Perjuangan Leani Ratri Oktila di Paralimpiade 2020: Turun di 3 Sektor, Main 4 Kali, Raih 2 Emas

5 September 2021, 21:15 WIB
Editor: Aditya Fahmi Nurwahid
Hary Susanto/Leani Ratri Oktila bakal turun pada nomor ganda campuran klasifikasi SL3-SU5 pada Paralimpiade Tokyo 2020.
Hary Susanto/Leani Ratri Oktila bakal turun pada nomor ganda campuran klasifikasi SL3-SU5 pada Paralimpiade Tokyo 2020. //Dok. NPC Indonesia

  • Leani Ratri Oktila harus berjuang keras untuk meraih dua emas Paralimpiade 2020.
  • Bahkan, pada Sabtu (4/9/2021), ia harus bermain empat kali dalam sehari.
  • Ia menyatakan emas ganda campuran sangat spesial, terutama untuk pasangannya, Hary Susanto yang sudah berusia 46 tahun.

SKOR.id - Pebulu tangkis Leani Ratri Oktila menjadi atlet Indonesia tersukses di ajang Paralimpiade 2020 Tokyo.

Sosok yang bermain di kategori SL3-SU5 tersebut mendapatkan dua emas dan satu perak selama berlaga di Tokyo, 24 Agustus-5 September 2021.

Dua emas Leani Ratri Oktila didapatkan dari ganda putri dan ganda campuran, bersama Khalimatus Sadiyah dan Hary Susanto.

Sedangkan di satu sektor lain yang ia ikuti, Leani Ratri Oktila meraih medali perak.

Perjuangan Leani Ratri Oktila untuk mendapatkan dua emas dan satu perak sangat melelahkan.

Puncaknya terjadi pada Sabtu (4/9/2021), di mana ia harus bermain di empat pertandingan sekaligus.

"Saya tentu bangga bisa menyumbangkan emas bagi Indonesia. Apalagi sudah sangat lama Indonesia tak mendapatkan emas di Paralimpiade," kata Leani.

ki-ka, Leani Ratri Oktila, Andi Herman (CdM kontingen Indonesia di Paralimpiade Tokyo), Senny Marbun (Ketua NPC Indonesia), dan Khalimatus Sadiyah setelah medali pertama Tokyo 2020, Sabtu (4/9/2021).
ki-ka, Leani Ratri Oktila, Andi Herman (CdM kontingen Indonesia di Paralimpiade Tokyo), Senny Marbun (Ketua NPC Indonesia), dan Khalimatus Sadiyah setelah medali pertama Tokyo 2020, Sabtu (4/9/2021). NPC Indonesia

Leani Ratri Oktila pun mengaku senang dengan medali emas keduanya yang Ia raih bersama Hary Susanto.

Menurutnya, torehan tersebut spesial karena Hary Susanto merupakan seniornya yang sudah berusia 46 tahun.

"Medali emas kedua ini sangat spesial bagi saya dan mas Hary. Kami sangat bangga, terlebih lagi Mas Hary yang usianya sudah tidak muda lagi," ucap sosok yang biasa disapa Ratri tersebut.

Berita Bulu Tangkis Lainnya:

Ganda Putri Indonesia Kompak Ukir Sejarah di Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo 2020

Raih Emas Paralimpiade Tokyo, Leani Ratri Oktila/Khalimatus Sadiyah Cetak 3 Sejarah Baru untuk Indonesia

  • Sumber: NPC Indonesia
  • Tag

    Video

    Berita Terkait

    Mobile Legends

    Minggu, 5 September 2021

    Hasil MPL ID Season 8: EVOS Legends Tekuk Rebellion Genflix

    Dengan skor 2-1 EVOS Legends berhasil menumbangkan Rebelllion Genflix pada regular season MPL ID Season 8.

    Liga 1

    Minggu, 5 September 2021

    Jonathan Bustos, Pemain Asing Borneo FC yang Menyita Perhatian Lawan Persebaya

    ´╗┐Berikut ini ´╗┐Skor.id ´╗┐menguraikan tentang pemain asing Borneo FC, Jonathan Bustos, yang mencuri perhatian saat lawan Persebaya Surabaya.

    Badminton

    Minggu, 5 September 2021

    Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo, Bukti Bulu Tangkis Cabor Andalan Indonesia

    Baik di Olimpiade maupun Paralimpiade Tokyo, bulu tangkis jadi penyumbang medali emas untuk Indonesia.

    Terbaru

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Smash Anthony Sinisuka Ginting Setara Kecepatan Supercar Rimac Nevera

    Smash pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting setara kecepatan mobil buatan Kroasia, Supercar Rimac Nevera.

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Momen Taufik Hidayat di Thomas Cup, Jadi Penentu Kemenangan Indonesia atas Cina di Final 2000

    Taufik Hidayat merupakan penentu kemenangan Indonesia saat mengalahkan CIna 3-0 di Final Thomas Cup 2000

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Rising Star di Thomas dan Uber Cup 2020: Tunggal Putri Indonesia Curi Perhatian

    Skor Indonesia memilih empat pemain putra dan putri yang menjadi rising star di ajang Thomas dan Uber Cup ini.

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Hasil Drawing Wakil Indonesia di Denmark Open 2021: Indonesia Siap Turunkan Kekuatan Penuh

    Ajang BWF World Tour Super 1000, Denmark Open 2021, siap digelar pada pekan ini.

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Taufik Hidayat Sedih Bendera Merah-Putih Tak Berkibar di Thomas Cup 2020

    Taufik Hidayat sedih lantaran bendera Merah-Putih tak berkibar saat Indonesia juara Thomas Cup 2020

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Kiprah Duo FajRi, Dari Gagal Lolos Olimpiade hingga Jadi Andalan Indonesia di Thomas Cup 2020

    Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto jadi tulang punggung ganda putra Indonesia di Thomas Cup 2020.

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Menpora Minta Maaf karena Bendera Merah Putih Gagal Berkibar di Thomas Cup 2020

    Menpora Zainudin Amali mengutarakan permintaan maaf dalam konferensi pers hari Minggu (18/10/2021).

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Takluk di Final Thomas Cup 2020, Lu Guangzu Akui Kehebatan Anthony Ginting

    Lu Guangzu menilai bahwa Anthony Ginting sukses bangkit setelah tertinggal di gim pertama final Thomas Cup 2020, Minggu (17/10/2021).

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Leo Carnando/Daniel Marthin, Saksi Kembalinya 2 Trofi Beregu ke Pangkuan Indonesia

    Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin menjadi bagian dari tim yang menang Suhandinata Cup 2019 dan Thomas Cup 2020.

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Sudah Juara Thomas Cup, Hendra Setiawan Bisa Pensiun dengan Tenang

    Hendra Setiawan menuntaskan penantian panjangnya meraih Thomas Cup.
    X