Soal Format Skor 11x5, Herry IP Sebut Tim Ganda Putra Sudah Antisipasi

7 April 2021, 21:15 WIB
Penulis: Any Hidayati
Editor: Aditya Fahmi Nurwahid
Marcus Gideon (jersey biru) tengah mendapat pengarahan dari pelatih Herry IP dan asisten Aryono Miranat saat All Sragen 2021 pada Rabu (7/4/2021).
Marcus Gideon (jersey biru) tengah mendapat pengarahan dari pelatih Herry IP dan asisten Aryono Miranat saat All Sragen 2021 pada Rabu (7/4/2021). /Badminton Indonesia

  • Herry IP menegaskan bahwa tim ganda putra nasional telah antisipasi penggunakan format skor 11x5.
  • Saat ini, Marcus Gideon dan kawan-kawan tengah penyegaran di Solo dan Sragen.
  • Harapan Herry IP, mood para pemain akan membaik sekembalinya ke pelatnas Cipayung.

SKOR.id - Polemik perubahan format skor dalam turnamen bulu tangkis mengundang banyak komentar termasuk pelatih Herry Iman Pierngadi.

Nahkoda utama ganda putra nasional tersebut mengaku telah mempersiapkan anak buahnya menghadapi kemungkinan perubahan format skor sewaktu-waktu.

Antisipasi ini hanya perlu dipoles lebih jauh jika tetiba BWF sebagai badan bulu tangkis dunia menyetujui usulann PBSI soal perubahan format dari 21x3 ke 11x5.

"Untuk poin 11, kami sudah sering lakukan di latihan sebagai antisipasi, ada programnya. Kalau nanti jadi diterapkan, tinggal latihannya menjadi kontinyu dan detail," kata pria yang akrab disapa Koh Herry IP tersebut kepada Badminton Indonesia.

Koh Herry menambahkan bahwa untuk saat ini fokus para pemain adalah penyegaran pasca tragedi All England 2021.

Oleh karena itu, piknik ke Solo dan Sragen selama empat hari pada 5-8 April 2021 diharapkan akan mengembalikan mood para pemain.

Terutama untuk ganda putra utama, yaitu Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, dan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto.

"Ya saya sengaja bawa anak-anak ke sini untuk mengembalikan kondisi dan semangat mereka, terutama tiga pasangan utama, Marcus/Kevin, Ahsan/Hendra dan Fajar/Rian," kata pelatih yang juga mendapat julukan Coach Naga Api tersebut.

"Karena kan mereka kecewa dengan apa yang terjadi di All England kemarin. Jadi ini untuk penyegaran, refreshing, tapi tetap jalani program latihan," lanjutnya.

Para pemain ini juga melakoni gim berhadiah bertajuk All Sragen untuk membangkitkan semangat juang para mereka.

Sehingga nantinya, ketika kembali ke pelatnas Cipayung, mereka bisa langsung fokus menatap turnamen berikutnya.

Suasana ketika ganda putra nasional bermain di All Sragen 2021 pada Rabu (7/4/2021).
Suasana ketika ganda putra nasional bermain di All Sragen 2021 pada Rabu (7/4/2021). Badminton Indonesia

"Latihannya hari ini dan kemarin (6/4) itu latihan gim saja. Tapi ada hadiahnya. Makanya ini kami sebutnya All Sragen ha ha ha," ujar Herry sambil tertawa.

"Harapan saya, saat balik pelatnas nanti anak-anak sudah fresh, sudah segar. Rasa kecewa sudah bisa terobati. Dan siap lagi untuk persiapan ke turnamen Malaysia dan Singapura. Untuk pemain pelapis bisa ke India dan Spanyol."

Ganda putra utama Indonesia dijadwalkan akan tampil di Malaysia Open (25-30 Mei) dan Singapore Open 2021 (1-6 Juni). Sedangkan, para pelapis bersiap tampil di India Open (11-16 Mei) dan Spain Masters pada 18-23 Mei 2021.

Ikuti juga InstagramFacebook, dan Twitter dari Skor Indonesia.

Berita Bulu Tangkis Lainnya:

BWF Singgung Perubahan Skor 11x5, Ternyata Usulan dari Indonesia

Gagal Berlaga di All England 2021, Marcus/Kevin ''Balas Dendam'' di All Sragen 2021

  • Sumber: badmintonindonesia.org
  • Tag

    Video

    Berita Terkait

    Badminton

    Rabu, 7 April 2021

    Turnamen Bulu Tangkis Nasional Batal, Nasib India Open 2021 Menggantung

    BAI memutuskan untuk membatalkan seluruh turnamen bulu tangkis nasional India sepanjang April-Mei 2021 karena Covid-19.

    Badminton

    Rabu, 7 April 2021

    Diundang Raja Malaysia, Lee Zii Jia Berikan Raket Juara All England 2021

    Beberapa nama pebulu tangkis muda Malaysia diundang dalam sebuah jamuan minum teh oleh Raja Malaysia, Al-Sultan Abdullah Ri'ayatuddin Al Mustafa Billah Shah.

    Terbaru

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Smash Anthony Sinisuka Ginting Setara Kecepatan Supercar Rimac Nevera

    Smash pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting setara kecepatan mobil buatan Kroasia, Supercar Rimac Nevera.

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Momen Taufik Hidayat di Thomas Cup, Jadi Penentu Kemenangan Indonesia atas Cina di Final 2000

    Taufik Hidayat merupakan penentu kemenangan Indonesia saat mengalahkan CIna 3-0 di Final Thomas Cup 2000

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Rising Star di Thomas dan Uber Cup 2020: Tunggal Putri Indonesia Curi Perhatian

    Skor Indonesia memilih empat pemain putra dan putri yang menjadi rising star di ajang Thomas dan Uber Cup ini.

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Hasil Drawing Wakil Indonesia di Denmark Open 2021: Indonesia Siap Turunkan Kekuatan Penuh

    Ajang BWF World Tour Super 1000, Denmark Open 2021, siap digelar pada pekan ini.

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Taufik Hidayat Sedih Bendera Merah-Putih Tak Berkibar di Thomas Cup 2020

    Taufik Hidayat sedih lantaran bendera Merah-Putih tak berkibar saat Indonesia juara Thomas Cup 2020

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Kiprah Duo FajRi, Dari Gagal Lolos Olimpiade hingga Jadi Andalan Indonesia di Thomas Cup 2020

    Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto jadi tulang punggung ganda putra Indonesia di Thomas Cup 2020.

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Menpora Minta Maaf karena Bendera Merah Putih Gagal Berkibar di Thomas Cup 2020

    Menpora Zainudin Amali mengutarakan permintaan maaf dalam konferensi pers hari Minggu (18/10/2021).

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Takluk di Final Thomas Cup 2020, Lu Guangzu Akui Kehebatan Anthony Ginting

    Lu Guangzu menilai bahwa Anthony Ginting sukses bangkit setelah tertinggal di gim pertama final Thomas Cup 2020, Minggu (17/10/2021).

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Leo Carnando/Daniel Marthin, Saksi Kembalinya 2 Trofi Beregu ke Pangkuan Indonesia

    Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin menjadi bagian dari tim yang menang Suhandinata Cup 2019 dan Thomas Cup 2020.

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Sudah Juara Thomas Cup, Hendra Setiawan Bisa Pensiun dengan Tenang

    Hendra Setiawan menuntaskan penantian panjangnya meraih Thomas Cup.
    X