Tantrum Usai 16 Kali Service Fault, Ganda Putri Denmark Minta Maaf

16 Agustus 2021, 16:30 WIB
Penulis: Any Hidayati
Editor: Lily Indriyani
Ekspresi frustrasi Alexandra Boje ketika servisnya dan Mette Poulsen secara beruntun dinyatakan fault di kejuaraan nasional Denmark pada Jumat (13/8/2021).
Ekspresi frustrasi Alexandra Boje ketika servisnya dan Mette Poulsen secara beruntun dinyatakan fault di kejuaraan nasional Denmark pada Jumat (13/8/2021). /(sport.tv2.dk)

SKOR.id - Final ganda putri Kejuaraan Nasional Bulu Tangkis Denmark (RSL DM) 2021, Jumat (13/8/2021) waktu setemapt, diwarnai berbagai drama.

Partai perebutan gelar juara yang mempertemukan pasangan Alexandra Boje/Mette Poulsen dengan Sara Thygesen/Maiken Fruergaard, sempat panas. 

Dilansir dari 360badminton, pertandingan sebenarnya berjalan normal pada awal gim pertama.

Ketegangan mulai terjadi ketika empat servis beruntun Boje dan Poulsen dinyatakan fault karena dianggap lebih tinggi dari 115 sentimeter.

Saat posisi tertinggal 8-13, Boje dan Poulsen meminta umpire untuk mengganti service judge bernama Caroline Worm karena dianggap merugikan.

"Ini adalah servis yang sama dengan yang saya lakukan tiga pekan lalu di Tokyo (saat Olimpiade Tokyo). Selama di sana, tidak pernah kena fault," kata Boje.

Total, ada delapan servis Boje dan Poulsen yang dinyatakan fault oleh service judge sebelum pasangan tersebut takluk 14-21 di gim pertama.

TV2 Denmark juga memberitakan, service judge langsung diganti saat pergantian gim meski tak ditemukan kesalahan dalam alat ukur tinggi servis.

Sang hakim servis dikabarkan menangis ketika "diusir" keluar dari lapangan dan digantikan oleh orang lain.

Meskipun hakim servis telah diganti, nasib baik belum berpihak kepada Boje/Poulsen karena lagi-lagi service fault terus menghujani mereka.

Di pertengahan gim kedua, Boje/Poulsen nyaris menyerah dan bersiap menjabat tangan rival sebagai pertanda mundur dari pertandingan karena kesal.

Untungnya, sang pelatih Jakob Poulsen menghentikan aksi pasangan tersebut dan meminta keduanya untuk melanjutkan pertandingan hingga finis.

Gim kedua berakhir dengan skor 21-18 untuk kemenangan Sara Thygesen/Maiken Fruergaard dengan total 8 service fault untuk Boje/Poulsen.

Ganda putri Denmark, Alexandra Boje (kiri)/Mette Poulsen, usai kontrovesi di final kejuaraan nasional bulu tangkis Denmark hari Jumat (13/8/2021).
Ganda putri Denmark, Alexandra Boje (kiri)/Mette Poulsen, usai kontrovesi di final kejuaraan nasional bulu tangkis Denmark hari Jumat (13/8/2021). (sport.tv2.dk)

Sehari setelah insiden tersebut, Boje/Poulsen secara pribadi meminta maaf atas sikap mereka di partai final kejuaraan nasional Denmark.

"Halo, semuanya. Kami ingin meminta maaf atas perilaku kami di final kejuaraan nasional (Denmark) kemarin," kata Boje dan Poulsen via Instagram yang ditulis ulang Badminton Denmark.

"Emosi menguasai dan itu membuat kami frustrasi. Kami meminta maaf dan kami pun telah meminta maaf kepada hakim servis."

"Kami juga meminta maaf kepada semua pihak yang dirugikan atas sikap kami ketika bertanding. Ini bukan hal yang kami inginkan, baik pribadi maupun dunia olahraga."

Follow dan subscribe akun media sosial Skor.id di InstagramFacebookTwitterYouTubeLinkedInTikTok, dan Helo.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Skor.id (@skorindonesia)

Berita Kebugaran Lainnya:

Mengenal Alzheimer, Penyakit yang Diderita Der Bomber Gerd Muller

Cara Mengatasi Nafsu Makan Berlebihan karena Bad Mood

  • Sumber: badminton.dk, 360Badminton, TV 2 Sport Denmark
  • Tag

    Video

    Berita Terkait

    Bugar

    Minggu, 15 Agustus 2021

    Termasuk Kopi, Ini Makanan yang Tidak Boleh Dikonsumsi ketika Asam Lambung Naik

    GERD atau kerap juga disebut asam lambung menjadi salah satu penyakit yang membuat penderitanya tidak merasa nyaman.

    Bugar

    Minggu, 15 Agustus 2021

    Terapkan 7 Tips Ini jika Ingin Staycation Aman Saat Pandemi Covid-19

    Staycation saat pandemi Covid-19 jadi salah satu cara untuk menyegarkan pikiran dan membuat tubuh lebih rileks.

    Terbaru

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Smash Anthony Sinisuka Ginting Setara Kecepatan Supercar Rimac Nevera

    Smash pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting setara kecepatan mobil buatan Kroasia, Supercar Rimac Nevera.

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Momen Taufik Hidayat di Thomas Cup, Jadi Penentu Kemenangan Indonesia atas Cina di Final 2000

    Taufik Hidayat merupakan penentu kemenangan Indonesia saat mengalahkan CIna 3-0 di Final Thomas Cup 2000

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Rising Star di Thomas dan Uber Cup 2020: Tunggal Putri Indonesia Curi Perhatian

    Skor Indonesia memilih empat pemain putra dan putri yang menjadi rising star di ajang Thomas dan Uber Cup ini.

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Hasil Drawing Wakil Indonesia di Denmark Open 2021: Indonesia Siap Turunkan Kekuatan Penuh

    Ajang BWF World Tour Super 1000, Denmark Open 2021, siap digelar pada pekan ini.

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Taufik Hidayat Sedih Bendera Merah-Putih Tak Berkibar di Thomas Cup 2020

    Taufik Hidayat sedih lantaran bendera Merah-Putih tak berkibar saat Indonesia juara Thomas Cup 2020

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Kiprah Duo FajRi, Dari Gagal Lolos Olimpiade hingga Jadi Andalan Indonesia di Thomas Cup 2020

    Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto jadi tulang punggung ganda putra Indonesia di Thomas Cup 2020.

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Menpora Minta Maaf karena Bendera Merah Putih Gagal Berkibar di Thomas Cup 2020

    Menpora Zainudin Amali mengutarakan permintaan maaf dalam konferensi pers hari Minggu (18/10/2021).

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Takluk di Final Thomas Cup 2020, Lu Guangzu Akui Kehebatan Anthony Ginting

    Lu Guangzu menilai bahwa Anthony Ginting sukses bangkit setelah tertinggal di gim pertama final Thomas Cup 2020, Minggu (17/10/2021).

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Leo Carnando/Daniel Marthin, Saksi Kembalinya 2 Trofi Beregu ke Pangkuan Indonesia

    Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin menjadi bagian dari tim yang menang Suhandinata Cup 2019 dan Thomas Cup 2020.

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Sudah Juara Thomas Cup, Hendra Setiawan Bisa Pensiun dengan Tenang

    Hendra Setiawan menuntaskan penantian panjangnya meraih Thomas Cup.

    Terpopuler Satu Pekan

    Keyword Populer

    Sepak Pojok

    X