Viktor Axelsen Sebut 3 Tunggal Putra yang Dijadikan Inspirasi, Ada Nama Lee Chong Wei

15 Agustus 2021, 16:50 WIB
Editor: Doddy Wiratama
Viktor Axelsen berpose usai menjuarai Olimpiade Tokyo 2020.
Viktor Axelsen berpose usai menjuarai Olimpiade Tokyo 2020. /(INSTAGRAM VIKTOR AXELSEN)

SKOR.id - Meski telah resmi ditutup pada 8 Agustus lalu, euforia Olimpiade Tokyo 2020 masih terasa hingga hari ini.

Salah satu partai paling berkesan adalah final bulu tangkis tunggal putra yang mempertemukan Viktor Axelsen dan Chen Long.

Status Chen Long sebagai juara bertahan sektor tunggal putra ternyata tak membuat Viktor Axelsen keder.

Wakil Denmark itu justru mampu menutup laga dengan kemenangan dua game langsung, 21-15, 21-12, dan merebut medali emas.

Dengan torehan ini, Viktor Axelsen menyusul jejak Poul-Erik Hoyer Larsen sebagai tunggal putra Denmark peraih medali emas olimpiade.

Axelsen pun mengungkap tiga nama yang menjadi inspirasi kesuksesannya di ajang tepok bulu dunia.

Menariknya, nama Poul-Erik Hoyer Larsen yang saat ini menjabat sebagai presiden BWF justru tak disebut.

Viktor Axelsen mengaku terinspirasi oleh Lee Chong Wei (Malaysia), Lin Dan (Cina), juga Chen Long yang jadi lawannya di final Olimpiade Tokyo 2020.

"Saya belajar banyak dari pemain sepeeti Lee Chong Wei dan Lin Dan. Saya beberapa kali menghadapi mereka di masa lalu," ujar pemain berusia 27 tahun tersebut.

"Mereka membantu saya untuk menemukan apa yang menjadi kelemahan saya sehingga saya bisa terus-menerus mengalami progres," tuturnya.

Di antara ketiganya, Lee Chong Wei disebut memenuhi kriteria sebagai lawan terberat bagi Viktor Axelsen.

Bagaimana tidak, Axelsen cuma mampu mencuri tiga kemenangan dari 14 pertemuannya dengan peraih tiga medali perak Olimpiade tersebut.

Axelsen yang berumur 11 tahun lebih muda dibanding Chong Wei bahkan butuh tujuh pertandingan untuk mencuri game pertamanya dari sang lawan.

Unggahan Lee Chong Wei, pebulu tangkis Malaysia ketika memutuskan pensiun dari bulu tangkis pada 13 Juni 2019.
Unggahan Lee Chong Wei, pebulu tangkis Malaysia ketika memutuskan pensiun dari bulu tangkis pada 13 Juni 2019. (Instagram.com/leechongweiofficial)

Namun, kini Axelsen membuktikan bahwa dirinya telah melampaui Chong Wei dalam hal prestasi di Olimpiade dengan merebut medali emas.

"Saya sangat ingin berterima kasih kepada Lin Dan, Lee Chong Wei, Chen Long, dan para lawan saya," Axelsen menambahkan.

"Mereka telah membantu saya menjadi pemain yang lebih baik dari partai ke partai," ia memungkasi.

Selanjutnya, Viktor Axelsen bakal memperkuat Denmark dalam ajang Piala Sudirman 2021 yang akan digelar 23 September-3 Oktober di Vantaa, Finlandia.

Piala Sudirman merupakan kejuaraan bulu tangkis dunia dengan format beregu campuran sehingga perlu kekuatan merata di semua sektor untuk jadi juara.

Follow dan subscribe akun media sosial Skor.id di Instagram, Facebook, Twitter, YouTube, LinkedIn, TikTok, dan Helo.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Skor.id (@skorindonesia)

Berita bulu tangkis lainnya:

NPC Indonesia Berharap Indonesia Akhiri Paceklik Emas di Paralimpiade, Bulu Tangkis Jadi Tumpuan

Video Call dengan Greysia Polii, Legenda Bulu Tangkis Jepang Malu Bukan Kepalang

32 Tipe Penonton Bulu Tangkis Indonesia ala Komika Ardit Erwandha

  • Sumber: thestar.com.my
  • Tag

    Video

    Berita Terkait

    Badminton

    Selasa, 10 Agustus 2021

    Tim Bulu Tangkis Thailand Siapkan 17 Nama untuk Hadapi Piala Sudirman 2021

    Thailand telah menentukan 17 nama pemain bulu tangkis yang bakal disiapkan untuk menghadapi turnamen Piala Sudirman 2021.

    Badminton

    Rabu, 11 Agustus 2021

    Jomplang, Perbandingan Gaji Lionel Messi di PSG dengan Prize Money Turnamen Bulu Tangkis Dunia

    Lionel Messi dapat gaji tahunan fantastis dari PSG. Apa jadinya jika gaji La Pulga dibandingkan dengan prize money di bulu tangkis?

    Badminton

    Kamis, 12 Agustus 2021

    Viktor Axelsen Raih Emas Olimpiade Tokyo, Bukti Tempaan Legenda Bulu Tangkis Asia

    Juara Olimpiade yang baru telah dinobatkan, sosok Viktor Axelsen menjadi penyabet medali emas di Tokyo 2020.

    Terbaru

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Smash Anthony Sinisuka Ginting Setara Kecepatan Supercar Rimac Nevera

    Smash pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting setara kecepatan mobil buatan Kroasia, Supercar Rimac Nevera.

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Momen Taufik Hidayat di Thomas Cup, Jadi Penentu Kemenangan Indonesia atas Cina di Final 2000

    Taufik Hidayat merupakan penentu kemenangan Indonesia saat mengalahkan CIna 3-0 di Final Thomas Cup 2000

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Rising Star di Thomas dan Uber Cup 2020: Tunggal Putri Indonesia Curi Perhatian

    Skor Indonesia memilih empat pemain putra dan putri yang menjadi rising star di ajang Thomas dan Uber Cup ini.

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Hasil Drawing Wakil Indonesia di Denmark Open 2021: Indonesia Siap Turunkan Kekuatan Penuh

    Ajang BWF World Tour Super 1000, Denmark Open 2021, siap digelar pada pekan ini.

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Taufik Hidayat Sedih Bendera Merah-Putih Tak Berkibar di Thomas Cup 2020

    Taufik Hidayat sedih lantaran bendera Merah-Putih tak berkibar saat Indonesia juara Thomas Cup 2020

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Kiprah Duo FajRi, Dari Gagal Lolos Olimpiade hingga Jadi Andalan Indonesia di Thomas Cup 2020

    Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto jadi tulang punggung ganda putra Indonesia di Thomas Cup 2020.

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Menpora Minta Maaf karena Bendera Merah Putih Gagal Berkibar di Thomas Cup 2020

    Menpora Zainudin Amali mengutarakan permintaan maaf dalam konferensi pers hari Minggu (18/10/2021).

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Takluk di Final Thomas Cup 2020, Lu Guangzu Akui Kehebatan Anthony Ginting

    Lu Guangzu menilai bahwa Anthony Ginting sukses bangkit setelah tertinggal di gim pertama final Thomas Cup 2020, Minggu (17/10/2021).

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Leo Carnando/Daniel Marthin, Saksi Kembalinya 2 Trofi Beregu ke Pangkuan Indonesia

    Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin menjadi bagian dari tim yang menang Suhandinata Cup 2019 dan Thomas Cup 2020.

    Badminton

    Senin, 18 Oktober 2021

    Sudah Juara Thomas Cup, Hendra Setiawan Bisa Pensiun dengan Tenang

    Hendra Setiawan menuntaskan penantian panjangnya meraih Thomas Cup.
    X