Skorpedia: Empat Pemain Indonesia, Pionir Bulu Tangkis di Olimpiade

17 Mei 2020, 10:00 WIB
Penulis: Noval Luthfianto
Editor: Lily Indriyani
Cover berita bulu tangkis. /Grafis Dede S. Mauladi / Skor.id

SKOR.id - Bicara soal perkembangan bulu tangkis Indonesia dan dunia, tak lepas dari peran para pendahulu. Rudy HartonoUtami Dewi, Ade Chandra, dan Christian Hadinata, termasuk di antara para pioner.  

Ya, jauh sebelum Indonesia meraih emas dalam Olimpiade Barcelona 1992 melalui Alan Budi Kusuma dan Susy Susanti, keempat pemain tersebut lebih dulu mencicipi pesta olahraga terbesar dunia itu.   

Berita Bulu Tangkis Lainnya: Pastikan Keamanan Pelatnas Cipayung dari Covid-19, PP PBSI Kembali Lakukan Rapid Test

Rudy HartonoUtami Dewi, Ade Chandra, dan Christian Hadinata, tampil bersama pemain dari 11 negara lain dalam Olimpiade Munich 1972. Kala itu, mereka mendapat tugas untuk mendemonstrasikan bulu tangkis.   

Keempat legenda bulu tangkis nasional itu merupakan saksi dari sejarah panjang bulu tangkis untuk diakui Komite Olimpiade Internasional (IOC) hingga akhirnya dimainkan secara resmi pada Olimpiade Barcelona.  

Selama enam hari, 4-10 September 1972, ke-17 pebulu tangkis putra dan delapan putri menunjukkan permainan apik nan atraktif demi mengenalkan olahraga yang memakai raket tersebut di mata dunia.

Mereka adalah pemain pilihan dari Federasi Bulu Tangkis Internasional (IBF) atau kini bernama Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF). Indonesia diwakili Rudy Hartono, Utami Dewi, Ade Chandra dan Christian Hadinata.

Namun, apa yang ditampilkan oleh para pemain dunia ketika itu, tak lantas memuluskan jalan bulu tangkis untuk bisa dipertandingkan dalam Olimpiade, pesta olahraga paling bergengsi, ketika itu.  

Butuh dua dekade atau 20 tahun, termasuk ekshibisi pada Olimpiade Seoul 1988, sebelum akhirnya bulu tangkis resmi menjadi cabang olahraga (cabor) Olimpiade. Tepatnya, Olimpiade Barcelona 1992. 

Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) Achmad Budiarto membenarkan besarnya kontribusi Rudy HartonoUtami Dewi, Ade Chandra, dan Christian Hadinata

"Kehadiran 25 pemain dari 11 negara, termasuk Indonesia dalam Olimpiade Munich 1972, saya sebut sebagai pendekar dan perintis jalan bulu tangkis resmi dipertandingkan di Olimpiade Barcelona 1992." katanya, Kamis (14/05/2020).

 

"Indonesia datang dengan Rudy Hartono, Utami Dewi, Ade Chandra, dan Christian Hadinata. Seluruh pebulu tangkis dunia, saat ini, wajib angkat topi dan mengacungkan jempol atas dedikasi dan perjuangan mereka."  

Demonstrasi bulu tangkis pada Olimpiade Munich 1972 mempertandingkan empat nomor, yakni tunggal putra (8 pemain), tunggal putri (8 pemain), ganda putra (8 pasangan), dan ganda campuran (8 pasangan).

Menggunakan sistem seeded, pertandingan keempat nomor tersebut langsung diawali dengan babak perempat final di hall bola voli. Rudy Hartono yang menempati unggulan pertama, meraih emas. 

Dikutip dari Wikipedia, pria bernama lengkap Rudy Hartono Kurniawan itu menundukkan seeded ketiga dari Denmark, Svend Pri, 15-6 dan 15-1, di depan 3.000 penonton.

Indonesia menambah medali emas dari ganda putra lewat Ade Chandra/Christian Hadinata yang menghentikan Ng Boon Bee/Punch Gunalan (Malaysia 3), 15-4, 2-15, 15-11.

Sayang, di tunggal putri, Utami Dewi hanya mampu menyabet perak usai kalah dari seeded pertama asal Jepang, Noriko Nakayama, dengan skor 11-5, 11-3.

Emas ganda campuran diraih unggulan pertama asal Inggris Raya, Derek Talbot/Gillian Gilks yang mengandaskan Svend Pri/Ulla Strand dari Denmark, 15-6, 18-16. 

Indonesia menambah satu perunggu melalui Christian Hadinata/Utami Dewi dalam demonstrasi bulu tangkis di Olimpiade Munich 1972. 

"Bulu tangkis tetap eksis dalam delapan edisi Olimpiade, termasuk Olimpiade Tokyo (2021). Mereka, 25 pemain, dengan ikon utamanya, Rudy Hartono adalah pionir, pembuka jalan," kata Achmad Budiarto.

Hasil Demonstrasi Bulutangkis Olimpiade Munich 1972

Tunggal putra              

  1. Rudy Hartono (Indonesia)
  2. Svend Pri (Denmark)
  3. Sture Johnsson (Swedia) dan Bandid Jaiyen (Thailand)  

Tunggal putri              

  1. Noriko Nakayama (Jepang)
  2. Utami Dewi (Indonesia)
  3. Gillian Gilks (Inggris Raya) dan Hiroe Yuki (Jepang)

Ganda putra

  1. Ade Chandra/Christian Hadinata (Indonesia)
  2. Ng Boon Bee/Punch Gunalan (Malaysia)
  3. Elliot Stuart/Derek Talbot (Inggris Raya) dan Willi Braun/Roland Maywald (Jerman Barat)

Ganda campuran

  1. Derek Talbot/Gillian Gilks  (Inggris Raya)
  2. Svend Pri/Ulla Strand (Denmark)
  3. Christian Hadinata/Utami Dewi dan Roland Maywald/Brigitte Steden (Jerman Barat)

 

Tag

Video

Komentar

Berita Terkait

Olahraga Lain

Minggu, 29 Maret 2020

Skorpedia: Tokyo dan Sejarah Olimpiade

Jepang merupakan negara pertama di Asia yang mampu menyelenggarakan Olimpiade.

Badminton

Kamis, 9 April 2020

Skorpedia: Bulu Tangkis, Sejarah Olimpiade, dan Indonesia

Bulu tangkis pertama kali diperkenalkan pada Olimpiade Munich XX/1972. Namun, tak langsung dipertandingkan pada edisi berikutnya.

Berita

Kamis, 23 April 2020

Skorpedia: Stadion Sriwedari di Solo, Saksi Bisu PON I/1948

Stadion Sriwedari atau Stadion R Maladi diputuskan sebagai salah satu cagar budaya karena memiliki nilai sejarah yang tinggi.

Formula 1

Minggu, 3 Mei 2020

Skorpedia: 10 Sirkuit Legendaris yang Hilang dari Formula 1

Tak sedikit sirkuit legendaris yang hilang dari kalender balap Formula 1 (F1) karena faktor keamanan dan anggaran.

Terbaru

Badminton

Senin, 19 Oktober 2020

3 Fakta Menarik dalam Final Denmark Open 2020

Skor Indonesia merangkum tiga momen terpenting sepanjang Denmark Open 2020 yang berlangsung pada 13-18 Oktober di Odense Park.

Badminton

Senin, 19 Oktober 2020

Penantian 2 Tahun Nozomi Okuhara Berakhir di Denmark Open 2020

Nozomi Okuhara senang bisa kembali menjuarai turnamen bulu tangkis setelah terakhir pada Hong Kong Open 2018.

Badminton

Minggu, 18 Oktober 2020

Rekap Final Denmark Open 2020: Jepang Bawa Pulang 2 Gelar Juara

Berikut rangkuman hasil pertandingan final turnamen bulu tangkis Denmark Open 2020 yang baru saja tuntas diselenggarakan.

Badminton

Minggu, 18 Oktober 2020

Juara Denmark Open 2020, Ganda Putra Inggris Ini Raih Prestasi Tertinggi

Marcus Ellis/Chris Langridge mencicipi gelar tur BWF tertinggi sepanjang karier mereka di Denmark Open 2020.

Badminton

Minggu, 18 Oktober 2020

Chou Tien Chen Ungkap Alasan Gagal di Semifinal Denmark Open 2020

Chou Tien Chen mengakui keteteran mengatur ritme permainan ketika berhadapan dengan Anders Antonsen di semifinal Denmark Open 2020.

Badminton

Minggu, 18 Oktober 2020

Link Live Streaming Final Denmark Open 2020 Hari Ini

Hari ini, Minggu (18/10/2020), final Denmark Open 2020 akan berlangsung di Odense Sports Park dan dapat disaksikan melalui link streaming berikut.

Badminton

Sabtu, 17 Oktober 2020

Rekap Semifinal Denmark Open 2020: Jepang dan Denmark Kunci 1 Gelar Juara

Berikut rekap hasil pertandingan babak semifinal Denmark Open 2020 yang tuntas digelar pada Sabtu (17/10/2020).

Badminton

Jumat, 16 Oktober 2020

Turnamen Minim, PBSI Tetap Berlakukan Promosi dan Degradasi Atlet Pelatnas

PP PBSI bakal tetap memberlakukan sistem promosi dan degradasi untuk atlet Pelatnas Cipayung meski tahun ini minim turnamen.

Badminton

Jumat, 16 Oktober 2020

Prediksi Pusarla V. Sindhu soal Persaingan di Asia Open I Tahun Depan

Pusarla V. Sindhu memprediksi kemampuan tunggal putri top dunia akan meningkat tajam di Asia Open I dan Olimpiade 2020.

Badminton

Jumat, 16 Oktober 2020

Pebulu Tangkis Denmark, Victor Axelsen, Perkenalkan Putrinya di Media Sosial

Viktor Axelsen punya waktu beberapa bulan untuk membiasakan diri sebagai ayah dari seorang bayi perempuan sebelum kembali ke lapangan.

Terpopuler

Keyword Populer

Sepak Pojok

Sepak Pojok

X