Pusarla Sindhu Belum Pasti Ikut Denmark Open 2020 meski Sosoknya Dipajang di Poster

17 September 2020, 06:00 WIB
Penulis: Doddy Wiratama
Editor: Doddy Wiratama
Pebulu tangkis tunggal putri India, Pusarla Venkata Sindhu, siap membela negaranya di ajang Uber Cup 2020, Oktober mendatang, setelah sempat menyatakan mundur. /Twitter/BWF (@bwfmedia)

  • Pada pertengahan Oktober nanti, BWF berencana menggelar turnamen bulu tangkis Denmark Open 2020.
  • Pusarla Sindhu yang dijadikan salah satu materi promo dalam poster Denmark Open 2020 ternyata belum pasti tampil dalam ajang itu.
  • Sang ayah menyebut Pusarla Sindhu masih akan menunggu hingga saat-saat terakhir sebelum memutuskan terbang ke Odense, Denmark.

SKOR.id - Meski Thomas dan Uber Cup 2020 sudah resmi ditunda lagi, tetapi sejumlah pebulu tangkis top dunia masih dijadwalkan terbang ke Denmark pada Oktober nanti.

Mereka akan datang ke Odense untuk mengikuti turnamen Denmark Open 2020 yang akan digelar pada 13-18 Oktober mendatang.

Salah satu nama yang diproyeksi untuk ambil bagian dalam turnamen berkategori BWF World Tour Super 750 itu adalah Pusarla Sindhu asal India.

Bahkan, gambar Pusarla Sindhu turut dicantumkan dalam materi promosi pihak penyelenggara dalam poster Denmark Open 2020.

Akan tetapi, Pusarla Sindhu ternyata belum memastikan diri bisa ambil bagian dalam kompetisi Denmark Open 2020.

Terlebih dua ajang yang mengapit Denmark Open 2020 dirombak. Thomas dan Uber Cup 2020 (3-11 Oktober) ditunda sedangkan Denmark Masters 2020 (20-25 Oktober) dibatalkan.

Ayah Pusarla Sindhu, PV Ramana, pun mengungkapkan bahwa sang anak tak akan buru-buru dalam memutuskan bakal terbang ke Denmark atau tidak.

Mereka masih ingin melihat dan menunggu kondisi termutakhir terkait situasi pandemi virus corona (Covid-19), terutama pengaruhnya di Odense, Denmark.

"Kami perlu mempertimbangkan semua aspek dan baru akan memutuskannya pada 27 September," kata PV Ramana dikutip Skor.id dari Indianexpress.com.

"Kami akan melihat perkembangan Covid-19 di Odense sedekat mungkin dengan tanggal turnamen sembari menghitung poin yang bisa kami dapatkan di sana." 

Menurut sang ayah, Sindhu juga masih akan terlebih dahulu melihat siapa saja pemain yang bakal bermain di Denmark Open 2020.

Sindhu dan sang ayah pun siap berunding dengan pihak pelatih dan Asosiasi Bulu Tangkis India (BAI) sebelum menentukan keputusan akhir.

Mereka tak mau mengambil langkah gegabah mengingat banyak agenda penting yang akan digelar pada tahun depan, salah satunya Olimpiade Tokyo.

Lagi pula, Denmark Open 2020 tak termasuk dalam turnamen yang poinnya dihitung untuk kualifikasi Olimpiade mendatang.

"Tidak perlu bertindak sembrono mengingat akan ada Olimpiade pada tahun depan. Ajang itu mempertaruhkan medali yang sangat berharga," kata PV Ramana.

Ikuti juga InstagramFacebook, dan Twitter dari Skor Indonesia.

Berita Bulu Tangkis Lainnya:

Breaking News: Thomas dan Uber Cup 2020 Resmi Ditunda

Thomas dan Uber Cup 2020 Kembali Ditunda, Mathias Boe Kritik Petinggi BWF

  • Sumber: indianexpress.com
  • Tag

    Video

    Komentar

    Berita Terkait

    Badminton

    Sabtu, 12 September 2020

    Hendra Setiawan Berharap Thomas dan Uber Cup 2020 Diundur Tahun Depan

    Pebulu tangkis senior Indonesia Hendra Setiawan mengungkap kisah di balik keputusan mundurnya Indonesia dari Thomas dan Uber Cup 2020.

    Badminton

    Selasa, 15 September 2020

    Lee Chong Wei Kritik BWF soal Gelaran Thomas dan Uber Cup 2020

    Lee Chong Wei melayangkan kritik kepada BWF yang tampak masih ragu untuk menunda penyelenggaraan Thomas dan Uber Cup 2020.

    Badminton

    Rabu, 16 September 2020

    PBSI Apresiasi Keputusan BWF Tunda Thomas dan Uber Cup 2020

    PP PBSI mengapresiasi keputusan Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) yang menunda Thomas dan Uber Cup 2020.

    Terbaru

    Badminton

    Sabtu, 26 September 2020

    Gara-gara Covid-19, Munas PBSI Berpotensi Molor Enam Bulan

    PP PBSI kesulitan menggelar Munas karena pandemi Covid-19, namun mereka masih tunggu restu KONI Pusat untuk menundanya.

    Badminton

    Sabtu, 26 September 2020

    Taufik Hidayat dan Ricky Subagja Ingin PBSI Lebih Mandiri soal Keuangan

    Dua legenda bulu tangkis Indonesia, Taufik Hidayat dan Ricky Subagja, satu suara terkait harapannya untuk Ketum PBSI 2020-2024.

    Badminton

    Sabtu, 26 September 2020

    Armada Jepang Kuasai Daftar Unggulan Denmark Open 2020

    Berikut daftar delapan unggulan teratas untuk masing-masing lima nomor pertandingan turnamen bulu tangkis Denmark Open 2020.

    Badminton

    Sabtu, 26 September 2020

    Ingin Latihan Bulu Tangkis Bareng Tommy Sugiarto, Ini Caranya

    Tommy Sugiarto membuka kesempatan untuk latihan bareng dirinya bagi para pelaku dan penggemar bulu tangkis.

    Badminton

    Sabtu, 26 September 2020

    BWF Geser Agenda Asian Leg ke Januari 2021, Indonesia Masters Terancam Batal

    Indonesia Masters 2021 terancam batal terlaksana setelah BWF menggeser agenda Asian Leg mereka ke Januari 2021.

    Badminton

    Jumat, 25 September 2020

    Maestro Bulu Tangkis Rudy Hartono Dirawat di RS Siloam Akibat Jatuh Saat Bersepeda

    Maestro bulu tangkis Indonesia, Rudy Hartono, sedang terbaring di RS Siloam, Jakarta Selatan, akibat terjatuh saat bersepeda, Jumat (25/9/2020).

    Badminton

    Jumat, 25 September 2020

    Ganda Putri Jepang, Bersaing Ketat di Pelatnas dan Turnamen

    Yuki Fukushima/Sayaka Hirota menganggap Mayu Matsumoto/Wakana Nagahara sebagai rival utama meraih emas Olimpiade Tokyo.

    Badminton

    Kamis, 24 September 2020

    Liliyana Natsir, Pebulu Tangkis Putri Era 2010-an Terbaik Dunia Versi Fan

    Liliyana Natsir dapat 69 persen suara atau mengungguli Tai Tzu Ying dalam pemilihan pebulu tangkis putri terbaik dunia versi fan.

    Badminton

    Kamis, 24 September 2020

    Adaptasi Turnamen di Tengah Pandemi, Chou Tien Chen Tampil di Denmark Open 2020

    Chou Tien Chen memutuskan tampil dalam Denmark Open 2020 demi beradaptasi dengan pandemi Covid-19.

    Badminton

    Kamis, 24 September 2020

    Ketua BPK Didukung untuk Gantikan Wiranto, Tradisi Pejabat Negara Jadi Ketum PBSI Bisa Berlanjut

    Ketua BPK Agung Firman Sampurna dianggap pantas memimpin PP PBSI.

    Terpopuler

    Keyword Populer

    Sepak Pojok

    Sepak Pojok

    X