Terjerat Kasus Pencurian Usia, Pebulu tangkis PB Jaya Raya Dihukum PBSI

2 April 2021, 18:10 WIB
Penulis: Any Hidayati
Editor: Aditya Fahmi Nurwahid
Ilustrasi artikel bulu tangkis.
Ilustrasi artikel bulu tangkis. /Grafis Dede S. Mauladi/Skor.id

SKOR.id - Rumor temuan kecurangan oleh seorang atlet muda baru-baru ini muncul di permukaan setelah PBSI sebagai induk bulu tangkis Indonesia melakukan degradasi dan promosi pemain.

Adalah pebulu tangkis muda Muhammad Sultan Nurhabibullah Mayang, salah satu pemain yang terdegradasi, yang disinyalir melakukan pemalsuan tahun kelahiran.

Atlet binaan PB Jaya Raya tersebut tercatat lahir pada tahun 2004 di akta kelahirannya walaupun kenyataannya sang atlet lahir pada 2003.

Menurut Ketua Harian PB Jaya Raya, Imelda Wiguna, keputusan untuk memudakan sang atlet ini atas keputusan dari internal keluarga Sultan.

"Saya tidak bisa mengungkap alasan itu akrena sudah ada perjanjian jangan diungkap kenapa tidak pakai kelahiran 2003," kata Imelda Wiguna kepada Tempo.

Akibat skandal ini, Sultan menjadi salah satu dari 13 pemain pelatnas yang terdegradasi dari Cipayung beberapa waktu lalu.

Tidak hanya degradasi, PBSI juga memberikan sanksi berupa skorsing selama setahun kepada pemain yang sejatinya berusia 18 tahun tersebut.

Sanksi ini tertuang dalam Surat Keputusan PBSI Nomor: SKEP/008/7.3ITIVZAZL tanggal 8 Maret 2021 yang ditandatangani langsung oleh ditandatangani oleh Ketua Umum PBSI Agung Firman Sampurna dan Sekretaris Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Cover artikel bulu tangkis.
Cover artikel bulu tangkis. (Grafis: Dede S. Mauladi/Skor.id)

PBSI melalui hasil penelusuran Bidang Keabsahan telah menemukan bukti otentik bahwa Sultan telah melakukan tindak pencurian usia.

Meskipun mengakui bahwa anak didiknya bersalah, pihak PB Jaya Raya tetap akan mengajukan banding kepada PBSI.

Menurut Imelda Wiguna, skandal yang menimpa Sultan tersebut tidak merugikan pihak manapun.

Pihak PB Jaya Raya menegaskan bahwa mereka tidak pernah memasukkan Sultan ke kategori kelahiran 2004 sejak dia bergabung dengan klub empat tahun lalu.

"Kalau nyolong umur bisa merugikan orang lain, Kalau kasus Sultan itu tidak merugikan orang lain. Kita lagi mau bikin surat ke PBSI, minta bagaimana kebijaksanaannya," kata Imelda menjelaskan.

Ikuti juga InstagramFacebook, dan Twitter dari Skor Indonesia.

Berita Bulu Tangkis Lainnya:

Kilas Balik Fitriani: dari Juara Thailand Masters 2019 hingga Terdegradasi di 2021

Panggil 87 Pemain, Susunan Pelatnas Bulu Tangkis Indonesia Nyaris Tak Berubah

  • Sumber: Tempo
  • Tag

    Video

    Berita Terkait

    Badminton

    Selasa, 30 Maret 2021

    Pesan Menyentuh Ni Ketut Mahadewi Istarani Usai Tak Lagi Masuk Pelatnas PBSI

    Pebulu tangkis putri, Ni Ketut Mahadewi Istarani dipastikan tersingkir dari pelatnas PBSI Cipayung, Jakarta Timur.

    Badminton

    Selasa, 30 Maret 2021

    Daftar Pelatih Pelatnas PBSI 2021: Dipenuhi Laki-laki, Vita Marissa dan Minarti Timur Diganti

    Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Indonesia (PBSI) merilis daftar pelatih untuk pelatnas utama dan pratama pada periode 2021.

    Terbaru

    Badminton

    Selasa, 19 Oktober 2021

    Rekap Hasil Denmark Open 2021: Indonesia Loloskan 6 Wakil ke 16 Besar

    Selasa (19/10/2021), sebanyak enam wakil Indonesia dipastikan lolos menuju babak kedua Denmark Open 2021.

    Badminton

    Selasa, 19 Oktober 2021

    Hasil Denmark Open 2021: Taklukkan Popov Bersaudara, Minions Amankan Tiket 16 Besar

    Marcus Gideon/Kevin Sukamuljo menang atas Christo Popov/Toma Popov, di babak pertama Denmark Open 2021 pada Selasa (19/10/2021).

    Badminton

    Selasa, 19 Oktober 2021

    Hasil Denmark Open 2021: Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja Tumbang di Laga Perdana

    Langkah pasangan Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja terhenti babak pertama Denmark open 2021.

    Badminton

    Selasa, 19 Oktober 2021

    Ranking BWF: Efek Thomas Cup 2020, Para Debutan Indonesia Naik Peringkat Dunia

    Chico Aura Dwi Wardoyo dan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin naik dua peringkat setelah Indonesia menang Thomas Cup 2020.

    Badminton

    Selasa, 19 Oktober 2021

    Hasil Denmark Open 2021: Greysia Polii/Apriyani Rahayu Melaju Usai Atasi Wakil Malaysia

    Greysia Polii/Apriyani Rahayu langsung melewati duel alot kontra wakil Malaysia pada babak pertama Denmark Open 2021.

    Badminton

    Selasa, 19 Oktober 2021

    Jadwal dan Link Live Streaming Denmark Open 2021: 9 Wakil Indonesia Turun di Hari Pertama

    Denmark Open 2021 digelar di Odense pada 19 hingga 24 Oktober 2021. Indonesia tercatat menurunkan 19 wakil dalam ajang ini.

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Smash Anthony Sinisuka Ginting Setara Kecepatan Supercar Rimac Nevera

    Smash pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting setara kecepatan mobil buatan Kroasia, Supercar Rimac Nevera.

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Momen Taufik Hidayat di Thomas Cup, Jadi Penentu Kemenangan Indonesia atas Cina di Final 2000

    Taufik Hidayat merupakan penentu kemenangan Indonesia saat mengalahkan CIna 3-0 di Final Thomas Cup 2000

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Rising Star di Thomas dan Uber Cup 2020: Tunggal Putri Indonesia Curi Perhatian

    Skor Indonesia memilih empat pemain putra dan putri yang menjadi rising star di ajang Thomas dan Uber Cup ini.

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Hasil Drawing Wakil Indonesia di Denmark Open 2021: Indonesia Siap Turunkan Kekuatan Penuh

    Ajang BWF World Tour Super 1000, Denmark Open 2021, siap digelar pada pekan ini.
    X