Resmi, Indonesia Mundur dari Thomas dan Uber Cup 2020

11 September 2020, 21:21 WIB
Editor: I Gede Ardy Estrada
Cover berita bulu tangkis. /(Grafis: Dede S. Mauladi/Skor.id)

  • Indonesia akhirnya memilih mundur dari Thomas dan Uber Cup 2020 akibat pandemi Covid-19.
  • Tiga alasan mendasari PP PBSI mengambil keputusan mundur dari turnamen bergengsi tersebut.
  • Dengan demikian, impian Indonesia untuk bisa menjadi juara Thomas Cup sejak 2002 pupus. 

SKOR.id - Impian Indonesia tahun ini untuk dapat memutus paceklik gelar Thomas Cup sejak 2002 dipastikan pupus.

Pasalnya, Jumat (11/9/2020) malam, Indonesia memastikan mundur dari gelaran Thomas dan Uber Cup di 2020 di Aarhus, Denmark, Oktober, 3-11 Oktober.

Ada tiga alasan yang mendasari Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) mengambil keputusan menarik diri dari Thomas dan Uber Cup 2020.

Pertama, diawali dari adanya rasa khawatir terhadap keselamatan para atlet. PP PBSI tentu tidak ingin ada pemain Pelatnas Cipayung tertular Covid-19.

Kedua, para atlet dan ofisial telah menyuarakan keraguan mereka untuk ambil bagian dalam turnamen bergengsi ini menyusul kondisi pandemi yang tak membaik.

Apalagi, Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) juga tak bisa memberikan jaminan keselamatan untuk pihak-pihak yang terlibat Thomas dan Uber Cup 2020.

Ketiga, mengacu pada dua alasan di atas, para petinggi PP PBSI memutuskan Indonesia mundur dari Thomas dan Uber Cup 2020.

"Tim Indonesia dipastikan mundur dari Thomas dan Uber Cup 2020," ujar Sekretaris Jenderal (Sekjen) PP PBSI, Achmad Budiharto.

"Kami sudah mengirim surat ke Menpora dan akan segera mengirim pernyataan tertulis ke BWF. Keputusan ini diambil setelah kami berdiskusi dengan para atlet dan ofisial tim." 

Sekjen PP PBSI Achmad Budiharto mengonfirmasi Indonesia akan mundur dari Thomas dan Uber Cup 2020 karena mengutamakan keselamatan para atlet.
Sekjen PP PBSI Achmad Budiharto mengonfirmasi Indonesia akan mundur dari Thomas dan Uber Cup 2020 karena mengutamakan keselamatan para atlet. (Dok. PBSI)

PP PBSI sebenarnya begitu bersemangat menyambut Thomas dan Uber Cup tahun ini meski bakal digelar di tengah pandemi Covid-19.

Maklum, mengingat peluang Indonesia menjuarai Thomas Cup 2020 begitu besar. Materi pemain Indonesia di putra saat ini boleh dibilang merata.

Namun, karena Covid-19 yang belum terselesaikan, PP PBSI terpaksa mengambil langkah pahit ini. Apalagi sebelumnya sudah ada enam negara yang menyatakan mundur. 

Dengan mundurnya Indonesia dari Thomas dan Uber Cup 2020, otomatis tak ada pemain Pelatnas CIpayung yang ikut pada dua kejuaraan bergengsi, yakni Denmark Open I dan Denmark Open II 2020.

Ikuti juga InstagramFacebookYouTube, dan Twitter dari Skor Indonesia.

Berita Thomas dan Uber Cup 2020 Lainnya:

Korsel Mundur dari Thomas dan Uber Cup 2020, 2 Negara Siap Jadi Pengganti

DKI Jakarta PSBB Jilid II, Nasib Indonesia di Thomas dan Uber Cup 2020 Terancam 

 

  • Sumber: badmintonindonesia.org
  • Tag

    Video

    Komentar

    Terbaru

    Badminton

    Sabtu, 26 September 2020

    Gara-gara Covid-19, Munas PBSI Berpotensi Molor Enam Bulan

    PP PBSI kesulitan menggelar Munas karena pandemi Covid-19, namun mereka masih tunggu restu KONI Pusat untuk menundanya.

    Badminton

    Sabtu, 26 September 2020

    Taufik Hidayat dan Ricky Subagja Ingin PBSI Lebih Mandiri soal Keuangan

    Dua legenda bulu tangkis Indonesia, Taufik Hidayat dan Ricky Subagja, satu suara terkait harapannya untuk Ketum PBSI 2020-2024.

    Badminton

    Sabtu, 26 September 2020

    Armada Jepang Kuasai Daftar Unggulan Denmark Open 2020

    Berikut daftar delapan unggulan teratas untuk masing-masing lima nomor pertandingan turnamen bulu tangkis Denmark Open 2020.

    Badminton

    Sabtu, 26 September 2020

    Ingin Latihan Bulu Tangkis Bareng Tommy Sugiarto, Ini Caranya

    Tommy Sugiarto membuka kesempatan untuk latihan bareng dirinya bagi para pelaku dan penggemar bulu tangkis.

    Badminton

    Sabtu, 26 September 2020

    BWF Geser Agenda Asian Leg ke Januari 2021, Indonesia Masters Terancam Batal

    Indonesia Masters 2021 terancam batal terlaksana setelah BWF menggeser agenda Asian Leg mereka ke Januari 2021.

    Badminton

    Jumat, 25 September 2020

    Maestro Bulu Tangkis Rudy Hartono Dirawat di RS Siloam Akibat Jatuh Saat Bersepeda

    Maestro bulu tangkis Indonesia, Rudy Hartono, sedang terbaring di RS Siloam, Jakarta Selatan, akibat terjatuh saat bersepeda, Jumat (25/9/2020).

    Badminton

    Jumat, 25 September 2020

    Ganda Putri Jepang, Bersaing Ketat di Pelatnas dan Turnamen

    Yuki Fukushima/Sayaka Hirota menganggap Mayu Matsumoto/Wakana Nagahara sebagai rival utama meraih emas Olimpiade Tokyo.

    Badminton

    Kamis, 24 September 2020

    Liliyana Natsir, Pebulu Tangkis Putri Era 2010-an Terbaik Dunia Versi Fan

    Liliyana Natsir dapat 69 persen suara atau mengungguli Tai Tzu Ying dalam pemilihan pebulu tangkis putri terbaik dunia versi fan.

    Badminton

    Kamis, 24 September 2020

    Adaptasi Turnamen di Tengah Pandemi, Chou Tien Chen Tampil di Denmark Open 2020

    Chou Tien Chen memutuskan tampil dalam Denmark Open 2020 demi beradaptasi dengan pandemi Covid-19.

    Badminton

    Kamis, 24 September 2020

    Ketua BPK Didukung untuk Gantikan Wiranto, Tradisi Pejabat Negara Jadi Ketum PBSI Bisa Berlanjut

    Ketua BPK Agung Firman Sampurna dianggap pantas memimpin PP PBSI.

    Terpopuler

    Keyword Populer

    Sepak Pojok

    Sepak Pojok

    X