Turnamen Minim, PBSI Tetap Berlakukan Promosi dan Degradasi Atlet Pelatnas

16 Oktober 2020, 22:30 WIB
Penulis: Muhammad Ramdan
Editor: Doddy Wiratama
Ilustrasi artikel bulu tangkis. /Grafis Dede S. Mauladi/Skor.id

  • PBSI akan tetap menilai performa atlet selama musim 2020 sebagai acuan promosi dan degradasi meski banyak turnamen yang tak digelar. 
  • Ketiadaan turnamen yang digelar hampir di sepanjang 2020 memang menyulitkan PBSI memberikan penilaian performa atlet.
  • Meski begitu, PBSI telah memiliki kriteria tertentu untuk menentukan penilaian.

SKOR.id - Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) bakal tetap memberlakukan sistem promosi dan degradasi untuk atlet penghuni Pelatnas Cipayung.

Sebelumnya, PBSI memang sempat ragu akan penerapan sistem promosi dan degradasi yang didasari dengan penilaian performa sepanjang musim kompetisi 2020.

Sebab, pebulu tangkis Indonesia tidak banyak melakukan pertandingan mengingat kompetisi bulu tangkis dunia sempat terhenti tujuh bulan akibat pandemi Covid-19.

Kondisi itu memang sempat menyulitkan PBSI untuk menentukan penilaian. Namun, Achmad Budiharto menyebut jika pihaknya tetap akan melakukan proses promosi dan degradasi.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBSI itu mengatakan jika Bidang Pembinaan dan Prestasi (Binpres) PBSI bersama pelatih kini telah memiliki kriteria untuk menentukan penilaian.

"Binpres serta pelatih sudah memiliki kriteria tertentu untuk menentukan promosi dan degradasi," kata Achmad Budiharto kepada wartawan, belum lama ini.

"Hasil turnamen jadi salah satu kriteria dan masih ada banyak aspek lainnya. Jadi, promosi dan degradasi tetap ada," ia menuturkan.

Achmad Budiharto mengatakan promosi dan degradasi tahun ini mungkin hanya berbeda dalam hal kuantitas terkait siapa atlet yang terdepak dan yang masuk ke Pelatnas

"Siapa yang didegradasi dan siapa yang promosi belum tentu, bisa jadi tidak ada degradasi. Jadi semuanya serba tergantung," ujar Budiharto.

"Kriteria promosi dan degradasi memang turnamen, tetapi ada kriteria lain seperti latihan dan performa. Jadi macam-macam penilaiannya."

Achmad Budiharto, Sekjen PP PBSI
Achmad Budiharto, Sekjen PP PBSI Jessica Margaretha/skor.id

Ketiadaan turnamen memang menyulitkan PBSI memberikan penilaian performa atlet. Kali terakhir pemain Indonesia tampil secara kompetitif pada All England 2020, Maret lalu.

Sementara itu, pandemi Covid-19 juga membuat 2021 bakal menjadi musim yang "brutal" untuk federasi bulu tangkis dunia, tak terkecuali Indonesia.

Pasalnya, ada empat turnamen mayor yang akan berlangsung pada 2021, yakni Kejuaraan Dunia BWF, Olimpiade, Thomas dan Uber Cup, serta Sudirman Cup.

Musim 2021 pun dipastikan bakal merusak "ritme" beberapa turnamen bulu tangkis yang sudah ditata oleh BWF dan otoritas olahraga dunia.

Sebagai contoh, Kejuaraan Dunia BWF dan Olimpiade yang selama ini tak pernah berlangsung dalam tahun yang sama akan sama-sama digelar pada musim 2021.

Biasanya Olimpiade diselenggarakan tiap tahun kabisat sedangkan Kejuaraan Dunia BWF digelar di luar tahun kabisat.

Sementara itu, Thomas dan Uber Cup yang biasanya diselenggarakan pada tahun genap juga akan merusak "ritme"-nya.

Thomas dan Uber Cup yang semula digelar pada 2020 akan digelar pada 2021, alias satu kalender dengan Sudirman Cup yang biasa dipentaskan pada tahun ganjil.

Ikuti juga InstagramFacebookYouTube, dan Twitter dari Skor Indonesia.

Berita Bulu Tangkis Lainnya:

Pebulu Tangkis Denmark, Victor Axelsen, Perkenalkan Putrinya di Media Sosial

Tidak Sulit, Ini 4 Syarat Menjadi Calon Ketua Umum PP PBSI

Tag

Video

Komentar

Berita Terkait

Badminton

Selasa, 13 Oktober 2020

Tangerang Selatan Jadi Tuan Rumah Munas PBSI 2020

Musyawarah Nasional PP PBSI 2020 tetap digelar November dan Tangerang Selatan ditunjuk jadi tuan rumah karena masalah PSBB.

Badminton

Selasa, 13 Oktober 2020

Ikut Asia Open I dan II di Thailand, PBSI Akan Pakai Pesawat Carteran

PBSI bakal menyewa pesawat untuk kontingen Indonesia yang berangkat ke Asia Open I, Asia Open II, dan BWF World Tour Finals.

Badminton

Jumat, 16 Oktober 2020

Prediksi Pusarla V. Sindhu soal Persaingan di Asia Open I Tahun Depan

Pusarla V. Sindhu memprediksi kemampuan tunggal putri top dunia akan meningkat tajam di Asia Open I dan Olimpiade 2020.

Terbaru

Badminton

Senin, 19 Oktober 2020

3 Fakta Menarik dalam Final Denmark Open 2020

Skor Indonesia merangkum tiga momen terpenting sepanjang Denmark Open 2020 yang berlangsung pada 13-18 Oktober di Odense Park.

Badminton

Senin, 19 Oktober 2020

Penantian 2 Tahun Nozomi Okuhara Berakhir di Denmark Open 2020

Nozomi Okuhara senang bisa kembali menjuarai turnamen bulu tangkis setelah terakhir pada Hong Kong Open 2018.

Badminton

Minggu, 18 Oktober 2020

Rekap Final Denmark Open 2020: Jepang Bawa Pulang 2 Gelar Juara

Berikut rangkuman hasil pertandingan final turnamen bulu tangkis Denmark Open 2020 yang baru saja tuntas diselenggarakan.

Badminton

Minggu, 18 Oktober 2020

Juara Denmark Open 2020, Ganda Putra Inggris Ini Raih Prestasi Tertinggi

Marcus Ellis/Chris Langridge mencicipi gelar tur BWF tertinggi sepanjang karier mereka di Denmark Open 2020.

Badminton

Minggu, 18 Oktober 2020

Chou Tien Chen Ungkap Alasan Gagal di Semifinal Denmark Open 2020

Chou Tien Chen mengakui keteteran mengatur ritme permainan ketika berhadapan dengan Anders Antonsen di semifinal Denmark Open 2020.

Badminton

Minggu, 18 Oktober 2020

Link Live Streaming Final Denmark Open 2020 Hari Ini

Hari ini, Minggu (18/10/2020), final Denmark Open 2020 akan berlangsung di Odense Sports Park dan dapat disaksikan melalui link streaming berikut.

Badminton

Sabtu, 17 Oktober 2020

Rekap Semifinal Denmark Open 2020: Jepang dan Denmark Kunci 1 Gelar Juara

Berikut rekap hasil pertandingan babak semifinal Denmark Open 2020 yang tuntas digelar pada Sabtu (17/10/2020).

Badminton

Jumat, 16 Oktober 2020

Turnamen Minim, PBSI Tetap Berlakukan Promosi dan Degradasi Atlet Pelatnas

PP PBSI bakal tetap memberlakukan sistem promosi dan degradasi untuk atlet Pelatnas Cipayung meski tahun ini minim turnamen.

Badminton

Jumat, 16 Oktober 2020

Prediksi Pusarla V. Sindhu soal Persaingan di Asia Open I Tahun Depan

Pusarla V. Sindhu memprediksi kemampuan tunggal putri top dunia akan meningkat tajam di Asia Open I dan Olimpiade 2020.

Badminton

Jumat, 16 Oktober 2020

Pebulu Tangkis Denmark, Victor Axelsen, Perkenalkan Putrinya di Media Sosial

Viktor Axelsen punya waktu beberapa bulan untuk membiasakan diri sebagai ayah dari seorang bayi perempuan sebelum kembali ke lapangan.

Terpopuler

Keyword Populer

Sepak Pojok

Sepak Pojok

X