Tips Memilih Kok Bulu Tangkis yang Tepat, Sesuaikan dengan Tipe Permainan

4 Juli 2021, 22:00 WIB
Penulis: Doddy Wiratama
Editor: Doddy Wiratama
Ilustrasi shuttlecock alias kok, salah satu benda terpenting dalam permainan bulu tangkis.
Ilustrasi shuttlecock alias kok, salah satu benda terpenting dalam permainan bulu tangkis. /(pixabay.com)

  • Secara umum ada dua jenis shuttlecock atau kok (bola dalam permainan bulu tangkis) yang beredar di pasaran.
  • Kok dengan bulu angsa/bebek lebih jamak ditemui dibanding kok berbahan plastik.
  • Legenda bulu tangkis Indonesia, Hariyanto Arbi, pun pernah menjelaskan berbagai jenis kok dan spesifikasinya.

SKOR.id - Shuttlecock alias kok merupakan salah satu benda yang wajib dimiliki saat ingin bermain bulu tangkis.

Secara umum, ada dua jenis kok yang beredar di pasaran dan dapat dengan mudah dibedakan berdasar bahan baku pembuatannya.

Jenis kok pertama terbuat dari plastik sedangkan yang kedua terbuat dari bulu angsa/bebek yang ditancapkan melingkar ke bagian kepala dari gabus.

Selain dari bentuk dan bahan bakunya, perbedaan dua jenis kok ini bisa dilihat dari lajunya saat melayang di udara.

Setelah dipukul dengan teknik lob, kok dari plastik bakal melayang dengan laju parabolik (melengkung).

Sedangkan kok yang menggunakan bulu angsa/bebek bakal menukik relatif lebih tajam setelah mencapai titik tertingginya.

Kok dengan bulu angsa/bebek pun lebih jamak digunakan dalam berbagai kompetisi bulu tangkis, baik tingkat nasional maupun internasional.

Meski demikian, Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) telah mengembangkan kok dengan bulu sintetis dari styrofoam dan bagian kepala dari plastik.

Lalu, mana yang lebih baik antara kok plastik dan kok dengan bulu angsa? Jawabannya adalah tergantung dengan kebutuhan dan level permainannya.

Dilansir Skor.id dari Decathlon.in, kok berbahan plastik dengan kepala busa cocok untuk digunakan bagi para pemain tahap awal.

Ilustrasi shuttlecock alias kok dari bahan plastik yang ditancapkan ke bagian kepala dari busa.
Ilustrasi shuttlecock alias kok dari bahan plastik yang ditancapkan ke bagian kepala dari busa. (pixabay.com)

Pasalnya, kok jenis ini lebih "tahan banting" dan tak memiliki risiko bulu rontok saat dipukul dengan keras.

Setelah lebih menguasai teknik permainan, Skorer bisa beralih menggunakan kok dengan bulu angsa/bebek yang ternyata juga berbeda-beda spesifikasinya.

Hariyanto Arbi, dalam video YouTube-nya, pernah menjelaskan berbagai jenis kok yang lazim digunakan dalam kompetisi bulu tangkis.

Sang pemilik smes 100 watt itu mengelompokkan beberapa jenis kok berdasar kualitas, harga, dan pemakaiannya di level kompetisi bulu tangkis.

Pertama, Hariyanto Arbi mencontohkan kok Flypower kuning (sekitar Rp85.000/slop) yang biasa digunakan untuk turnamen sirkuit nasional kelompok umur 15-17 tahun.

Lalu ada Flypower merah (sekitar Rp100 ribu/slop) yang biasa dipakai untuk sirnas KU 19 tahun hingga dewasa dan Flypower ungu (sekitar Rp350.000/slop) untuk turnamen proliga.

Terakhir, ada kok Yonex Aerosensa 50 (sekitar Rp500.000 satu slop) yang biasa digunakan untuk berbagai turnamen internasional yang tentu memiliki kualitas terbaik.

Kesimpulannya, memilih kok dalam olahraga bulu tangkis harus disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan pemainnya.

Kok dengan kualitas terbaik memang dapat memberi pengalaman bermain di level tertinggi,  baik saat melakukan netting, lob, atau smes.

Akan tetapi, faktor lain juga harus menjadi pertimbangan sebelum membeli kok bulu tangkis yang tepat.

 

Ikuti juga InstagramFacebook, dan Twitter dari Skor Indonesia.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Skor.id (@skorindonesia)

Berita Bulu Tangkis Lainnya:

Tips: Perawatan Senar Raket Bulu Tangkis yang Tepat

Produser Wonder Woman 1984 Jadi Duta Bulu Tangkis Amerika Serikat

  • Sumber: decathlon.in
  • Tag

    Video

    Berita Terkait

    Badminton

    Selasa, 29 Juni 2021

    Bukan Istora Senayan, Ini Pertimbangan BWF Gelar 3 Turnamen di Bali

    Awalnya, BWF memfokuskan sisa event musim ini di Eropa karena aturan Covid-19 yang relatif lebih longgar.

    Badminton

    Selasa, 29 Juni 2021

    Catat, Ini Jadwal Baru 14 Tur BWF 2021 Usai Olimpiade Tokyo

    Malaysia Masters, Malaysia Open, dan Korea Masters 2021, masih dalam pembicaraan.

    Badminton

    Jumat, 2 Juli 2021

    BWF Berjanji Bulu Tangkis di Olimpiade Tokyo akan Berjalan Lancar

    Thomas Lund menjamin protokol yang sangat aman selama bulu tangkis bertanding di Olimpiade Tokyo.

    Terbaru

    Badminton

    Minggu, 26 September 2021

    Hasil Indonesia vs ROC di Sudirman Cup 2021: Menang 5-0, Skuad Merah Putih Ukir Start Sempurna

    Berikut hasil pertandingan Indonesia kontra ROC dalam laga pertama babak penyisihan grup Sudirman Cup 2021.

    Badminton

    Minggu, 26 September 2021

    Link Live Streaming Sudirman Cup 2021: Indonesia vs ROC, Laga Pertama yang Menentukan

    Pertandingan perdana Indonesia di Sudirman Cup 2021, kontra ROC, dapat disaksikan di Vidio.com pada pukul 20.00 WIB.

    Badminton

    Minggu, 26 September 2021

    Hendra Setiawan Resmi jadi Kapten Kontingen Indonesia di Sudirman Cup 2021

    PBSI mengumumkan penunjukkan Hendra Setiawan sebagai kapten tim Sudirman Cup 2021 pada Minggu (26/9/2021).

    Badminton

    Sabtu, 25 September 2021

    Turunkan Pemain Terbaik, Indonesia Siap Menang di Laga Pertama Sudirman Cup 2021

    Indonesia sedang menimbang-nimbang pemain/pasangan yang akan diturunkan pada laga perdana Sudirman Cup 2021 melawan ROC

    Badminton

    Sabtu, 25 September 2021

    Sudirman Cup 2021: Bertemu Indonesia dan Denmark, Pemain Rusia Pilih Nothing to Lose

    Tunggal putra Rusia, Vladimir Malkov, mengaku hanya ingin menikmati setiap pertandingan yang dilakoninya di Sudirman Cup 2021.

    Badminton

    Sabtu, 25 September 2021

    Sudirman Cup 2021: Tim Bulu Tangkis Indonesia Mulai Jajal Arena Utama

    Tim bulu tangkis Indonesia mulai berlatih di lapangan utama Piala Sudirman 2021, Energia Areena, Vantaa Finlandia.

    Badminton

    Jumat, 24 September 2021

    Sudirman Cup 2021: Intip Kekuatan Lawan Indonesia di Grup C

    Indonesia bakal mengawai perjuangan di Sudirman Cup 2021 dengan bersaing di Grup C bersama Denmark, ROC, dan Kanada.

    Badminton

    Jumat, 24 September 2021

    Eng Hian Bicara Fenomena Pelatih Bulu Tangkis Indonesia yang Berkarier di Luar Negeri

    Eng Hian bicara soal fenomena banyaknya pelatih Indonesia yang memilih berkarier di luar negeri.

    Badminton

    Kamis, 23 September 2021

    Ujian Pertama Tim Indonesia di Sudirman Cup 2021, Pesawat Sempat Gagal Mendarat

    Belum juga bertanding, Tim Indonesia di Sudirman Cup 2021 sudah mendapatkan ujian di Finlandia.

    Badminton

    Rabu, 22 September 2021

    Meski Honor Belum Cair, Pengprov PBSI Jatim Tetap Berangkatkan Atlet ke PON Papua

    PBSI Jatim tetap memberangkatkan atlet ke PON XX Papua 2021 meski honor belum dibayarkan oleh KONI Jatim.
    X