Polemik Viktor Axelsen, Badminton Denmark Keberatan atas Klaim Dewan Olahraga Dubai

31 Agustus 2021, 10:30 WIB
Penulis: Any Hidayati
Editor: Lily Indriyani
Viktor Axelsen berpose usai menjuarai Olimpiade Tokyo 2020.
Viktor Axelsen berpose usai menjuarai Olimpiade Tokyo 2020. /(INSTAGRAM VIKTOR AXELSEN)

  • Badminton Denmark mengirim surat keberatan atas pencatutan nama mereka dalam promosi Dewan Olahraga Dubai.
  • Badminton Denmark menyanggah informasi bahwa skuad mereka berlatih di Dubai jelang Olimpiade Tokyo.
  • Badminton Denmark berharap semua pihak menghentikan propaganda olahraga.

SKOR.id - Kepindahan Viktor Axelsen ke Dubai, Uni Emirat Arab, turut menyeret tim nasional (timnas) bulu tangkis Denmark.

Konfederasi Olahraga Denmark (DIF) dan Baminton Denmark keberatan dengan klaim Dewan Olahraga Dubai yang mencatut nama mereka dalam promosi.

Dewan Olahraga Dubai menyebut bahwa timnas bulu tangkis Denmark berlatih di fasilitas kompleks latihan mereka menjelang Olimpiade Tokyo.

Padahal, menurut Badminton Denmark, pihak yang berlatih di Denmark hanyalah Viktor Axelsen yang pekan lalu mengumumkan resmi menetap di Dubai. 

Oleh karena itu, DIF dan Badminton Denmark mengirim surat resmi yang ditandatangani ketua dua federasi, Hans Natorp dan Tore Vilhelmsen.

Surat tersebut ditujukan langsung kepada ketua Dewan Olahraga Dubai, Sheikh Mansoor Bin Mohammed bin Rashid Al Maktoum.

"Kami telah merespons. Mengirim surat bersama Konfederasi Olahraga Denmark dan Badminton Denmark," kata Hans Natorp, Ketua DIF kepada jyllands-posten.dk.

"Kami tidak terlibat sama sekali dengan fakta bahwa mereka menggunakan olahraga Denmark sebagai bagian dari promosi mereka."

"Kami meminta secara langsung kepada mereka untuk mengoreksi informasi keliru yang menyebut bulu tangkis nasional Denmark berlatih di Dubai."

Hans Natorp menegaskan, seluruh kegiatan utama timnas bulu tangkis Denmark menjelang Olimpiade Tokyo terpusat di Pelatnas Brondby.

DIF pun berharap Dewan Olahraga Dubai segera meluruskan informasi keliru yang terlanjur menyebar ke masyarakat.

"Jarang sekali olahraga Denmark terlibat dalam informasi keliru seperti ini. Kami berharap mereka segera mengoreksi klaim bahwa timnas bulu tangkis Denmark berlatih di Dubai." 

"Kami ingin memberitakan kepada dunia luar bahwa kami tidak pernah melakukan aktivitas olahraga apapun di Dubai," Hans Natorp menambahkan.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Viktor Axelsen 安赛龙 (@viktoraxelsen)

Dia pun berharap Viktor Axelsen berhati-hati dengan propaganda Dewan Olahraga Dubai yang mungkin memanfaatkan kesuksesan bulu tangkis Denmark.

DIF juga berharap tidak ada lagi ajang politis dari pihak-pihak lain dengan menunggangi atlet atau cabang olahraga (cabor) tertentu.

"Apa yang terjadi dengan Axelsen menunjukkan bahwa Anda harus berhati-hati dengan apa yang dilakukan. Dewan Olahraga Dubai memanfaatkan kesuksesan bulu tangkis Denmark."

"Mereka salah klaim tentang timnas bulu tangkis kami yang berlatih di Dubai. Saya pun akan maklum jika ternyata sebenarnya Axelsen tak latihan penuh 10 bulan di Dubai seperti yang mereka klaim."

"Saya ingin merekomendasikan kepada semuanya tentang risiko dari sportwashing, propaganda, dan penyajian konteks yang keliru," ujar Hans Natorp.

Berita Bulu Tangkis Lainnya:

Pindah ke Dubai, Viktor Axelsen Resmi Tinggalkan Pelatnas Denmark

Pindah ke Dubai, Viktor Axelsen Tak Punya Pelatih

  • Sumber: TV 2 Sport Denmark, Jyllands-Posten
  • Tag

    Video

    Berita Terkait

    Badminton

    Senin, 30 Agustus 2021

    Malaysia Gelar Seleksi untuk Skuad Muda Thomas dan Uber Cup 2020

    BAM mengatakan bahwa hasil seleksi internal ini akan diumumkan pekan kedua September 2021.

    Badminton

    Senin, 30 Agustus 2021

    Para Veteran Pensiun, Bulu Tangkis Korsel Rekrut Pemain Muda

    Korsel menemukan bakat anyar yang baru belasan tahun untuk skuad bulu tangkis 2022.

    Terbaru

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Smash Anthony Sinisuka Ginting Setara Kecepatan Supercar Rimac Nevera

    Smash pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting setara kecepatan mobil buatan Kroasia, Supercar Rimac Nevera.

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Momen Taufik Hidayat di Thomas Cup, Jadi Penentu Kemenangan Indonesia atas Cina di Final 2000

    Taufik Hidayat merupakan penentu kemenangan Indonesia saat mengalahkan CIna 3-0 di Final Thomas Cup 2000

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Rising Star di Thomas dan Uber Cup 2020: Tunggal Putri Indonesia Curi Perhatian

    Skor Indonesia memilih empat pemain putra dan putri yang menjadi rising star di ajang Thomas dan Uber Cup ini.

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Hasil Drawing Wakil Indonesia di Denmark Open 2021: Indonesia Siap Turunkan Kekuatan Penuh

    Ajang BWF World Tour Super 1000, Denmark Open 2021, siap digelar pada pekan ini.

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Taufik Hidayat Sedih Bendera Merah-Putih Tak Berkibar di Thomas Cup 2020

    Taufik Hidayat sedih lantaran bendera Merah-Putih tak berkibar saat Indonesia juara Thomas Cup 2020

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Kiprah Duo FajRi, Dari Gagal Lolos Olimpiade hingga Jadi Andalan Indonesia di Thomas Cup 2020

    Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto jadi tulang punggung ganda putra Indonesia di Thomas Cup 2020.

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Menpora Minta Maaf karena Bendera Merah Putih Gagal Berkibar di Thomas Cup 2020

    Menpora Zainudin Amali mengutarakan permintaan maaf dalam konferensi pers hari Minggu (18/10/2021).

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Takluk di Final Thomas Cup 2020, Lu Guangzu Akui Kehebatan Anthony Ginting

    Lu Guangzu menilai bahwa Anthony Ginting sukses bangkit setelah tertinggal di gim pertama final Thomas Cup 2020, Minggu (17/10/2021).

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Leo Carnando/Daniel Marthin, Saksi Kembalinya 2 Trofi Beregu ke Pangkuan Indonesia

    Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin menjadi bagian dari tim yang menang Suhandinata Cup 2019 dan Thomas Cup 2020.

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Sudah Juara Thomas Cup, Hendra Setiawan Bisa Pensiun dengan Tenang

    Hendra Setiawan menuntaskan penantian panjangnya meraih Thomas Cup.

    Terpopuler Satu Pekan

    Keyword Populer

    Sepak Pojok

    X