Para Veteran Pensiun, Bulu Tangkis Korsel Rekrut Pemain Muda

30 Agustus 2021, 14:45 WIB
Penulis: Any Hidayati
Editor: Lily Indriyani
Tunggal putri Korea Selatan, An Se-young, saat Asian Leg di Thailand pada Januari 2021.
Tunggal putri Korea Selatan, An Se-young, saat Asian Leg di Thailand pada Januari 2021. /(instagram.com/a_sy_2225)

SKOR.id - Asosiasi Badminton Korea Selatan (BKA) menyelesaikan seleksi internal untuk tim nasional (timnas) bulu tangkis tahun depan atau 2022.

BKA menggelar seleksi nasional di Jeongeup National Sports Center, Kota Jeongeup sepanjang 17 s.d. 23 Agustus 2021.

Untuk sektor tunggal, putra maupun putri, BKA menggunakan sistem pertandingan grup, masing-masing A dan B.

Top 3 di masing-masing grup, serta pemenang playoff untuk posisi keempat di kedua grup, dinyatakan lolos kualifikasi.

Sedangkan untuk ganda (putra, putri, dan campuran), BKA pertimbangan hasil pertandingan random pasangan sebanyak 90 persen dan sisanya peringkat.

Menariknya, pada seleksi kali ini, BKA kembali menemukan bakat muda yang secara mengejutkan mengalahkan para senior.

Seperti yang dilakukan An Se-Young ketika lolos seleksi nasional pada 2017 dan langsung jadi salah satu andalan tunggal putri Korsel, di tahun berikutnya.

Salah satu pemain yang digadang menjadi pelapis yang cocok untuk An Se-young adalah Lee Seo-jin.

Siswi sekolah menengah yang baru 17 tahun itu lolos seleksi timnas 2022 setelah menempati peringkat ketiga Grup A.

Selain itu, ada juga pebulu tangkis ganda putra Jinyong dan Noh Jin-seong yang masing-masing baru berusia 18 tahun.

Para pemain nasional yang tampil di Olimpiade Tokyo seperti An Se-young, Lee So-hee, Shin Seung-chan, dan kawan-kawan, otomatis lolos seleksi.

Agus Dwi Santoso (tengah) diapit Sung Ji Hyun (kiri) dan Son Wan Ho saat menjadi pelatih tim bulu tangkis Korea Selatan. Agus, yang kini menangani tim bulu tangkis India, memuji penyelenggaraan Denmark Open 2020 di tengah pandemi Covid-19.
Agus Dwi Santoso (tengah) diapit Sung Ji Hyun (kiri) dan Son Wan Ho saat menjadi pelatih tim bulu tangkis Korea Selatan. Agus, yang kini menangani tim bulu tangkis India, memuji penyelenggaraan Denmark Open 2020 di tengah pandemi Covid-19. (Twitter/@bulutangkisRI)

Mereka akan tetap menjadi bagian dari timnas bulu tangkis Korsel, tahun depan, bersama para junior yang baru direkrut.

Sebagai informasi, Korsel tengah gencar melakukan regenerasi setelah ditinggal empat peman yang memilih pensiun sepanjang Agustus 2021.

Eks tunggal putri utama Korsel, Sung Ji-hyun, bersama pemain ganda putri, Chang Ye-na dan Jung Kyung-eun, pensiun dari timnas pada 12 Agustus 2021.

Sehari sebelumnya, eks tunggal putra nomor satu dunia, Son Wan-ho, juga memutuskan pensiun dari skuad Negeri Ginseng. 

Para veteran tersebut memutuskan tetap melanjutkan karier, baik di dalam dan luar, namun sebagai pemain profesional.

 

Klik gambar untuk mengunjungi aset digital kami.
Klik gambar untuk mengunjungi aset digital kami.

Berita Bulu Tangkis Lainnya:

Selain An Se-young, Korsel Sudah Siapkan Tunggal Putri Masa Depan

Mantan Tunggal Putra Nomor 1 Dunia Mundur dari Timnas Korea Selatan

  • Sumber: bwfbadminton.com, Yonhap News
  • Tag

    Video

    Berita Terkait

    Badminton

    Minggu, 29 Agustus 2021

    Chen Yu Fei Ungkap Senjata Rahasia Kalahkan Tai Tzu Ying di Final Olimpiade Tokyo 2020

    Chen Yu Fei mengamati laga final All England 2020 untuk mempersiapkan diri final Olimpiade Tokyo 2020 melawan Tai Tzu Ying.

    Badminton

    Minggu, 29 Agustus 2021

    Jumlah Follower Pemain Malaysia Ini Naik 10 Kali Lipat usai Rebut Medali Perunggu Olimpiade

    Jumlah follower Soh Wooi Yik meningkat drastis usai meraih medali perunggu Olimpiade Tokyo 2020.

    Terbaru

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Smash Anthony Sinisuka Ginting Setara Kecepatan Supercar Rimac Nevera

    Smash pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting setara kecepatan mobil buatan Kroasia, Supercar Rimac Nevera.

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Momen Taufik Hidayat di Thomas Cup, Jadi Penentu Kemenangan Indonesia atas Cina di Final 2000

    Taufik Hidayat merupakan penentu kemenangan Indonesia saat mengalahkan CIna 3-0 di Final Thomas Cup 2000

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Rising Star di Thomas dan Uber Cup 2020: Tunggal Putri Indonesia Curi Perhatian

    Skor Indonesia memilih empat pemain putra dan putri yang menjadi rising star di ajang Thomas dan Uber Cup ini.

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Hasil Drawing Wakil Indonesia di Denmark Open 2021: Indonesia Siap Turunkan Kekuatan Penuh

    Ajang BWF World Tour Super 1000, Denmark Open 2021, siap digelar pada pekan ini.

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Taufik Hidayat Sedih Bendera Merah-Putih Tak Berkibar di Thomas Cup 2020

    Taufik Hidayat sedih lantaran bendera Merah-Putih tak berkibar saat Indonesia juara Thomas Cup 2020

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Kiprah Duo FajRi, Dari Gagal Lolos Olimpiade hingga Jadi Andalan Indonesia di Thomas Cup 2020

    Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto jadi tulang punggung ganda putra Indonesia di Thomas Cup 2020.

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Menpora Minta Maaf karena Bendera Merah Putih Gagal Berkibar di Thomas Cup 2020

    Menpora Zainudin Amali mengutarakan permintaan maaf dalam konferensi pers hari Minggu (18/10/2021).

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Takluk di Final Thomas Cup 2020, Lu Guangzu Akui Kehebatan Anthony Ginting

    Lu Guangzu menilai bahwa Anthony Ginting sukses bangkit setelah tertinggal di gim pertama final Thomas Cup 2020, Minggu (17/10/2021).

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Leo Carnando/Daniel Marthin, Saksi Kembalinya 2 Trofi Beregu ke Pangkuan Indonesia

    Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin menjadi bagian dari tim yang menang Suhandinata Cup 2019 dan Thomas Cup 2020.

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Sudah Juara Thomas Cup, Hendra Setiawan Bisa Pensiun dengan Tenang

    Hendra Setiawan menuntaskan penantian panjangnya meraih Thomas Cup.
    X