Skorpedia: Sejarah All England dan Sumbangan Prestasi Terbanyak Pebulu Tangkis Indonesia

18 Maret 2021, 17:40 WIB
Penulis: Nizar Galang
Editor: Aditya Fahmi Nurwahid
Cover artikel All England 2021.
Cover artikel All England 2021. /Grafis Yusuf/Skor.id

 

SKOR.id - The All England Open Badminton Championships, atau biasa dikenal sebagai All England, adalah salah satu turnamen bulu tangkis yang paling bergengsi di dunia.

Keberhasilan turnamen terbuka pertama di dunia yang diadakan di Guildford pada tahun 1898 menjadi awal dimulainya All England.

Turnamen bergengsi ini berhasil diselenggarakan pada 4 April 1899 dengan mempertandingkan 3 kategori yaitu ganda putra, ganda putri dan ganda campuran.

Sedangkan penambahan kategori tunggal putra dan putri sendiri baru dilakukan pada tahun 1900.

Pada dua penyelenggaraan pertamanya, All England bernama “Badminton Association Tournament”.

Setelah penyelenggaraan Piala Thomas pertama pada tahun 1949 sampai dengan tahun 1977, Federasi Bulu tangkis Internasional meluncurkan kejuaraan dunia pertamanya.

Selama sejarah penyelenggaraannya, All England sempat terhenti dua kali diselenggarakan dikarenakan Perang Dunia I (1915 - 1919) dan Perang Dunia II (1940 -1946).

Sejak tahun 1984, All England resmi mengikat sponsor eksklusif dengan raksasa perlengkapan bulu tangkis Yonex.

Ekspresi Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo saat tampil pada babak pertama All England 2021 yang digelar di Utilita Arena Birmingham, Inggris pada Rabu (18/3/2021) waktu setempat.
Ekspresi Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo saat tampil pada babak pertama All England 2021 yang digelar di Utilita Arena Birmingham, Inggris pada Rabu (18/3/2021) waktu setempat. Yohan Nonotte/Badmintonphoto

Turnamen tertua di dunia itu masuk juga dalam kategori BWF Super 1000. Hal itu membuat ajang ini sangat diminati pebulu tangkis dunia termasuk Indonesia.

Meskipun ajang ini sangat prestisius, tak jarang para pebulu tangkis Indonesia dapat bersinar di turnamen All England.

Beberapa contoh diantaranya, pada kategori tunggal putra ada Rudy Hartono dengan mengoleksi delapan gelar (1968, 1969, 1970, 1971, 1972, 1973, 1974, 1976).

Kemudian juga Liem Swie King berhasil mengoleksi tiga gelar (1978, 1979, 1981) dan pada tunggal putri, Susy Susanti meraih empat gelar (1990, 1991, 1993, 1994) juara All England.

Tak hanyak pada sektor tunggal putra dan putri, prestasi pebulu tangkis Indonesia di All England juga lahir di kategori ganda putra dan campuran.

Melati Daeva Oktavianti berpose dengan memamerkan piala dan medali yang didapatkan setelah memenangi laga final All England 2020 yang digelar di Arena Birmingham, Inggris, pada Minggu, 15 Maret 2020.
Melati Daeva Oktavianti berpose dengan memamerkan piala dan medali yang didapatkan setelah memenangi laga final All England 2020 yang digelar di Arena Birmingham, Inggris, pada Minggu, 15 Maret 2020. Badminton Indonesia

Tjun Tjun/Johan Wahjudi salah satunya yang berhasil merengkuh enam gelar juara All England (1974, 1975, 1977, 1978, 1979, 1980).

Terakhir, pada ganda campuran, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir berhasil mengharumkan nama Indonesia di All England pada tiga periode yakni 2012, 2013, dan 2014.

Jika dihitung sepanjang sejarah penyelenggaraan turnamen All England, Indonesia telah mengoleksi 48 gelar.

Raihan 48 gelar itu membuat Indonesia berada di peringkat keempat dalam daftar negara dengan gelar All England terbanyak, di bawah Inggris (189), Denmark (88), dan China (85).

Gelar pertama Indonesia di All England dipersembahkan oleh Tan Joe Hok pada 1959 melalui nomor tunggal putra.

Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan dipaksa bermain dalam duel rubber game yang alot pada babak pertama All England 2021 yang berlangsung di Utilita Arena Birmingham, Inggris pada Kamis (18/3/2021) dini hari WIB.
Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan dipaksa bermain dalam duel rubber game yang alot pada babak pertama All England 2021 yang berlangsung di Utilita Arena Birmingham, Inggris pada Kamis (18/3/2021) dini hari WIB. Mikael Ropars/Badmintonphoto

Sejatinya, tahun ini pebulu tangkis Indonesia bisa saja menambahkan catatan gelar juara di ajang All England 2021.

Namun, kenyataannya tahun ini Indonesia tak bisa menyumbang satu gelar pun.

Alasannya, tim bulu tangkis Indonesia dipaksa mundur dari ajang All England setelah ditakuti terdampak covid-19 oleh pihak penyelenggara, Kamis (18/3/2021) pagi WIB.

Hal itu merujuk dengan adanya informasi bahwa terdapat penumpang Turkish Airlines dari Istanbul ke Birmingham yang terpapar Covid-19 dan satu rombongan dengan tim Indonesia.

Alhasil dengan kejadian tersebut dan merujuk peraturan pemerintah Inggris, tim bulu tangkis Indonesia harus mundur serta melakukan isolasi mandiri hingga 10 hari, terhitung dari kedatangan awal di negeri Ratu Elizabeth.

Ikuti juga InstagramFacebook, dan Twitter dari Skor Indonesia.

Berita Bulu Tangkis Lainnya:

All England 2021: Mengapa Kasus Covid-19 di Pesawat Rombongan Indonesia Baru Ketahuan

Membandingkan Protokol Covid-19 di Tur Asia BWF dengan All England 2021

 

  • Sumber: Djarum Badminton
  • Tag

    Video

    Berita Terkait

    Badminton

    Kamis, 18 Maret 2021

    All England 2021: Mengapa Kasus Covid-19 di Pesawat Rombongan Indonesia Baru Ketahuan

    Baru hari pertama penyelenggaraan, wakil Indonesia di ajang All England 2021 dikabarkan telah didepak dari kompetisi.

    Liga 1

    Kamis, 18 Maret 2021

    Pemain Termuda di Piala Menpora 2021 Berpeluang Dapat Tempat Utama Madura United

    Pemain timnas U-16 Indonesia, Ronaldo Joybera Kwateh, berpeluang catatkan debut di Piala Menpora 2021 bersama Madura United.

    Liga Inggris

    Kamis, 18 Maret 2021

    Jurgen Klopp Pilih Liverpool ketimbang Timnas Jerman

    Jurgen Klopp dihadapkan pada dua pilihan antara Liverpool dan timnas Jerman.

    Terbaru

    Badminton

    Minggu, 26 September 2021

    Hasil Indonesia vs ROC di Sudirman Cup 2021: Menang 5-0, Skuad Merah Putih Ukir Start Sempurna

    Berikut hasil pertandingan Indonesia kontra ROC dalam laga pertama babak penyisihan grup Sudirman Cup 2021.

    Badminton

    Minggu, 26 September 2021

    Link Live Streaming Sudirman Cup 2021: Indonesia vs ROC, Laga Pertama yang Menentukan

    Pertandingan perdana Indonesia di Sudirman Cup 2021, kontra ROC, dapat disaksikan di Vidio.com pada pukul 20.00 WIB.

    Badminton

    Minggu, 26 September 2021

    Hendra Setiawan Resmi jadi Kapten Kontingen Indonesia di Sudirman Cup 2021

    PBSI mengumumkan penunjukkan Hendra Setiawan sebagai kapten tim Sudirman Cup 2021 pada Minggu (26/9/2021).

    Badminton

    Sabtu, 25 September 2021

    Turunkan Pemain Terbaik, Indonesia Siap Menang di Laga Pertama Sudirman Cup 2021

    Indonesia sedang menimbang-nimbang pemain/pasangan yang akan diturunkan pada laga perdana Sudirman Cup 2021 melawan ROC

    Badminton

    Sabtu, 25 September 2021

    Sudirman Cup 2021: Bertemu Indonesia dan Denmark, Pemain Rusia Pilih Nothing to Lose

    Tunggal putra Rusia, Vladimir Malkov, mengaku hanya ingin menikmati setiap pertandingan yang dilakoninya di Sudirman Cup 2021.

    Badminton

    Sabtu, 25 September 2021

    Sudirman Cup 2021: Tim Bulu Tangkis Indonesia Mulai Jajal Arena Utama

    Tim bulu tangkis Indonesia mulai berlatih di lapangan utama Piala Sudirman 2021, Energia Areena, Vantaa Finlandia.

    Badminton

    Jumat, 24 September 2021

    Sudirman Cup 2021: Intip Kekuatan Lawan Indonesia di Grup C

    Indonesia bakal mengawai perjuangan di Sudirman Cup 2021 dengan bersaing di Grup C bersama Denmark, ROC, dan Kanada.

    Badminton

    Jumat, 24 September 2021

    Eng Hian Bicara Fenomena Pelatih Bulu Tangkis Indonesia yang Berkarier di Luar Negeri

    Eng Hian bicara soal fenomena banyaknya pelatih Indonesia yang memilih berkarier di luar negeri.

    Badminton

    Kamis, 23 September 2021

    Ujian Pertama Tim Indonesia di Sudirman Cup 2021, Pesawat Sempat Gagal Mendarat

    Belum juga bertanding, Tim Indonesia di Sudirman Cup 2021 sudah mendapatkan ujian di Finlandia.

    Badminton

    Rabu, 22 September 2021

    Meski Honor Belum Cair, Pengprov PBSI Jatim Tetap Berangkatkan Atlet ke PON Papua

    PBSI Jatim tetap memberangkatkan atlet ke PON XX Papua 2021 meski honor belum dibayarkan oleh KONI Jatim.
    X