangan Indonesia atas Cina di Final 2000

    Taufik Hidayat merupakan penentu kemenangan Indonesia saat mengalahkan CIna 3-0 di Final Thomas Cup 2000

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Rising Star di Thomas dan Uber Cup 2020: Tunggal Putri Indonesia Curi Perhatian

    Skor Indonesia memilih empat pemain putra dan putri yang menjadi rising star di ajang Thomas dan Uber Cup ini.

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Hasil Drawing Wakil Indonesia di Denmark Open 2021: Indonesia Siap Turunkan Kekuatan Penuh

    Ajang BWF World Tour Super 1000, Denmark Open 2021, siap digelar pada pekan ini.

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Taufik Hidayat Sedih Bendera Merah-Putih Tak Berkibar di Thomas Cup 2020

    Taufik Hidayat sedih lantaran bendera Merah-Putih tak berkibar saat Indonesia juara Thomas Cup 2020

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Kiprah Duo FajRi, Dari Gagal Lolos Olimpiade hingga Jadi Andalan Indonesia di Thomas Cup 2020

    Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto jadi tulang punggung ganda putra Indonesia di Thomas Cup 2020.

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Menpora Minta Maaf karena Bendera Merah Putih Gagal Berkibar di Thomas Cup 2020

    Menpora Zainudin Amali mengutarakan permintaan maaf dalam konferensi pers hari Minggu (18/10/2021).

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Takluk di Final Thomas Cup 2020, Lu Guangzu Akui Kehebatan Anthony Ginting

    Lu Guangzu menilai bahwa Anthony Ginting sukses bangkit setelah tertinggal di gim pertama final Thomas Cup 2020, Minggu (17/10/2021).

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Leo Carnando/Daniel Marthin, Saksi Kembalinya 2 Trofi Beregu ke Pangkuan Indonesia

    Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin menjadi bagian dari tim yang menang Suhandinata Cup 2019 dan Thomas Cup 2020.

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Sudah Juara Thomas Cup, Hendra Setiawan Bisa Pensiun dengan Tenang

    Hendra Setiawan menuntaskan penantian panjangnya meraih Thomas Cup.
    X