PBSI Puas dengan Klarifikasi BWF soal Poin Gratis untuk Cina dan Hong Kong

8 Juni 2020, 19:15 WIB
Editor: Tri Cahyo Nugroho
/(Grafis: Dede S. Mauladi/Skor.id)

  • PP PBSI menerima klarifikasi BWF soal poin gratis Hong Kong dan Cina di BAMTC 2021. 
  • Sebelumnya, PP PBSI tak terima karena mengira poin gratis itu juga untuk nomor ganda campuran.
  • Poin gratis untuk ganda campuran tidak relevan karena sektor tersebut tak ada di BATC 2020 Manila. 

SKOR.id - Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) puas dengan klarifikasi Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF).

Hal tersebut terkait poin gratis yang diberikan Cina dan Hong Kong pada Badminton Asia Mixed Team Championship (BAMTC) 2021.

BWF menghadiahi angka cuma-cuma kepada Cina dan Hong Kong karena tidak dapat berpartisipasi di Badminton Asia Team Championship (BATC) 2020 Manila, Februari lalu.

Kedua negara tersebut terkena pembatasan perjalanan karena pada Februari, pandemi Covid-19 sedang parah-parahnya di Cina dan Hong Kong.

Berita Bulu Tangkis Lainnya: Viktor Axelsen: Jadwal BWF Kelewat Ambisius, Pemain Harus Hati-hati

Sebelumnya, PBSI tidak terima pemberian poin gratis di BAMTC 2021 karena menilai tidak mampunya Cina dan Hong Kong ikut BATC 2020 tak relevan.

Sebab, di BAMTC terdapat ganda campuran, nomor yang tidak ada di BATC.

Belakangan, BWF mengklarifikasi kalau poin gratis itu cuma untuk tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, dan ganda putri. Sementara ganda campuran tidak.

Kepala Sub Bidang (Kasubid) Hubungan Internasional PBSI, Bambang Roedyanto, pun mengaku lega dengan penjelasan dari BWF ini.

"Ini jelas keputusan yang adil untuk semuanya. Memang inilah yang kami inginkan adalah kejelasan kalau poin nomor ganda campuran tak masuk hitungan," ucap Bambang.

"Sebab, Cina dan Hong Kong kan tidak mungkin mendapat poin dari ganda campuran, kan ganda campuran tidak ada di BATC," Bambang menambahkan.

Berita Tenis Lainnya: Rafael Nadal Terbaik di Antara The Big Three, Ini Alasannya

Sosok yang akrab disapa Roedy tersebut mengatakan, tidak hanya Indonesia yang mempertanyakan hal ini. Malaysia juga meminta klarifikasi mengenai perkara tersebut.

Roedy menyebut, saat ini BWF juga tengah menggodok aturan soal jumlah turnamen wajib yang harus diikuti atlet. Hanya, saat ini BWF belum memberi informasi lanjutan.

"Pengumuman resmi akan diberikan BWF  lebih lanjut. Kita tunggu saja bagaimana perkembangannya ke depan," kata Bambang Roedyanto.

Berdasarkan aturan BWF saat ini, pemain 15 besar tunggal dan pasangan 10 besar ganda diwajibkan untuk mengikuti empat jenis turnamen.

Turnamen-turnamen tersebut adalah: BWF World Tour Finals, BWF Tour Super 1000, BWF World Tour Super 750, dan empat dari tujuh turnamen BWF World Tour Super 500. 

 

  • Sumber: badmintonindonesia.org
  • Tag

    Video

    Berita Terkait

    Badminton

    Jumat, 14 Februari 2020

    BATC 2020: Terhenti di Perempat Final, PBSI Puji Perjuangan Tim Putri

    Tim putri Indonesia tersingkir di perempat final BATC 2020. Namun, PBSI memuji perjuangan Gregoria Mariska dan kawan-kawan.

    Badminton

    Rabu, 1 April 2020

    Atlet Pelatnas Negatif Covid-19, PBSI Tetap Berlakukan Protokol Pencegahan

    Seluruh atlet bulu tangkis Indonesia di pelatnas Cipayung negatif Covid-19, termasuk para atlet yang tampil dalam All England 2020.

    Badminton

    Rabu, 20 Mei 2020

    2 Alumni Pelatnas Cipayung Sayangkan Sistem Degradasi PBSI

    Sony Dwi Kuncoro dan Ricky Karanda Suwardi kecewa dengan sistem degradasi PBSI yang dinilai tidak transparan.

    Terbaru

    Badminton

    Sabtu, 28 Mei 2022

    Chan Peng Soon Canggung akan Jumpa Eks Tandem di Indonesia Masters 2022

    Chan Peng Soon dijadwalkan berjumpa Goh Liu Ying di babak pertama Indonesia Masters 2022.

    Badminton

    Sabtu, 28 Mei 2022

    Legenda Bulu Tangkis: India Makin Superior usai Thomas Cup 2022

    Prakash Padukone melihat bahwa tim putra Indonesia makin kuat karena memiliki ganda sekelas Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty.

    Badminton

    Jumat, 27 Mei 2022

    Dalam 16 Jam, Tiket Online Indonesia Open 2022 Sudah Ludes Terjual

    Tiket Indonesia Open 2022 yang dijual secara online sejak Kamis (26/5/2022) mulai pukul 12.00 WIB sudah habis terjual dalam waktu 16 jam.

    Badminton

    Kamis, 26 Mei 2022

    Greysia Polii Isyaratkan Pensiun di Indonesia Masters 2022

    Kamis (26/5/2022), Greysia mengunggah tulisan yang menekankan pada "cukup" untuk mengakhiri karier bulu tangkisnya.

    Badminton

    Kamis, 26 Mei 2022

    Rentan Tumbang dari Ganda Indonesia, Goh Sze Fei Perbaiki Mental Tanding

    Pemain ganda putra Malaysia itu bertekad mengalahkan duo Indonesia dan Jepang di lapangan.

    Badminton

    Rabu, 25 Mei 2022

    Target Apriyani/Fadia di Indonesia Masters dan Indonesia Open 2022

    Apriyani Rahayu akan fokus membangun komunikasi sebagai pasangan baru bersama Siti Fadia Silva Ramadhanti.

    Badminton

    Rabu, 25 Mei 2022

    Prokes di Indonesia Open 2022: Wajib Install PeduliLindungi

    Sekjen PP PBSI, Muhammad Fadil Imran, memastikan bahwa Indonesia Open 2022 akan mengikuti prokes Covid-19 yang berlaku di DKI Jakarta.

    Badminton

    Rabu, 25 Mei 2022

    Kasus ''Omong Kotor'' Yeremia Rambitan Viral di Medsos, Ini Tanggapan PBSI

    Beberapa hari belakangan, media sosial dihebohkan dengan kasus yang menyangkut Yeremia Rambitan.

    Badminton

    Rabu, 25 Mei 2022

    Perbandingan Harga Tiket Indonesia Open 2022 vs Edisi Sebelum Pandemi, Tembus Jutaan Rupiah Per Lembar

    Indonesia Open 2022 akan membuka kursi penonton bagi para pecinta bulu tangkis tanah air.

    Badminton

    Rabu, 25 Mei 2022

    Mulai Dijual Besok, Berikut Daftar Harga Tiket Indonesia Open 2022

    Panitia penyelenggara telah merilis harga serta kategori tiket Indonesia Open 2022 dan mulai bisa dibeli Kamis (26/5/2022).
    X