Sabet 2 Emas, Leani Ratri Oktila Ulang Keajaiban Zhao Yunlei di Olimpiade 2012

5 September 2021, 17:30 WIB
Editor: Aditya Fahmi Nurwahid
ki-ka, Leani Ratri Oktila, Andi Herman (CdM kontingen Indonesia di Paralimpiade Tokyo), Senny Marbun (Ketua NPC Indonesia), dan Khalimatus Sadiyah setelah medali pertama Tokyo 2020, Sabtu (4/9/2021).
ki-ka, Leani Ratri Oktila, Andi Herman (CdM kontingen Indonesia di Paralimpiade Tokyo), Senny Marbun (Ketua NPC Indonesia), dan Khalimatus Sadiyah setelah medali pertama Tokyo 2020, Sabtu (4/9/2021). /NPC Indonesia

  • Prestasi Leani Ratri Oktila di Paralimpiade Tokyo 2020 menyita banyak perhatian dunia.
  • Paralimpian andalan Indonesia ini menyabet dua medali emas di Tokyo 2020, dari nomor ganda putri dan ganda campuran.
  • Leani mengulang catatan emas Zhao Yunlei pada Olimpiade London 2012.

SKOR.id - Sosok atlet Indonesia, Leani Ratri Oktila, menjadi pahlawan bagi Indonesia di ajang Paralimpiade Tokyo 2020.

Paralimpian berusia 30 tahun ini sukses membawa pulang tiga medali, yakni dua emas dan satu perak.

Pencapaian tersebut menjadikan Leani Ratri Oktila sebagai atlet Indonesia tersukses dalam satu gelaran Paralimpiade maupun Olimpiade.

Berkat penampilan luar biasa Leani dan dua koleganya, Khalimatus Sadiyah (ganda putri) dan Hary Susanto (ganda campuran), Indonesia memutus puasa medali emas yang berlangsung selama sembilan edisi Paralimpiade.

Indonesia memutus catatan negatif tersebut dengan capaian bersejarah. Leani menyabet dua medali emas saat Para bulu tangkis pertama kalinya dipertandingkan di Paralimpiade.

Capaian medali emas dibuka Leani Ratri Oktila pada Sabtu (4/9/2021) saat tampil dalam partai final ganda putri SL3-SU5 bersama Khalimatus Sadiyah.

Berhadapan dengan unggulan kedua, Chen Hefang/Ma Huihui (Cina), Leani/Khalimatus mengemas kemenangan dua game langsung, 21-18, 21-12.

Dubes RI untuk Jepang, Hery Akhmadi diapit Leani Ratri Oktila/Khalimatus Sadiyah setelah menang medali emas Paralimpiade Tokyo, Sabtu (4/9/2021).
Dubes RI untuk Jepang, Hery Akhmadi diapit Leani Ratri Oktila/Khalimatus Sadiyah setelah menang medali emas Paralimpiade Tokyo, Sabtu (4/9/2021). NPC Indonesia

Sejarah tercipta saat ia turun pada laga final ganda campuran SL3-SU5 bersama Hary Susanto. Mereka melawan Lucas Mazur/Faustine Noel (Prancis).

Hary/Leani sukses memenangi laga itu dengan skor 23-21, 21-17 dan sukses memberi medali emas kedua bagi Indonesia di Paralimpiade Tokyo 2020.

Leani juga mengingatkan badminton lovers di Indonesia dan dunia mengenai keajaiban pebulu tangkis putri Cina, Zhao Yunlei, pada Olimpiade 2012.

Sosok Zhao Yunlei menjadi pebulu tangkis pertama, dan masih satu-satunya, yang meraih dua medali emas dalam satu edisi olimpiade.

Di London, Zhao Yunlei menyabet medali emas dari sektor ganda putri dan ganda campuran.

Zhao Yunlei, pebulu tangkis Cina yang meraih dua medali emas saat Olimpiade London 2012.
Zhao Yunlei, pebulu tangkis Cina yang meraih dua medali emas saat Olimpiade London 2012. instagram.com/zhaoyunlei00095

Berpasangan dengan Zhang Nan, Zhao berhasil memenangi All Chinese Finals menghadapi Xu Chen/Ma Jin.

Beberapa saat kemudian, Zhao berpasangan dengan Tian Qing dan berhasil mengalahkan ganda Jepang, Mizuki Fujii/Reika Kakiiwa.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Skor.id (@skorindonesia)

Berita paralimpiade lainnya:

Klasemen Akhir Paralimpiade Tokyo 2020: Cina Juara Umum, Indonesia Peringkat Ke-43

Indonesia Menutup Paralimpiade Tokyo 2020 dengan 9 Medali, Pencapaian Terbaik sejak 1976

Paralimpiade Tokyo 2020: Hary Susanto/Leani Ratri Sabet Medali Emas Ganda Campuran SL3-SU5

 

  • Sumber: Skor.id
  • Tag

    Video

    Berita Terkait

    Badminton

    Minggu, 5 September 2021

    Mohammad Ahsan Ungkap Alasan Banyak Atlet Dunia Idolakan Hendra Setiawan

    Bukan lagi rahasia bahwa pasangan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan menjadi panutan banyak pebulu tangkis dalam maupun luar negeri.

    Timnas Indonesia

    Minggu, 5 September 2021

    Shin Tae-yong Ingin 36 Pemain di TC Timnas U-18 Indonesia Tahap Kedua Tunjukkan Kualitas

    PSSI memanggil 36 pemain berbeda untuk mengikuti TC timnas U-18 Indonesia tahap kedua.

    Bugar

    Minggu, 5 September 2021

    5 Manfaat Rutin Konsumsi Jagung, Bikin Kenyang Lebih Lama

    Jagung juga memiliki kandungan nutrisi yang bagus untuk pencernaan.

    Terbaru

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Smash Anthony Sinisuka Ginting Setara Kecepatan Supercar Rimac Nevera

    Smash pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting setara kecepatan mobil buatan Kroasia, Supercar Rimac Nevera.

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Momen Taufik Hidayat di Thomas Cup, Jadi Penentu Kemenangan Indonesia atas Cina di Final 2000

    Taufik Hidayat merupakan penentu kemenangan Indonesia saat mengalahkan CIna 3-0 di Final Thomas Cup 2000

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Rising Star di Thomas dan Uber Cup 2020: Tunggal Putri Indonesia Curi Perhatian

    Skor Indonesia memilih empat pemain putra dan putri yang menjadi rising star di ajang Thomas dan Uber Cup ini.

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Hasil Drawing Wakil Indonesia di Denmark Open 2021: Indonesia Siap Turunkan Kekuatan Penuh

    Ajang BWF World Tour Super 1000, Denmark Open 2021, siap digelar pada pekan ini.

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Taufik Hidayat Sedih Bendera Merah-Putih Tak Berkibar di Thomas Cup 2020

    Taufik Hidayat sedih lantaran bendera Merah-Putih tak berkibar saat Indonesia juara Thomas Cup 2020

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Kiprah Duo FajRi, Dari Gagal Lolos Olimpiade hingga Jadi Andalan Indonesia di Thomas Cup 2020

    Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto jadi tulang punggung ganda putra Indonesia di Thomas Cup 2020.

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Menpora Minta Maaf karena Bendera Merah Putih Gagal Berkibar di Thomas Cup 2020

    Menpora Zainudin Amali mengutarakan permintaan maaf dalam konferensi pers hari Minggu (18/10/2021).

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Takluk di Final Thomas Cup 2020, Lu Guangzu Akui Kehebatan Anthony Ginting

    Lu Guangzu menilai bahwa Anthony Ginting sukses bangkit setelah tertinggal di gim pertama final Thomas Cup 2020, Minggu (17/10/2021).

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Leo Carnando/Daniel Marthin, Saksi Kembalinya 2 Trofi Beregu ke Pangkuan Indonesia

    Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin menjadi bagian dari tim yang menang Suhandinata Cup 2019 dan Thomas Cup 2020.

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Sudah Juara Thomas Cup, Hendra Setiawan Bisa Pensiun dengan Tenang

    Hendra Setiawan menuntaskan penantian panjangnya meraih Thomas Cup.
    X